Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kesehatan

Wanita Hamil Harus Mengkonsumsi Iodida untuk Lindungi Otak Bayi

Insan Kamil
Terakhir diupdate: 27 Mei 2014 19:40 7:40 pm
Insan Kamil
Dipublikasikan 27 Mei 2014 19:39
Bagikan
ilustrasi
Bagikan

WANITA hamil harus mengkonsumsi suplemen yang mengandung iodida untuk melindungi perkembangan otak bayi mereka, kata kelompok dokter anak terkemuka AS.

Yodium, yang tubuh bisa mendapatkan iodida, diperlukan untuk membuat hormon tiroid yang berguna bagi perkembangan otak anak-anak sebelum dan sesudah kelahiran. “Wanita pada usia subur perlu memperhatikan topik ini, karena sekitar setengah dari kehamilan di Amerika Serikat tidak direncanakan,” kata Dr Jerome Paulson.

“Banyak perempuan di saat awal kehamilan mungkin tidak menyadari mereka hamil,” katanya.

Paulson adalah Ketua The American Academy of Paediatrics Council on Environmental Health (Dewan Pediatri pada Kesehatan Lingkungan-Akademi Amerika), yang menulis hasil penelitian tersebut. Ia juga seorang dokter anak di Children’s National Medical Centre di Washington , DC. Pemikiran itu diterbitkan dalam jurnal Pediatri, Senin (26/5/2014) dan juga dimuat pada Daily Times.

Orang-orang biasanya mendapatkan yodium dari garam meja, yang di AS diperkaya dengan iodida. Namun makanan olahan di Amerika saat ini menghadapi garam tidak beryodium.

Baca Juga

Jangan Anggap Sepele Hernia
Riset: Remaja Pengguna Vape Lebih Berisiko Jadi Perokok
Vape Ancaman Baru Remaja, Perlu Ada UU yang Tegas
Makanan Cepat Saji Tingkatkan Risiko Kanker Paru-Paru
Tekanan Akademis dan Dampaknya terhadap Kesehatan Mental

Dewan tersebut menulis, penelitian sebelumnya menyebutkan sekitar sepertiga wanita hamil di Amerika Serikat kekurangan yodium. Juga, hanya sekitar 15 persen wanita mengambil suplemen yang mengandung iodida dalam jumlah yang cukup.

The American Thyroid Association dan National Academy of Sciences menyarankan wanita hamil dan menyusui mendapatkan 290 mikrogram iodida per hari. Wanita mungkin perlu mengambil suplemen dengan 150 mikrogram iodida untuk mencapai tingkat yang direkomendasikan,  jika ibu hamil dan  menyusui mengalami kekurangan vitamin, ucap Dewan.

“Ibu menyusui harus mengkonsumsi suplemen yang mencakup setidaknya 150 mikrogram iodida dan menggunakan garam meja beryodium,” tulis  Dewan.

Selain itu, Dewan mengatakan, wanita mungkin perlu dites untuk mengetahui kecukupan yodium jika mereka vegan (menolak makanan hewani secara ketat) atau tidak makan ikan. “Jelas yodium sangat penting untuk otak janin dan anak,” kata Dr Loralei Thornburg. “Oleh karena itu melakukan diet yang kaya yodium sangat penting.”

Thornburg tidak terlibat penetapan rekomendasi baru ini. Dia seorang ahli kehamilan risiko tinggi di University Rochester Medical Centre di New York. “Meskipun banyak wanita sebagian besar kekurangan yodium, kebanyakan wanita mendapatkan yodium dalam (bentuk) makanan,” katanya kepada Reuters. “Ini bukan sesuatu yang perempuan harus panik tentang hal ini.”

Thornburg mengatakan, jumlah ideal suplementasi iodida tergantung pada berapa banyak yang mereka peroleh dari diet mereka.

Dewan mengatakan, asupan iodida untuk wanita hamil atau menyusui paling tidak antara 290 dan 1100 mikrogram per hari.

Secara khusus, itu harus dalam bentuk potasium iodida. “Ini harus cukup rutin,” kata Paulson.”Saya pikir apa yang kami sampaikan perlu mendapat perhatian,  tetapi tidak secara radikal mengubah perilaku mereka.”

Para penulis penelitian itu juga menyarankan wanita hamil atau menyusui menghindari nitrat, yang biasanya terdapat pada asap rokok dan sayuran tertentu, seperti brokoli, kembang kol, dan kubis.*

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Hatta Radjasa: “Islam Indonesia akan Ciptakan Peradaban Baru”
Tulisan selanjutnya Megawati dapat Wangsit Soekarno untuk Pilih Jokowi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Berita
2 Juni 2026 19:00
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Kesehatan

Studi: Manfaat Utama Kopi Bagi Kesehatan Tergantung Waktu Meminumnya

15 Januari 2025 07:30
Kesehatan

Hindari Tertular HMPV, Pakar UGM Anjurkan Masyarakat Ikuti Pola Hidup Sehat

10 Januari 2025 13:20
Kesehatan

Terbukti, Konsumsi Alkohol Penyebab hampir 1 Juta Kasus Kanker di Amerika Serikat

7 Januari 2025 11:10
Kesehatan

Studi: Setiap Batang Rokok Merampas 20 Menit Kehidupan Perokok

5 Januari 2025 14:10
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?