Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kesehatan

WHO: Daging Olahan Sebabkan Kanker

Insan Kamil
Terakhir diupdate: 27 Oktober 2015 16:53 4:53 pm
Insan Kamil
Dipublikasikan 27 Oktober 2015 16:53
Bagikan
Sosis.
Bagikan

Hidayatullah.com–Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan, daging olahan seperti sosis, bacon, dan ham, menyebabkan kanker.

Laporan badan PBB yang dikeluarkan hari Senin (26/10/2015) menyebutkan, mengonsumsi 50 gram daging olahan per hari meningkatkan kanker usus besar hingga 18%.

“Risiko untuk terkena kanker usus besar akibat mengonsumsi daging olahan relatif kecil, tapi risiko ini meningkat sesuai dengan jumlah yang dikonsumsi,” kata Dr Kurt Straif dari WHO.

Diperkirakan 34.000 orang meninggal dunia setiap tahun akibat kanker yang disebabkan oleh konsumsi daging olahan dalam porsi tinggi.

Sementara itu, kematian akibat kanker yang disebabkan oleh merokok mencapai satu juta orang per tahun dan yang disebabkan oleh alkohol sekitar 600.000 orang per tahun.

Baca Juga

Usia Belum Tua, tapi Sering Merasa Tua? Hati-Hati Bisa Sebabkan Imsonia dan Gangguan Kesehatan
Jangan Anggap Sepele Hernia
Riset: Remaja Pengguna Vape Lebih Berisiko Jadi Perokok
Vape Ancaman Baru Remaja, Perlu Ada UU yang Tegas
Makanan Cepat Saji Tingkatkan Risiko Kanker Paru-Paru

Boleh sesekali

Dalam laporan ini WHO juga mengatakan daging merah “mungkin saja karsinogenik” tapi bukti pendukung klaim ini masih terbatas.

Meski demikian, ada banyak manfaat kesehatan dari daging merah tersebut, kata WHO, seperti dilaporkan BBC, Selasa (27/10/2015).

Menanggapi laporan ini, organisasi Inggris, Cancer Research, mengatakan kita tak semestinya langsung menghentikan konsumsi daging merah dan daging olahan.

Para peneliti di lembaga ini mengatakan, sesekali memakan sandwich bacon tidak berdampak buruk terhadap kesehatan.

Daging olahan, seperti namanya, sudah mengalami proses-proses tertentu, misalnya dengan diasap, ditambah garam atau zat pengawet lain, dengan tujuan untuk memperpanjang masa kedaluwarsa atau untuk mengubah rasa.

Yang juga bisa menyebabkan kanker, menurut WHO, adalah daging yang dimasak dalam temperatur tinggi, seperti dengan metode memanggang.

Daging olahan sosis, bacon, dan ham dimungkinkan berasal dari semua daging. Khususnya bacon dan ham sebelum ini persepsi umum hanya berasal dari daging babi. Tetapi dengan kebutuhan halal, maka dilakukan pembedaan penyebutan berdasarkan asal dagingnya, yakni beef bacon, chicken bacon, pork bacon, beef ham, dan pork ham.*

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bacondaging olahanHAMsosis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pelawak Jimmy Morales Jadi Presiden Guatemala
Tulisan selanjutnya Mahasiswa Unmul Kajian Tolak Syiah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi

Berita
2 September 2026 20:16
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
Genosida Rwanda: Pengadilan Belanda Penjarakan Seorang Tersangka Seumur Hidup
Komandan Tentara Suriah Era Assad Tewas Saat akan Ditangkap

Terbaru

  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

Mungkin Anda Juga Suka

Kesehatan

Tekanan Akademis dan Dampaknya terhadap Kesehatan Mental

19 Januari 2025 17:25
Kesehatan

Studi: Manfaat Utama Kopi Bagi Kesehatan Tergantung Waktu Meminumnya

15 Januari 2025 07:30
Kesehatan

Hindari Tertular HMPV, Pakar UGM Anjurkan Masyarakat Ikuti Pola Hidup Sehat

10 Januari 2025 13:20
Kesehatan

Terbukti, Konsumsi Alkohol Penyebab hampir 1 Juta Kasus Kanker di Amerika Serikat

7 Januari 2025 11:10
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?