Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kesehatan

Dokter Muslim Melawan Santet (2)

Bambang S
Terakhir diupdate: 7 November 2017 22:29 10:29 pm
Bambang S
Dipublikasikan 7 November 2017 22:29
Bagikan
DR dr Sagiran, Sp.B., M.Kes
Bagikan

Sambungan artikel PERTAMA

Akhirnya Anda yakin dengan santet?

Mungkin ini yang disebut tahap ilmul yaqiin. Artinya, secara pengetahuan saya memang harus mempercayai bahwa Supiyati kenan santet. Namun gengsi profesi masih sangat tinggi untuk dilampaui dan tembok ilmiah modern masih sangat kuat untuk diruntuhkan.

Setelah paku muncul lagi, kemudian dilakukan operasi kedua. Bagaimana jalannya?

Saya memang mendapat laporan paku muncul lagi. Saya masih bertahan dengan pendapat saya bahwa ini persoalan medis biasa. Saya merasa berat membuat analisis atas pertemuan paku yang baru ini. Ide yang muncul saat itu mencari kambing hitam untuk menerangkan mengapa terjadi lagi.

Baca Juga

Usia Belum Tua, tapi Sering Merasa Tua? Hati-Hati Bisa Sebabkan Imsonia dan Gangguan Kesehatan
Jangan Anggap Sepele Hernia
Riset: Remaja Pengguna Vape Lebih Berisiko Jadi Perokok
Vape Ancaman Baru Remaja, Perlu Ada UU yang Tegas
Makanan Cepat Saji Tingkatkan Risiko Kanker Paru-Paru

Ketemu pikirian begini: jangan-jangan paku-paku yang sudah dikeluarkan kemarin dan sudah diserahkan kepada keluarga itu berceceran di tempat tidur pasien. Karena laporannya paku yang ditemukan itu menempel di kaki pasien. Maka saya perintahkan pada petugas untuk meminta kembali paku-paku yang kemarin dan dihitung ulang. Ternyata tidak ada yang hilang.

Jujur saya mulai panik. Tapi saya mencoba menenangkan diri sambil terus mencari tahu kenapa paku muncul lagi. Kembali saya mencari referensi agama untuk meyakinkan diri dan menemukan jawaban logis atas peristiwa yang menggemparkan itu.

Baca: Sejarah Kedokteran Islam dan Pengobatan di Dunia [1]

Tetapi operasi tetap dilaksanakan?

Iya. Jelang operasi  saya melakukan doa-doa khusus dan khusyuk. Minta sama Allah, “Ya Allah, saya menjalankan amanah tugas ini ibarat ‘perang’. Tunjukkan kuasaMu. Jika tidak, maka akan banyak pihak yang menginjak-nginjak syariatMu.”

Dokter memeriksa paku di tubuh Supiati (JIBI)

Setelah semua prosedur operasi dilakukan, masyaallah… saya melihat dengan mata kepala sendiri. Paku muncul lagi, tiap balutan (bekas operasi pertama) dibuka paku berada di antara kassa dan kulit. Dari 3 buah yang tergambar di foto rontgen, kenyataannya saya menemukan 12 paku dan kawat.

Keesokan harinya, balutan yang saya pasang bersih. Namun kembali mata ini terbelalak, innalillahi….paku menyelinap di luar kasa pembalut. Di permukaan tumit kiri juga ada. Mungkin inilah saatnya saya mencapai tahap ‘ainul yaqiin. Saya melihat dengan mata kepala sendiri paku muncul lagi di tempat yang jelas-jelas kemarin saya tutup balutan dalam keadaaan bersih dari benda-benda asing.

Pada titik itu Anda sudah yakin santet benar-benar ada?

Puncaknya terjadi pada keesokan harinya. Dari balutan dan sekitar luka tidak lagi ditemukan paku baru. Tetapi Supiyati mengeluh sakit perut. Tiba-tiba dia meronta-ronta kesakitan. Sakitnya makin lama makin naik. Sampai ke dada dan seperti tersedak dan tercekik. Dengan sangat mengejutkan, Supiyati memuntahkan paku usuk sepanjang 10 cm dari mulutnya. Posisi paku melintang di rongga mulut sehingga harus dibantu pengeluarannya dengan diambil pakai tangan. Anehnya, tidak ada darah setetespun.

Baca: Sejarah Kedokteran Islam dan Pengobatan di Dunia [3]

Logika medis Barat saya runtuh. “Ini santet! “ kata saya manteb. Semakin hari semakin mendapati hal-hal yang selalu tidak masuk di akal medis Barat. Bayangkan, paku usuk yang sebelumnya tertangkap foto rontgen berada di lengan kiri, tiba-tiba hilang saat Supiyati dinaikan ke meja operasi.

Ilmu medis Barat terbukti tak mempan menghadapi santet.  Sagiran mulai melirik Islam sebagai senjata melawan santet. Bagaimana caranya, ikuti kisah selanjunya sebagai penutupnya.

Lalu apa yang Anda lakukan?

Saya tabuh genderang perang melawan jin  dan setan jahat. Saya lalu merujuk pada ahlinya. Saya putuskan menghubungi Baitur Ruqyah Syar’iyyah pimpinan Ustadz Fadhlah Abu Yasir, LC. Beliau menyarankan agar pasien kuat secara fisik terlebih dahulu. Keesokan harinya Ustadz Fadhlah datang meruqyah. Keluar satu paku lewat muntahan juga.

Esok harinya lagi beliau  melakukan bekam di dahi Supiyati. Dia muntah-muntah hingga lemas. Tapi kemudian bisa tidur nyenyak malam harinya. Malam-malamnya sebelumnya Supiyati tak bisa tidur. Terapi selanjutnya konseling persoalan-persoalan yang melatar belakangi gangguan sihir yang dialami Supiyati.*>>> (bersambung)

Redaktur: Bambang S
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:benda tajamDokter Muslimilmu hitamkedokteranKesehatanlogampakuperutSagiranSantetSihirsyirik
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tokoh Syiah Hasan Nasrallah Salahkan Saudi atas Pengunduran Diri PM Hariri
Tulisan selanjutnya Tariq Ramadan Bantah Tuduhan Baru Penyalahgunaan Seksual

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Sejarah

Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya

Sejarah
16 Oktober 2026 09:32
IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang
Wakaf Al-Qur’an: Menghadirkan Cahaya Qur’an bagi Santri di Tolitoli
Zionis Sebut Belanda Sarang Anti-Semit usai Suporter ‘Israel’ Dilarang Tandang
Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta

Terbaru

  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang
  • Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli

Mungkin Anda Juga Suka

Kesehatan

Tekanan Akademis dan Dampaknya terhadap Kesehatan Mental

19 Januari 2025 17:25
Kesehatan

Studi: Manfaat Utama Kopi Bagi Kesehatan Tergantung Waktu Meminumnya

15 Januari 2025 07:30
Kesehatan

Hindari Tertular HMPV, Pakar UGM Anjurkan Masyarakat Ikuti Pola Hidup Sehat

10 Januari 2025 13:20
Kesehatan

Terbukti, Konsumsi Alkohol Penyebab hampir 1 Juta Kasus Kanker di Amerika Serikat

7 Januari 2025 11:10
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?