Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
None

Tariq Ramadan Bantah Tuduhan Baru Penyalahgunaan Seksual

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 7 November 2017 23:10 11:10 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 7 November 2017 23:40
Bagikan
Prof Dr Tariq Ramadan
Bagikan

Hidayatullah.com— Profesor Fakultas Teologi dan St Anthony College, Universitas Oxford, Profesor  Tariq Ramadan pada hari Senin (06/11/2017) menolak tuduhan melakukan penyalahgunaan seksual terhadap anak di bawah umur saat mengajar di Jenewa beberapa dekade yang lalu, seperti yang dipublikasikan di media Swiss.

Tariq, yang dikenal melalui slogannya “Muslim Eropa bukan Muslim di Eropa”  berjanji untuk mengambil tindakan hukum atas tuduhan yang diajukan oleh surat kabar Tribune de Geneve hari Sabtu.

“Tuduhan dari sumber yang tidak diungkapkan telah dilakukan terhadap saya di Jenewa, menuduh saya menyiksa siswa di bawah umur hampir 25 tahun yang lalu,” kata Tariq dalam ciutannya di aku Twitter.

“Saya menolak tuduhan ini,” dan mengatakan dirinya sedang melakukan tuntutan tertulis.

Baca: Dua Menteri Prancis Memboikot Dialog dengan Tariq Ramadan

Tariq (55), juga sedang menjalani pemeriksaan di Prancis atas laporan dukaan memperkosa aktifis feminism Henda Ayari, meski dia juga membantah tuduhan tersebut.

Baca Juga

Cegah Anak Obesitas, Inggris Larang Makanan Manis dan Gorengan di Sekolah
Iran Hujani Israel dengan Rudal Usai Trump Klaim Kemampuannya Melemah
200 Tentara AS Terluka, Iran Nyatakan Siap Perang Panjang
Jerman Penjarakan Seorang Pria Libanon Anggota Hizbullah
Kurma Israel Beredar di Eropa dengan Label Palsu

Surat kabar Temps de Geneve dikutip AFP mengklaim telah bertemu dengan empat wanita yang pernah menjadi siswa Tariq tahun 1980-an dan 19990-an, saat dia mengajar di sekolah umum di Jenewa.

Seorang wanita, yang diidentifikasi sebagai Lea, mengatakan dia terpaksa menolak permintaan seksualnya pada usia 14 tahun.

Tiga lainnya, yang berusia 15 sampai 18 tahun kemudian, mengatakan kepada surat kabar bahwa Tariq menggunakan yurisdiksinya sebagai guru untuk melakukan hubungan seksual.

Namun, juru bicara kementerian kehakiman Jenewa Henn Della Casa mengatakan kepada AFP bahwa dia tidak menerima informasi apapun mengenai adanya pengaduan kriminal terhadap Tariq.

Baca: Prof Tariq Ramadan Hadapi Fitnah Berat

Tariq, adalah profesor ilmu pengetahuan Islam kontemporer di Universitas Oxford,  kalangan sekuler mengkritiknya karena dia mempromosikan Islam politik.

Juru bicara kementerian kehakiman Jenewa Henri Della Casa mengatakan kepada AFP bahwa dia tidak memiliki informasi mengenai setiap keluhan kriminal yang dibuat terhadap Ramadan.
Pejabat pendidikan Jenewa juga dikutip di media lokal mengatakan bahwa mereka tidak menerima tuduhan melakukan pelanggaran terhadap Ramadan saat dia mengajar di kota tersebut.

Ramadan telah mengajukan gugatan balik dengan tuduhan mencemarkan nama baik yang telah dikecamnya sebagai “kampanye kebohongan yang diluncurkan musuh-musuhnya”.

*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:aktifis perempuanaktivis feminismefitnahHassan al-BannaHenda AyariIkhwanul MusliminIslam di Baratkekerasan seksMuslim EropapemerkosaanSalafiTariq Ramadantuduhan palsu
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dokter Muslim Melawan Santet (2)
Tulisan selanjutnya Anggota MUI: Penolakan atas LGBT Sesuai Pancasila dan Agama

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris

Berita
31 Mei 2026 04:41
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaNone

Video: Pria Disabilitas di Nepal Viral Menjaga Masjid dari Serangan Kelompok Radikal

11 Februari 2026 05:26
None

“Kemunafikan Barat Terbongkar”: Celah Hukum Pernikahan Anak di AS Disorot Aktivis HAM

2 Februari 2026 19:30
None

Tolak Gabung ‘Dewan Perdamaian’, Jerman: Penyimpangan Sistem Internasional

23 Januari 2026 09:30
None

AS Kerahkan Kapal Induk ke Dekat Iran, Trump: Untuk Berjaga-Jaga

23 Januari 2026 09:08
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?