Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Saintek

Cadangan Uranium Dunia hanya Sampai 3.600 Tahun Mendatang

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 7 Desember 2012 06:29
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Cadangan energi fosil dunia diperkirakan hanya mampu bertahan memenuhi kebutuhan energi dalam jangka waktu yang tidak lama. Seperti pada minyak bumi yang hanya mampu mencukupi kebutuhan energi dunia sampai 42 tahun lagi, gas alam cair bertahan hingga 62 tahun ke depan. Kendati begitu pemenuhan kebutuhan energi masih bisa diantisipasi dengan pemanfaatan sumber energi terbarukan, salah satunya adalah uranium yang merupakan sumber energi nuklir. Ketersediaan uranium dunia diprediksikan dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan energi dunia hingga 3.600 tahun mendatang.

Demikian disampaikan Staf Ahli Menristek Bidang Energi dan Material Maju, Dr. Agus R. Hoetman, Rabu (05/12/2012) dalam “Seminar Diseminasi Penelitian dan Arah Kebijakan Penelitian untuk Ketahanan Pangan dan Energi” di Fakultas MIPA Universitas Gajah Mada (UGM) Jogjakarta.

Di Indonesia sendiri potensi cadangan uraniumnya tersebar di beberapa daerah luar Pulau Jawa sehinga memungkinkan penggunaan energi nuklir untuk pembangkit listrik jika kedepannya sudah tidak ada lagi suplai dari energi fosil,” ujar Agus dikutip laman UGM.

Disebutkan Agus, penggunaan energi Indonesia pada tahun 2010 masih didominasi dengan suplai energi fosil sebesar 95,2 1 persen. Sementara energi terbarukan baru dimanfaatkan kurang dari 5 persen. Melihat kondisi pasokan energi fosil yang terus menipis, menurutnya memaksimalkan pemanfaatan energi baru dan terbarukan menjadi langkah tepat karena Indonesia memiliki potensi besar terhadap sumber energi baru.

“Indonesia adalah negara yang sangat kaya akan variasi sumber energi baru dan terbarukan seperti air, angin, biomassa, panas bumi, dan matahari,” ujarnya.

Baca Juga

Lithium Air Laut
China Temukan Cara Baru Menambang Lithium Air Laut
7 dari 10 Warga Malaysia Ingin Medsos Dilarang untuk Anak di Bawah 14 Tahun
Warisi Generasi Old, Milenial Akan jadi ‘Generasi Terkaya dalam Sejarah’
Minum Air Zamzam Sembuhkan Sakit dan Kuatkan Hafalan
Ilmuwan Menemukan Koridor Tersembunyi di Piramida Agung Giza Mesir

Cara lain untuk memperbarui energi dengan melakukan penghematan atau konservasi energi. Melalui konservasi akan lebih menghemat biaya dibandingkan dengan melakukan penambahan kebutuhan.

“Penyediaan energi termurah dengan konservasi, namun dalam pelaksanaanya butuh ketelitian dalam menganalisisnya,” kata Agus.

Sementara Prof. Dra. Wega Trisunaryanti, M.S., Ph.D. Eng., Guru Besar Jurusan Kimia FMIPA UGM menyebutkan bahwa hidrogen merupakan salah satu sumber energi terbarukan yang berpotensi digunakan sebagai alternatif dalam pemenuhan kebutuhan energi . Selain bersifat terbarukan, hidrogen juga bersifat ramah lingkungan. Tidak seperti pada energi fosil yang banyak menyumbang emisi karbon yang membahayakan lingkungan dan kesehatan. “Hidrogen untuk bahan bakar cukup ramah lingkungan,” terangnya.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pernyataan Sikap PB PII terhadap Pernyataan Muhaimin Iskandar soal Rohis
Tulisan selanjutnya Ketua DPR RI dan Rektor Al-Azhar Bahas Asrama Mahasiswa Indonesia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Uni Eropa Bendera
Berita

Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil

Berita
5 September 2026 10:14
AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa

Terbaru

  • Tidak Bermanfaat Bagi Negara, Kenya Depak Raksasa Kimia India Tata Chemicals
  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

Saintek

Para Ilmuwan Lakukan Deteksi Autisme pada Rambut

9 Januari 2023 20:30
Saintek

Tantangan Teknologi, Banyak Orang Oversharing dan Umbar Aib di Media Sosial

26 Desember 2022 14:00
Saintek

(Video) Kuasa Allah, Ilmuwan Berhasil Merekam Tumbuhan yang Bernapas

23 Desember 2022 15:10
Saintek

Selandia Baru akan Siapkan Undang-undang agar Facebook dan Google Membayar Berita

5 Desember 2022 11:21
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?