Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Saintek

Sekolah di AS Ganti Buku Pelajaran dengan Tablet Komputer

Insan Kamil
Terakhir diupdate:
Insan Kamil
Dipublikasikan 7 Maret 2013 10:05
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Nanti sebelum badai super Sandy menghantam dengan kekuatan penuh, para siswa di Amerika Serikat sudah dapat membaca mengenai sistem cuaca yang melanda pesisir timur di negaranya dalam buku teks mereka.

Beginilah buku digital telah masuk ke ruang kelas di AS. Buku pelajaran dari kertas dan tinta telah diganti dengan tablet komputer dan tas sekolah menjadi lebih ringan. Para penerbit memperbarui buku-buku pelajaran hampir secara langsung dengan peristiwa atau riset terkini. Semakin banyak sekolah menggunakan tablet komputer sebagai cara mempertahankan ketertarikan siswa, menghadiahi prestasi mereka, dan dalam beberapa kasus, menurunkan biaya per murid.

“Kami harus menggunakan teknologi untuk memberdayakan guru dan memperbaiki cara murid belajar,” ujar Joel Klein, mantan kepala sekolah di New York yang sekarang memimpin program tablet pendidikan yang dilakukan perusahaan media News Corp.

“Teknologi pendidikan akan mengubah wajah pendidikan dengan membantu guru mengelola kelas dan menjadikan instruksi lebih personal.”

Laman VOA, Kamis (7/3/2013) melaporkan, sekitar 2.000 sekolah sudah bermitra dengan Google untuk menggunakan Chromebooks, dengan harga mulai $199. 20 juta siswa dan guru di Amerika Serikat sudah menggunakannya.

Baca Juga

Lithium Air Laut
China Temukan Cara Baru Menambang Lithium Air Laut
7 dari 10 Warga Malaysia Ingin Medsos Dilarang untuk Anak di Bawah 14 Tahun
Warisi Generasi Old, Milenial Akan jadi ‘Generasi Terkaya dalam Sejarah’
Minum Air Zamzam Sembuhkan Sakit dan Kuatkan Hafalan
Ilmuwan Menemukan Koridor Tersembunyi di Piramida Agung Giza Mesir

Studi dari Pew Research Center mengenai internet dan kehidupan di Amerika menemukan bahwa lebih dari 40 persen siswa atau guru menggunakan semacam tablet di kelas dalam proyek penulisan nasional mereka. Jumlah itu diperkirakan akan meningkat.

Christine Quinn, ketua Dewan Perwakilan Rakyat New York City, telah menyarankan penggantian buku pelajaran –yang menghabiskan anggaran kota $100 juta per tahun – dengan tablet. Sekolah-sekolah di Los Angeles bulan lalu mengalokasikan $50 juta untuk mulai membeli tablet untuk setiap siswa. Proyek ini diperkirakan akan menghabiskan biaya $500 juta secara total.

Sekolah-sekolah di McAllen, Texas, mendistribusikan 6.800 tablet Apple tahun lalu dengan biaya $20,5 juta.

Distrik sekolah independen Eanes di Austin membagikan lebih dari 2.000 iPad untuk setiap siswa, mulai dari taman kanak-kanak sampai kelas tiga SMA. Biayanya $1,2 juta.

“Tantangan terbesar adalah siswa-siswa ini tumbuh dalam dunia digital, tapi ketika di sekolah mereka harus menanggalkan semua alat itu,” ujar Scott Kinney, yang melatih guru menggunakan produk Discovery Education yang dapat dipakai di berbagai sarana.

“Anak-anak sangat nyaman memakai ini, jadi mengapa kita tidak menjangkau mereka dengan cara yang paling bermanfaat?”

Discovery, penyedia konten digital teratas untuk sekolah-sekolah di AS, menyadari potensinya untuk membuat murid tetap tertarik belajar dengan materi yang terus diperbarui. Sebagai contoh, pelajaran sains untuk murid kelas enam sampai SMA memasukkan badai super Sandy dalam beberapa minggu setelah terjadinya peristiwa tersebut.

Para siswa dapat menelusuri jejak badai menggunakan peta digital, membandingkan perubahan tekanan dengan kecepatan anginm dan mengusulkan rencana pembersihan ke pemerintah daerah, bahkan saat petugas pembersihan sedang bekerja.

Pembaruan materi yang cepat adalah manfaat utama dalam peralihan ke buku pelajaran digital ini. Demikian juga dengan fungsi bahasa. Murid yang mengerjakan pekerjaan rumah bersama orangtua yang tidak fasih bahasa Inggris dapat mengubah materi ke dalam bahasa Spanyol.

Manfaat lain adalah biaya buku digital. Pelajaran-pelajaran Discovery — yang disebut Techbooks dan dapat dijalankan di laptop, komputer meja, iPad atau tablet lain – berharga antara $38 dan $55 per siswa untuk langganan selama enam tahun. Biaya buku pelajaran tradisional adalah $70 per siswa.

Lebih dari setengah juta siswa di AS sekarang menggunakan teks dari Discovery di 35 negara bagian dengan berbagai sarana.

Namun teknologi tidak menjamin keberhasilan. “Jika guru tidak tahu cara menggunakannya, jelas hal itu tidak akan mengubah apa-apa,” ujar Mevlut Kaya, guru komputer di Orlando Science Schools, sebuah program yang menawarkan setiap murid iPad jika ia dapat mencapai indeks prestasi akumulatif 3,5.

Di sekolah swasta Avenues The World School di New York City, setiap siswa menerima iPad dan kemudian iPad dan MacBook Air untuk sekolah dasar. Sekolah tersebut tidak membeli buku pelajaran, dan di banyak kasus para guru secara otomatis mengirim bahan bacaan dan pekerjaan rumah kepada siswa lewat jaringan unternet nirkabel sekolah.

Sistem ini biasa saja untuk para murid yang seringkali telah menguasai teknologi tersebut. “Mereka hidup di dunia dengan hal-hal seperti ini, memiliki iPad atau telepon pintar,” ujar Dirk Delo, kepala divisi teknologi sekolah.

Namun tidak berarti semua harus berubah secara instan, kata para pengamat pendidikan. “Seringkali program-program teknologi yang saya amati hanya fokus pada alat dan permukaan, bukannya peningkatan pembelajaran,” ujar Klein.

“Di banyak distrik sekolah, para guru diberikan teknologi yang mereka pikir tidak efektif atau mereka tidak tahu cara menggunakannya. Kita tidak ingin kejadian adanya tumpukan laptop yang tidak dipakai di belakang kelas berulang lagi,” tambahnya.*

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya UNICEF: Zionis Perlakukan Buruk Tahanan Anak Palestina
Tulisan selanjutnya 27 Ormas Islam Desak Pemerintah Bubarkan Densus 88

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Berita
4 Juni 2026 09:00
Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali

Terbaru

  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Mungkin Anda Juga Suka

Saintek

Para Ilmuwan Lakukan Deteksi Autisme pada Rambut

9 Januari 2023 20:30
Saintek

Tantangan Teknologi, Banyak Orang Oversharing dan Umbar Aib di Media Sosial

26 Desember 2022 14:00
Saintek

(Video) Kuasa Allah, Ilmuwan Berhasil Merekam Tumbuhan yang Bernapas

23 Desember 2022 15:10
Saintek

Selandia Baru akan Siapkan Undang-undang agar Facebook dan Google Membayar Berita

5 Desember 2022 11:21
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?