Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Saintek

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 8 Februari 2014 07:46 7:46 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 8 Februari 2014 07:46
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Bagi remaja dan siapa saja yang memiliki akun di situs jejaring sosial, jangan melulu hanya update status galau. Mulailah untuk berbagi dengan hal hal yang bermanfaat. Demikian dikatakan jurnalis yang juga legislator DPR RI Meutya Vadia Hafid.

Hal itu disampaikan mantan wartawan yang pernah disandera saat perang Irak ini saat melatih tekhnik jurnalistik di hadapan para santri di Yayasan Pondok Pesantren Hidayatullah Tanjung Morawa, Medan, Sumatera Utara, beberapa waktu lalu, ditulis Jum’at (07/02/2014).

Menurut Meutya, jurnalisme saat ini cukup berkembang pesat terbukti dengan munculnya sebuah metode baru penyajian informasi dan fakta dengan menggunakan bantuan atau perantara teknologi internet. Salah satu contohnya adalah weblog, atau yang sering disebut sebagai blog dan mini blog yang banyak orang kenal dengan twitter ataupun Facebook.

“Di Twitter ataupun Facebook seharusnya tidak sekedar berisikan update status, cerita–cerita galau. Tetapi sebenarnya bisa berisi tentang informasi, sharing pengalaman, berbagi tips, dan ilmu. Kalau hanya berisi cerita galau sebenarnya tidak ada manfaatnya buat orang lain, bahkan cenderung menjadikan kita egois,” kata Meutya.

, imbuh dia.

Baca Juga

Lithium Air Laut
China Temukan Cara Baru Menambang Lithium Air Laut
7 dari 10 Warga Malaysia Ingin Medsos Dilarang untuk Anak di Bawah 14 Tahun
Warisi Generasi Old, Milenial Akan jadi ‘Generasi Terkaya dalam Sejarah’
Minum Air Zamzam Sembuhkan Sakit dan Kuatkan Hafalan
Ilmuwan Menemukan Koridor Tersembunyi di Piramida Agung Giza Mesir

Dengan Facebook mestinya kita bisa berbagi informasi, kejadian di sekitar kita yang bermanfaat buat orang lain. Bahkan Facebook mestinya bisa menjadi media pembelajaran. Misalnya kita belajar bahasa Inggris dengan cara menambah teman di Facebook kita dengan orang–orang di luar manca negara.

“Kita bisa bercerita tentang kehidupan kita di Pondok Pesantren, kita ceritakan apa saja yang kita pelajari, ilmu –ilmu yang kita dapatkan didalamnya kepada orang–orang di luar negeri sehingga menjadi syi’ar yang baik,” kata Meutya di hadapan ratusan santri Hidayatullah Medan.

Sebab jikalau Facebook dan jejaring sosial lainnya kita hanya berisi status galau, kata-kata yang tak ada gunanya, maka berarti kita hanya menjadi orang-orang yang egois saja.

Hal ini perlu disampaikan dan diberi penekanan lebih banyak karena menurut Meutya kalau kita bertanya pada diri kita, media apa hari ini yang paling powerfull bagi kita, televisi ataukah handphone, maka jawabannya adalah handphone.

“Karena media handphone lebih fleksibel dan lebih praktis penggunaannya. Televisi tidak bisa dibawa ke dalam WC atau kamar mandi, tetapi melalui handphone kita kita bisa akses internet di dalam WC, kamar mandi, bandara, keteta api, di atas bus dan lain-lain,” jelasnya

Menurut Meutya, siapa saja yang tidak banyak menggunakan internet hari ini akan ketinggalan informasi. Karena diskusi-diskusi hari ini banyak dilakukan oleh orang melaui social media.

Ia juga memandang tidak benar jika dikatakan bahwa kita harus menjauhi internet. Sebab teknologi internet tidak bisa dibendung, tidak bisa diboikot, tidak bisa dihalang-halangi, dia akan tetap terjadi dan tetap akan berkembang terus.

“Dan perkembangan itu begitu melaju. Karenya justru kita harus menguasai dan memanfaatkan internet untuk kepentingan dakwah dan penyebaran ilmu melaui media social. Mau tidak mau internet harus kita jadikan kekayaan,” imbuh dia.

Ia menjelaskan, jika sebelumnya televisi bisa menjadi media paling berpengaruh dan powerfull karena bisa masuk sampai ke ranah yang paling pribadi, kita bisa membawa dan menonton siaran televisi didalam kamar kita. Maka hari ini ada media yang lebih bisa masuk keranah pribadi kita, tidak hanya masuk kedalam kamar kita, tetapi masuk sampai ke kamar mandi kita, yaitu handphone.

“Kita bisa akses internet dengan handphone kita. Maka kedepan, media yang paling powerfull adalah handphone,” pungkasnya.

Pelatihan jurnalistik yang disampaikan Meutya Hafidz bersama tim “Rumah Berdikari” di Pondok Pesantren Hidayatullah Medan, itu ditutup dengan acara simulasi kewartawanan dan pemberian cenderamata oleh Meutya kepada Pimpinan Pondok Pesantren Hidayatullah Medan Ustadz Drs. Choirul Anam.

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:facebook
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ribuan Jamaah Resmikan Masjid Raya Sumbar
Tulisan selanjutnya Meutya Hafidz Latih Jurnalistik Santri Hidayatullah Medan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sebagian Pecahan Rudal Balistik Houthi Jatuh di Mekah

Berita
25 Oktober 2026 14:12
Meretas untuk Kepentingan Rezim Assad Pria Suriah Divonis 42 Bulan Penjara
Pengembangan AI Membuat Investor Alphabet, Amazon, dan Microsoft Khawatir
Koalisi Pimpinan Arab Saudi Umumkan Tembak Jatuh Drone Houthi di Mekkah
Lebih dari 100 Juta Nama Dihapus dari Daftar Pemilih India, Mayoritas Muslim

Terbaru

  • Meretas untuk Kepentingan Rezim Assad Pria Suriah Divonis 42 Bulan Penjara
  • Pengembangan AI Membuat Investor Alphabet, Amazon, dan Microsoft Khawatir
  • Koalisi Pimpinan Arab Saudi Umumkan Tembak Jatuh Drone Houthi di Mekkah
  • Pekerja Pelabuhan di 20 Negara akan Gelar Mogok Kerja Serentak untuk Palestina
  • Tak Sekedar Tontonan, Film Buya Hamka Vol 3 Jadi Tuntunan Antar Generasi
  • Memahami Wahyu dan Kenabian: Fondasi Keyakinan Islam di Tengah Tantangan Pemikiran Barat
  • LPPOM Sebut Penundaan Wajib Halal 2028 Realistis bagi UMK
  • Pengadilan Iraq Penjarakan 7 Warga Prancis Anggota ISIS
  • Jurnalis Asing Jadi Korban Serangan Pemukim Ilegal ‘Israel’, Dipukuli Hingga Gegar Otak
  • Parlemen Turki Setujui RUU Ratifikasi Pakta Pertahanan Mekkah

Mungkin Anda Juga Suka

Saintek

Para Ilmuwan Lakukan Deteksi Autisme pada Rambut

9 Januari 2023 20:30
Saintek

Tantangan Teknologi, Banyak Orang Oversharing dan Umbar Aib di Media Sosial

26 Desember 2022 14:00
Saintek

(Video) Kuasa Allah, Ilmuwan Berhasil Merekam Tumbuhan yang Bernapas

23 Desember 2022 15:10
Saintek

Selandia Baru akan Siapkan Undang-undang agar Facebook dan Google Membayar Berita

5 Desember 2022 11:21
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?