Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Saintek

Otak Orangtua Berfungsi Optimal di Pagi Hari

Insan Kamil
Terakhir diupdate: 11 Agustus 2014 09:53 9:53 am
Insan Kamil
Dipublikasikan 11 Agustus 2014 09:53
Bagikan
Ilustrasi.
Bagikan

PENELITI Kanada telah mempelajari ritme otak terhadap sejumlah subyek kajian dan mendapati bahwa fungsi optimal otak meningkat di pagi hari sejalan dengan bertambahnya usia.

Temuan ini memberikan bukti kuat bahwa orang-orang dewasa seharusnya melakukan tugas-tugas utama mereka di pagi hari.

“Waktu benar-benar penting ketika kami meneliti orang-orang dewasa yang lebih tua,” kata penyusun penelitian John Anderson, seorang kandidat PhD, bersama Rotman Research Institute di Ilmu Kesehatan Baycrest dan Departemen Psikologi Universitas Toronto. Hasil penelitian ini dilansir Free Malaysia Today, Minggu (10/8/2014).

“Kelompok usia ini dapat lebih fokus dan lebih mampu, dengan mengabaikan gangguan, di pagi hari daripada di sore hari.”

Penelitian ini melibatkan 16 orang dewasa muda antara usia 19 dan 30 tahun, dan 16 dewasa lebih tua berusia 60 sampai 82 tahun.

Baca Juga

Lithium Air Laut
China Temukan Cara Baru Menambang Lithium Air Laut
7 dari 10 Warga Malaysia Ingin Medsos Dilarang untuk Anak di Bawah 14 Tahun
Warisi Generasi Old, Milenial Akan jadi ‘Generasi Terkaya dalam Sejarah’
Minum Air Zamzam Sembuhkan Sakit dan Kuatkan Hafalan
Ilmuwan Menemukan Koridor Tersembunyi di Piramida Agung Giza Mesir

Peneliti melakukan tes memori berturut-turut antara jam 01:00 dan 05:00. Peserta yang diteliti diminta untuk mengamati dan mengingat gambar dan kombinasi kata, setelah mengamati mereka pada komputer.

Tes juga menyertakan teknik gangguan kepada peserta, dan otak peserta dipindai menggunakan fMRI untuk mengetahui area mana pada otak yang aktif pada waktu tertentu selama pengujian.

Hasil penelitian menunjukkan, 10 persen kelompok yang lebih tua tidak tahan dengan gangguan dibanding rekan-rekan mereka yang lebih muda.

Kemudian sekelompok 18 peserta yang berusia lebih tua diuji antara jam 08:30 dan 10:30, dan tampaknya mereka dapat melakukan aktivitas lebih baik secara signifikan. Kinerja mereka sama baiknya dengan kelompok yang lebih muda.

Hasil scan fMRI menunjukkan bahwa orang dewasa yang lebih tua dapat mengaktifkan lobus otak, sama seperti yang dilakukan orang dewasa yang muda dalam hal mengatasi gangguan. Peneliti mencatat perbedaan antara kelompok usia selama pengujian sore.

“Penelitian kami konsisten dengan penelitian sebelumnya yang menunjukkan ada satu waktu dalam sehari di mana orang dewasa yang lebih tua mampu menahan gangguan,” kata peneliti dan penulis senior Dr Lynn Hasher, yang banyak melakukan penelitian terhadap fungsi perhatian dan hambatan di kalangan orang muda dan orang dewasa yang lebih tua.*

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:orangtuaotak
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Idolaku Sakti Sheila on 7
Tulisan selanjutnya Dilarang Bercelana Panjang dan Berdandan di Gereja Wanita Koptik Mesir Protes

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Prancis Umumkan Kasus Pertama Ebola di Wilayahnya

Berita
25 Juni 2026 13:06
Teladan Jusuf Wibisono : Pejabat Masyumi yang Berintegritas Tinggi
Italia Geram Sekjen NATO Ungkap Perannya Bantu Amerika dalam Perang Iran
Pelajaran dari Kejatuhan Keir Starmer: Belum Sampai ke Pantai
Ketua Umum MUI Dorong Pemerintah Tiru Rusia Tetapkan Gerakan LGBT Teroris

Terbaru

  • Tangis Perempuan Guangzhou: Ketika Pasar Jodoh China jadi Cermin Krisis Sosial
  • Jeritan Seorang Homoseksual dan Solusi Drs. Faruq Nasution
  • Dua Anggota Garda Revolusi Iran Ditembak Mati dekat Kurdistan
  • Ngaku Bisa Terbang, Pendeta Hindu di India Tewas Usai Terjatuh dari Bukit
  • Dari Ateis jadi Muslim: Perjalanan Simon Wallgren Menemukan Cahaya Islam
  • Ketua Umum MUI Dorong Pemerintah Tiru Rusia Tetapkan Gerakan LGBT Teroris
  • Ketika Penghuni Muslim Terancam Ulah Tetangga
  • MTQ Nasional 2026 di Semarang Siap Jadi Panggung Syiar Islam dan Budaya Nusantara
  • Teladan Jusuf Wibisono : Pejabat Masyumi yang Berintegritas Tinggi
  • MUI Siapkan Naskah Akademik dan RUU Pidana LGBT, Akan Didorong Masuk Prolegnas

Mungkin Anda Juga Suka

Saintek

Para Ilmuwan Lakukan Deteksi Autisme pada Rambut

9 Januari 2023 20:30
Saintek

Tantangan Teknologi, Banyak Orang Oversharing dan Umbar Aib di Media Sosial

26 Desember 2022 14:00
Saintek

(Video) Kuasa Allah, Ilmuwan Berhasil Merekam Tumbuhan yang Bernapas

23 Desember 2022 15:10
Saintek

Selandia Baru akan Siapkan Undang-undang agar Facebook dan Google Membayar Berita

5 Desember 2022 11:21
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?