PENELITI Kanada telah mempelajari ritme otak terhadap sejumlah subyek kajian dan mendapati bahwa fungsi optimal otak meningkat di pagi hari sejalan dengan bertambahnya usia.
Temuan ini memberikan bukti kuat bahwa orang-orang dewasa seharusnya melakukan tugas-tugas utama mereka di pagi hari.
“Waktu benar-benar penting ketika kami meneliti orang-orang dewasa yang lebih tua,” kata penyusun penelitian John Anderson, seorang kandidat PhD, bersama Rotman Research Institute di Ilmu Kesehatan Baycrest dan Departemen Psikologi Universitas Toronto. Hasil penelitian ini dilansir Free Malaysia Today, Minggu (10/8/2014).
“Kelompok usia ini dapat lebih fokus dan lebih mampu, dengan mengabaikan gangguan, di pagi hari daripada di sore hari.”
Penelitian ini melibatkan 16 orang dewasa muda antara usia 19 dan 30 tahun, dan 16 dewasa lebih tua berusia 60 sampai 82 tahun.
Peneliti melakukan tes memori berturut-turut antara jam 01:00 dan 05:00. Peserta yang diteliti diminta untuk mengamati dan mengingat gambar dan kombinasi kata, setelah mengamati mereka pada komputer.
Tes juga menyertakan teknik gangguan kepada peserta, dan otak peserta dipindai menggunakan fMRI untuk mengetahui area mana pada otak yang aktif pada waktu tertentu selama pengujian.
Hasil penelitian menunjukkan, 10 persen kelompok yang lebih tua tidak tahan dengan gangguan dibanding rekan-rekan mereka yang lebih muda.
Kemudian sekelompok 18 peserta yang berusia lebih tua diuji antara jam 08:30 dan 10:30, dan tampaknya mereka dapat melakukan aktivitas lebih baik secara signifikan. Kinerja mereka sama baiknya dengan kelompok yang lebih muda.
Hasil scan fMRI menunjukkan bahwa orang dewasa yang lebih tua dapat mengaktifkan lobus otak, sama seperti yang dilakukan orang dewasa yang muda dalam hal mengatasi gangguan. Peneliti mencatat perbedaan antara kelompok usia selama pengujian sore.
“Penelitian kami konsisten dengan penelitian sebelumnya yang menunjukkan ada satu waktu dalam sehari di mana orang dewasa yang lebih tua mampu menahan gangguan,” kata peneliti dan penulis senior Dr Lynn Hasher, yang banyak melakukan penelitian terhadap fungsi perhatian dan hambatan di kalangan orang muda dan orang dewasa yang lebih tua.*