Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Saintek

Dinilai Memicu Kontroversi, Pakar Tak Setuju Facebook Rilis Tombol Dislike

Ahmad
Terakhir diupdate: 12 Oktober 2015 06:56 6:56 am
Ahmad
Dipublikasikan 12 Oktober 2015 06:39
Bagikan
facebook menyensor konten palestina
Bagikan

Hidayatullah.com– Facebook batal merilis tombol “dislike” untuk menunjukkan ketidaksukaan pada sebuah postingan. Sebagai penggantinya, Facebook merilis emotion.

CEO Facebook, Mark Zuckerberg, pada Jumat (09/10/2015) memperkenalkan tombol empati tersebut, yang diberi nama “Reactions”.

“Hari ini, kami memperkenalkan Reactions, tombol yang lebih ekspresif dari tombol Like,” tulis Zuckerberg di halaman Facebook resminya, Kamis (08/10/2015) pagi waktu Palo Alto, California, AS.

Padahal sebelumnya, Facebook menyatakan akan mengeluarkan tombol dislike yang memicu kontroversi, salah satunya datang dari Pakar Digital Marketing Indonesia, Anthony Leong.

“Lihat dari sisi sosialnya saja. Di media sosial bisa mengutarakan apa saja, tidak ada batasan. Bagaimana jika tombol dislike digunakan untuk memberikan feedback dari postingan status yang baik. Status pengguna baik tapi malah direspons dengan ‘dislike’,” ujar Anthony dalam rilisnya kepada hidayatullah.com, Ahad (11/10/2015).

Baca Juga

Lithium Air Laut
China Temukan Cara Baru Menambang Lithium Air Laut
7 dari 10 Warga Malaysia Ingin Medsos Dilarang untuk Anak di Bawah 14 Tahun
Warisi Generasi Old, Milenial Akan jadi ‘Generasi Terkaya dalam Sejarah’
Minum Air Zamzam Sembuhkan Sakit dan Kuatkan Hafalan
Ilmuwan Menemukan Koridor Tersembunyi di Piramida Agung Giza Mesir

Pengusaha muda itu tidak setuju dengan adanya penambahan tombol Dislike karena dikhawatirkan itu akan menimbulkan kericuhan di dunia maya.

Menurut Anthony, secara tidak langsung Facebook akan menjadi antisosial karena semakin memisahkan sesama pengguna dengan adanya tombol Dislike.

“Suka atau tidak suka, kedatangan Facebook sudah menjadi platform antisosial karena terlalu banyak interaksi di dunia maya. Dengan adanya fitur ‘dislike’ ini bisa membuat kondisi sosial semakin tidak baik,” ujar Komisaris PT Indo Menara Digital.

Secara terpisah, Pakar media sosial, William Liu juga sependapat. Ia justru menyarankan Facebook supaya memunculkan fitur ekspresi (emotikon). Sebab, hal itu dianggap tak akan berdampak buruk secara langsung ke dunia nyata.

“Lebih baik meluncurkan fitur seperti senyum standard, senyum cemberut, senyum heboh, sedih atau senyum ekspresi lainnya yang secara langsung juga tidak berdampak buruk di dunia nyata,” kata William.

Saat dikonfirmasi, Anthony mengatakan jika ia tidak tahu apakah saran yang dikeluarkannya itu didengar oleh Facebook atau tidak.

“Ini menjadi rahasia umum jika sisi aspek sosialnya , jika memang muncul dislike kontroversi di facebook tidak pernah henti, dengan adanya fitur reaction akan lebih baik dari sisi sosial, dan dari segi engagement juga lebih interaktif ke depannya,” pungkas Anthony yang juga Alumni Universitas Indonesia.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:facebookkontroversi tombol dislike
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ketua IJLM: Kembalikan Udara Segar, Tindak Para Pembakar
Tulisan selanjutnya Muhammadiyah Menilai Kebijakan Ekonomi Jokowi Belum Konkret

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kelompok Pro-Zionis Teror Media Australia dengan 40 Ribu Email Komplain

Berita
23 September 2026 17:08
Kebutuhan Dai Masjid Ibukota Mendesak, DPW Hidayatullah DKI Jakarta Gagas Madrasah Muballigh Muda
Dapat Izin dari Indonesia, Malaysia akan Bantu Padamkan Karhutla di Kalimantan
Lebih dari 160 Atlet Irlandia Serukan Boikot Laga Lawan ‘Israel’
LPH Hidayatullah Perkuat Kemitraan dengan Maybank, Fasilitasi 1.000 Sertifikat Halal untuk UMK Indonesia

Terbaru

  • Kompleks Makam Imam Al-Bukhari Kembali Dibuka Usai Renovasi Besar-Besaran
  • LPH Hidayatullah Perkuat Kemitraan dengan Maybank, Fasilitasi 1.000 Sertifikat Halal untuk UMK Indonesia
  • LPH Hidayatullah Hadir di MIHAS 2026, Perkuat Jejaring Halal Internasional
  • Wajib Halal Oktober 2026, Pemerintah Kedepankan Pembinaan
  • MUI Dorong Percepatan Sertifikasi Halal Program MBG
  • Kelompok Pro-Zionis Teror Media Australia dengan 40 Ribu Email Komplain
  • Turki Minta Dunia Bersatu Lindungi Anak di Ruang Digital
  • Pelatih Irlandia Menyebut Timnya Jengkel Harus Melawan ‘Israel’
  • Perkuat Ukhuwah, UII Dalwa dan Majelis Ugama Islam Pattani Gelar Dialog Keislaman Melayu-Nusantara
  • Lebih dari 160 Atlet Irlandia Serukan Boikot Laga Lawan ‘Israel’

Mungkin Anda Juga Suka

Saintek

Para Ilmuwan Lakukan Deteksi Autisme pada Rambut

9 Januari 2023 20:30
Saintek

Tantangan Teknologi, Banyak Orang Oversharing dan Umbar Aib di Media Sosial

26 Desember 2022 14:00
Saintek

(Video) Kuasa Allah, Ilmuwan Berhasil Merekam Tumbuhan yang Bernapas

23 Desember 2022 15:10
Saintek

Selandia Baru akan Siapkan Undang-undang agar Facebook dan Google Membayar Berita

5 Desember 2022 11:21
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?