Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Saintek

Permainan Bola Bisa Beri Semangat dan Kesehatan Anak

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 29 Desember 2010 16:01
Bagikan
Ilustrasi
Bagikan

Hidayatullah.com—Jika ditanyakan pada semua orang apa olah raga paling populer di dunia? Jawabnya tentusaja sepak bola. Sebuah penelitian terbaru menunjukkan, tak sepatutnya orangtua melarang anak-anak mereka bermain olah raga yang tak mengenal batas-batas agama dan ras ini.
 
Sebab menurut peneliti,  bermain bola punya dampak positif untuk pertumbuhan mereka.
 
Berdasarkan penelitian terbaru yang dilakukan University of Sydney, membiarkan anak-anak bermain bola sejak kecil akan membuat mereka tumbuh menjadi remaja yang sehat dan bersemangat, Ahad (26/12).
 
Penelitian ini dilakukan terhadap sekumpulan siswa berusia 10-11 tahun. Mereka diminta untuk bermain bola, mulai dari melempar, tangkap, hingga menendang bola. Pada akhir penelitian, anak-anak tersebut menunjukkan peningkatan kebugaran hingga 20 persen. Dan mereka pun menjadi lebih bersemangat dalam mengikuti berbagai aktivitas.
 
Sebuah penelitian ekstensif pun telah dilakukan terhadap olahraga ini dengan melibatkan 50 peneliti dari 7 negara yang merupakan ahli dalam bidang fisiologis, psikologis, dan sosiologis. Mereka akan meneliti aspek-aspek tersebut dalam permainan sepakbola.
 
Motivasi
 
Sebelumnya, sebuah penelitian dipimpin oleh Peter Krustrup dan Jens Bangsbo –keduanya adalag profesor bidang plahraga dari Universitas Copenhagen– yang memakan waktu hingga tiga tahun melibatkan partisipan yang terdiri atas pria, perempuan, dan anak berusia 9-77 tahun.
 
Peneliti membagi partisipan menjadi tiga kelompok yakni kelompok yang bermian sepak bola. Berlari, dan mengontrol sesuatu. Setelah diteliti, hasilnya menunjukkan bahwa sepakbola menyediakan efek kesehatan dan kebugaran yang lebih banyak ketimbang hanya berlari.
 
Hasilnya cukup mengejutkan, menurut pemimpin penelitian ini, Krustrup, berujar, sepak bola bisa memperbaiki organ kardiovaskular dan meningkatkan motivasi postif.
 
\”Bermain sepak bola selama 2-3 jam per minggunya bisa menyebakan perbaikan signifikan pada organ kardiovaskular dan metabolisme tubuh. Efek itu pun tak terbatas untuk kalangan terbatas, tapi berlaku untuk pria mapun perempuan, tua dan muda, bahkan mereka yang jago bermain sepak bola ataupun yang tidak.”
 
Dua peneliti itu pun meramalkan sepak bola bisa dijadikan kegiatan yang menjanjikan tubuh sehat.
 
\”Penelitian lebih lanjut akan dilakukan guna memahami secara rinci apa saja manfaat kesehatan dari sepak bola dan seberapa baik sepak bola bermanfaat untuk meningkatkan kesehatan jantung di masa kanak-kanak dan juga bagi mereka penderita diabetes tipe 2 serta kanker,\” kata Bangsbo. Hasil penelitian ini pun telah dipublikasikan di Scandinavian Journal of Medicine dan Science in Sports edisi November 2010. [prev/scien/cha/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ari-Ari Manusia Haram Jadi Bahan Kosmetik
Tulisan selanjutnya KUIB Santuni Keluarga Terdakwa Kasus Ciketing

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pentagon Perlu $80 Miliar untuk Tutup Biaya Perang Iran dll

Berita
20 Juni 2026 17:31
Turki Tangkap 209 Orang di Ankara Jelang KTT NATO
Pakar Bilang Suplemen Harian Lebih Banyak Bahaya Dibandingkan Manfaat
Pesepakbola Paraguay Jadi yang Pertama Diusir dari Lapangan Piala Dunia karena Menutup Mulut
Tiga Kapal Tanker Saudi Melewati Selat Hormuz Setelah Iran-AS Sepakat Mengakhiri Perang

Terbaru

  • Iman, Ilmu, dan Amal: Tiga Pilar Kebangkitan Umat
  • ‘Israel’ Gelontorkan Dana untuk Ubah Situs Arkeologi Palestina Jadi Situs Yahudi
  • Trump Sebut Dana Iran yang Dibebaskan Akan Dipakai Beli Produk AS
  • Khutbah Jumat: Tauhid, Fondasi Peradaban yang Tak Pernah Runtuh
  • Ledakan di Fasilitas Gas Terbesar Qatar Merenggut 13 Nyawa
  • Turki Tangkap 209 Orang di Ankara Jelang KTT NATO
  • Prancis dan Jerman Sepakat Kelola Bersama Perusahaan Senjata KNDS
  • Serangan Islamofobia, Imam Masjid di Kanada Diserang usai Pimpin Shalat Berjamaah
  • Kabar Mualaf Giancarlo Esposito: Aktor “Breaking Bad” Dilaporkan Memeluk Islam di Saudi
  • Al Jazeera Desak Masyarakat Internasional Hukum ‘Israel’ usai Pembunuhan Jurnalisnya

Mungkin Anda Juga Suka

Saintek

Para Ilmuwan Lakukan Deteksi Autisme pada Rambut

9 Januari 2023 20:30
Saintek

Tantangan Teknologi, Banyak Orang Oversharing dan Umbar Aib di Media Sosial

26 Desember 2022 14:00
Saintek

(Video) Kuasa Allah, Ilmuwan Berhasil Merekam Tumbuhan yang Bernapas

23 Desember 2022 15:10
Saintek

Selandia Baru akan Siapkan Undang-undang agar Facebook dan Google Membayar Berita

5 Desember 2022 11:21
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?