Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Prancis dan Jerman Sepakat Kelola Bersama Perusahaan Senjata KNDS

Ama Farah
Terakhir diupdate: 23 Juni 2026 00:02 12:02 am
Ama Farah
Dipublikasikan 23 Juni 2026 00:02
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Prancis dan Jerman hari Senin (22/6/2026) mengumumkan kesepakatan untuk mengelola bersama perusahaan pembuat senjata yang berbasis di Amsterdam, KNDS, seiring upaya Eropa untuk memperkuat kerja sama pertahanan.

Berdasarkan kesepakatan tersebut, Prancis dan Jerman akan memiliki bagian saham yang sama banyak di KNDS — perusahaan alat pertahanan pembuat tank Leopard 2 dan Leclerc, artileri, dan kendaraan lapis baja.

Kantor kepresidenan Prancis mengatakan perjanjian tersebut “mencerminkan tekad bersama Prancis dan Jerman untuk memperkuat kemampuan industri dan pertahanan Eropa, guna mendukung angkatan bersenjata mereka, serta untuk memperkuat kedaulatan Eropa secara berkelanjutan.”

Berlin menyuarakan hal serupa. “Pemerintah khususnya bertujuan untuk memperkuat kerja sama persenjataan bilateral dan Eropa. Kerja sama dengan Prancis memainkan peran kunci dalam hal ini.”

Langkah tersebut diambil ketika Eropa menghadapi Rusia yang bermusuhan sementara hubungan dengan Amerika Serikat, sekutu mereka yang banyak menyokong pertahanan negara-negara Eropa anggota NATO, tidak baik-baik saja.

Baca Juga

Erdogan Buka Pintu Bagi Negara Sahabat Gabung Perjanjian Pertahanan Makkah
Tiga Negara Muslim Bersatu, Serangan ke Satu Negara Dianggap Serangan ke Semua
Nasyiatul Aisyiyah Gelar Muktamar ke-15, Dihadiri 6.700 Kader
Serangan Houthi Lukai 11 Orang, Koalisi Saudi: Sengaja Targetkan Sipil
Menko Pangan: Ponpes dengan 1.000 Santri Lebih Boleh Bikin SPPG

KNDS didirikan pada tahun 2015 dan saat ini 50% sahamnya dimiliki oleh Prancis melalui perusahaan induk, sementara sisanya dimiliki oleh keluarga Wegmann dari Jerman. Perusahaan akan melakukan IPO — salah satu penawaran saham ke publik yang paling dinantikan di Eropa tahun ini — yang dapat memberikan valuasi perusahaan sebesar €15 hingga €20 miliar ($17 hingga $23 miliar).

Sebuah dokumen Kementerian Pertahanan Jerman yang dilihat oleh AFP memperingatkan bahwa tenggat waktu untuk IPO Juli sangat ketat. Komite anggaran parlemen harus menyetujui rencana kepemilikan saham oleh Berlin sebesar 40% ketika mereka bertemu pada hari Rabu (24/6/2026).

Kementerian tersebut mencatat bahwa “kesepakatan dengan keluarga Wegmann mengenai kontrak pembelian harus dicapai” dan masih diperlukan beberapa persetujuan peraturan.

CEO KNDS Jean-Paul Alary menyebut kesepakatan bilateral itu sebagai konfirmasi atas nilai strategis KNDS bagi kemampuan pertahanan, basis industri, serta kedaulatan teknologi Eropa.

Kesepakatan itu juga menghidupkan kembali harapan proyek bersama pembuatan tank tempur MGCS antara Prancis-Jerman, yang tertunda setelah runtuhnya program jet tempur FCAS baru-baru ini.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Serangan Islamofobia, Imam Masjid di Kanada Diserang usai Pimpin Shalat Berjamaah
Tulisan selanjutnya Mossad Turki Tangkap 209 Orang di Ankara Jelang KTT NATO

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Gempa M 5,6–5,7 Guncang Mesir, Getaran Terasa hingga Sejumlah Negara Timur Tengah 

Berita
3 Agustus 2026 08:34
Menko PM Luncurkan Program 10 Ribu MCK untuk Pondok Pesantren Seluruh Indonesia
Di Era AI, Perpustakaan Menjadi Benteng Informasi Sahih
Menguak Penyebab Kerusuhan Hindu dan Muslim di Nepal
Iran Eksekusi Dua Pria Terpidana Mata-mata Israel

Terbaru

  • Membangun Ketahanan Mental dengan Nilai-Nilai Al-Qur’an
  • Erdogan Buka Pintu Bagi Negara Sahabat Gabung Perjanjian Pertahanan Makkah
  • Tiga Negara Muslim Bersatu, Serangan ke Satu Negara Dianggap Serangan ke Semua
  • Nasyiatul Aisyiyah Gelar Muktamar ke-15, Dihadiri 6.700 Kader
  • Jangan Jadikan Lomba dan Karnaval HUT RI Ajang Promosi LGBT dan Judi
  • Serangan Houthi Lukai 11 Orang, Koalisi Saudi: Sengaja Targetkan Sipil
  • Menko Pangan: Ponpes dengan 1.000 Santri Lebih Boleh Bikin SPPG
  • Investigasi Drop Site: Ada Pejabat PBB Jadi Informan ‘Israel’
  • Mayoritas Orang Amerika Menentang Perang AS-Iran, Menurut Jajak Pendapat Reuters/Ipsos
  • Kebohongan Profesor Cambridge Jason Arday yang Diungkap Media

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Investigasi Drop Site: Ada Pejabat PBB Jadi Informan ‘Israel’

7 Agustus 2026 11:27
Berita

Mayoritas Orang Amerika Menentang Perang AS-Iran, Menurut Jajak Pendapat Reuters/Ipsos

7 Agustus 2026 08:54
Berita

Kebohongan Profesor Cambridge Jason Arday yang Diungkap Media

7 Agustus 2026 07:48
Berita

Dua Tentara Penjajah ‘Israel’ Tewas Akibat Bom di Lebanon Selatan

7 Agustus 2026 06:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?