Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Tekno

Sebuah Laporan Dugaan Ketimpangan Facebook yang Sering Menghapus Trending Topic

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 10 Mei 2016 14:54 2:54 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 10 Mei 2016 14:54
Bagikan
Suasana kantor Facebook
Bagikan

Hidayatullah.com–Karyawan Facebook disebut telah sering menghapus berita politik konservatif dalam daftar trending situs tersebut, tulis situs berita teknologi Gizmodo pada Senin (09/05/2016) dalam sebuah laporan yang memicu sejumlah protes di media sosial sebagaimana dikutip laman dailymail.co.uk.

Seorang mantan karyawan Facebook, yang tidak disebutkan namanya, mengatakan kepada Gizmodo bahwa karyawan Facebook “secara rutin menekan berita yang menarik bagi pembaca konservatif,” menurut Gizmodo, selain itu mereka juga menambahkan berita lain yang dibuat-buat ke dalam daftar trending.

Facebook mengatakan kepada Reuters pada hari Senin bahwa ada “pedoman ketat di tempat” untuk menjaga netralitas dan mengatakan bahwa pedoman ini tidak melarang setiap outlet berita untuk muncul di “trending topics”.

Meski begitu, Facebook tidak menanggapi secara langsung untuk pertanyaan tentang apakah benar karyawan telah menekan berita yang cenderung konservatif.

“Pedoman ini tidak mengizinkan adanya penekanan dalam perspektif politik. Juga tidak mengizinkan memprioritaskan satu sudut pandang (pemikiran) di atas yang lain atau satu outlet berita di atas outlet berita yang lain,” kata seorang jurubicara Facebook.

Baca Juga

Beginilah Zionis Mempersiapkan Remaja dan Pelajar jadi Generasi Tentara Siber
Sejumlah Kementerian Zionis Diserang Hacker Dunia  
Kecerdasan Buatan Tetap Terbatas Gunakan Sumber Daya yang Ada
Tak Dapat F-35, Turki Luncurkan KAAN, Pesawat Siluman Generasi ke-5
PP Muhammadiyah Luncurkan Aplikasi MASA

Laporan ini menimbulkan kekhawatiran bagi pengguna media sosial, ditambah adanya komentar dari beberapa jurnalis dan komentator yang mengkritik Facebook akan adanya dugaan ketimpangan.

“Selain memicu penganiayaan terhadap sayap kanan, ini adalah kunci pengingat dari bahaya Silicon Valley yang mengendalikan konten,” cuit wartawan Glenn Greenwald (@ggreenwald) di Twitter.

“Well, pergilah ke neraka, Facebook,” cuit Kyle Feldscher (@Kyle_Feldscher), seorang reporter di Washington Examiner, agen publikasi yang cenderung konservatif.

“Bagi siapa saja yang peduli tentang kebebasan pers, ini adalah hal yang menakutkan,” kata Bloomberg Editor Bill Grueskin (@BGrueskin), dengan memberikan tautan berita dari situs Gizmodo ini.

“Mantan Pekerja Facebook” dengan cepat menjadi salah satu trending topics sepuluh teratas di Twitter wilayah Amerika Serikat setelah tulisan Gizmodo dipublikasikan.

The Conservative Political Conference Action (CPAC), salah satu kelompok dilaporkan telah diblokir dari daftar trending Facebook, mengatakan akan terus memantau bagaimana klaim terhadap Facebook terungkap.

“Jika kita bisa memastikan bahwa tuduhan itu benar dan akurat, hal itu akan mengecewakan,” kata Direktur CPAC Komunikasi Ian Walters, yang menambahkan bahwa ia sensitif terhadap fakta yang klaimnya belum juga dikonfirmasi.

Sebuah posting di pusat bantuan Facebook mengatakan bahwa bagian trending dari situs medsos tersebut “menunjukkan topik yang baru-baru ini menjadi populer di Facebook.” Di antaranya “keterlibatan (pemakaian), ketepatan waktu, Halaman yang Anda sukai dan lokasi Anda”, karena beberapa faktor itulah yang menentukan tren apa yang muncul untuk setiap pengguna Facebook.

Pengguna Facebook bisa juga secara manual menghapus topik tertentu dari daftar trending mereka.

Sementara itu di Indonesia, beberapa pengalaman pengguna media sosial, mengaku sering dikecewakan Facebook jika memosting berita terkait bahaya homoseksual atau LGBT.*/Karina Chaffinch

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:facebookhomoseksuallgbttrending topik
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Jerman Ekstradisi Tersangka Hacker Suriah ke Amerika Serikat
Tulisan selanjutnya Kedubes Suriah Geledah Perwakilan Umat Islam yang Ingin Diskusi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Berita
3 Juni 2026 16:00
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Terbaru

  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Tekno

Google Sudah Lewat, Gen Z Cari Berita dan Informasi di TikTok

16 November 2023 14:45
IptekesTekno

Ratusan Nomor Telepon Terindikasi Penipuan Online Diblokir Pemerintah

16 November 2023 14:32
IptekesTekno

Kemenag Kembangkan Layanan Chatbot Al-Qur’an dengan Teknologi Artificial Intelligence

21 September 2023 20:49
pinjaman online
Tekno

Masyarakat Digital Mandiri Berdaulat dengan Platform Komunitas

28 Februari 2023 12:37
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?