Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Tekno

Pakar: Anak BerTikTok Bisa jadi Kecanduan dan jadi Incaran Pedofil

Ahmad
Terakhir diupdate: 3 Juni 2021 11:04 11:04 am
Ahmad
Dipublikasikan 3 Juni 2021 11:03
Bagikan
tiktok afghanistan
Bagikan

Hidayatullah.com–Aplikasi video TikTok menjadi salah satu platform media sosial yang paling populer saat ini. Tidak hanya di kalangan generasi muda, dewasa, tetapi juga anak-anak.

Aplikasi ini awalnya dikenal sebagai ‘Douyin’ yang berarti video pendek dan karena semakin populer, aplikasi ini diberi nama baru yaitu TikTok. Aplikasi gratis ini digunakan untuk menonton dan mengunggah video 60 detik dari semua hal (termasuk tarian, gerakan bibir, video binatang lucu bahkan iklan produk).

Masalahnya, seberapa aman aplikasi ini untuk anak-anak?  Adakah batasan untuk melihat apa yang dimuat?

Dosen Kedokteran & Psikiater, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Rumah Sakit Pendidikan Universiti Putra Malaysia (HPUPM), Dr Ruziana Masiran mengatakan, umumnya pengguna apklikasi di bawah usia 13 tahun dapat melihat versi TikTok yang difilter. Namun beberapa khawatir anak-anak mungkin berbohong tentang usia mereka untuk melihat konten yang tidak difilter.

Menurut Dr Ruziana melalui sumber dari Global Web Index, per Februari 2020 diperkirakan TikTok memiliki 800 juta pengguna aktif di seluruh dunia dan di Amerika Serikat saja pada tahun 2020. Menurutnya penggunaan TikTok meningkat dua kali lipat menjadi 82 menit sehari.

Baca Juga

Beginilah Zionis Mempersiapkan Remaja dan Pelajar jadi Generasi Tentara Siber
Sejumlah Kementerian Zionis Diserang Hacker Dunia  
Kecerdasan Buatan Tetap Terbatas Gunakan Sumber Daya yang Ada
Tak Dapat F-35, Turki Luncurkan KAAN, Pesawat Siluman Generasi ke-5
PP Muhammadiyah Luncurkan Aplikasi MASA

“Data juga menunjukkan 90 persen pengguna TikTok mengunjungi aplikasi lebih dari sekali sehari. Rata-rata waktu yang dihabiskan di aplikasi, menurut TikTok, hampir 5 menit, lebih lama dari Snapchat dan Instagram,” katanya.  “Sementara 41 persen pengguna TikTok di seluruh dunia berusia 16 hingga 24 tahun, sepertiga pengguna TikTok di Amerika Serikat berusia 14 tahun ke bawah,” jelasnya dikutip BERNAMA.

Anak-anak berusia empat hingga 15 tahun menghabiskan rata-rata 80 menit sehari di TikTok, dibandingkan dengan 85 menit sehari menonton video di YouTube, demikian menurut Dr Ruziana, berdasarkan data dalam laporan tahunan oleh Qustodio (aplikasi parental control yang berbasis di Barcelona, ​​​​Spanyol), dari 60.000 keluarga dengan anak-anak berusia 4-14 tahun di Amerika Serikat, Inggris, dan Spanyol.

Dia menekankan bahwa meskipun TikTok memberikan kesempatan bagi anak-anak dan remaja untuk mengekspresikan diri mereka menggunakan kerangka kerja sederhana dengan pengguna yang memiliki akses gratis ke pengeditan video, audio, dan foto yang mirip dengan alat profesional, media sosial ini perlu dilihat lebih dengan dampak negatifnya.  Mengomentari lebih lanjut, dia mengatakan penggunaan TikTok mengundang bahaya bagi anak-anak karena kelompok ini berpotensi rentan terhadap Predator Seksual.

“Sementara platform bekerja keras untuk mengurangi risiko predator seksual di antara anak di bawah umur, masalahnya masih lazim di TikTok. Misalnya, individu dewasa dapat mengirim pesan dan gambar seksual eksplisit kepada anak-anak. Ada banyak contoh di mana orang tua harus melaporkan perilaku predator ke polisi,” ujarnya.

Menurutnya, penggunaan TikTok yang lebih berbahaya dapat merugikan privasi dimana aplikasi tersebut dapat menggadaikan privasi anak, remaja dan keluarganya.  “Misalnya, ketika anak-anak membuat video di rumah mereka, mereka mengekspos ruang privasi di rumah, berbagi lokasi, memajang mobil orang tua, dan memajang plat nomor kendaraan.”

Akibatnya, pihak yang tidak bertanggung jawab bisa memanfaatkan informasi pribadi tersebut. Akhirnya berbagai ancaman, kejahatan dunia maya, maupun kejahatan fisik dapat terjadi.

“Anak-anak dan remaja juga bisa terpapar komentar negatif di ruang TikTok, sama seperti di platform media sosial lainnya,” katanya.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:kejahataan seksualPedofilseksualTikTok
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Takut Bangkitnya Perlawanan, Zionis Tahan Pemimpin Hamas di Tepi Barat
Tulisan selanjutnya Terbakar 2 Pekan Kapal Kargo Karam di Lepas Pantai Sri Lanka

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Bom di terowongan tewaskan tentara Israel
Berita

Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan

Berita
1 Juni 2026 15:00
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Tekno

Google Sudah Lewat, Gen Z Cari Berita dan Informasi di TikTok

16 November 2023 14:45
IptekesTekno

Ratusan Nomor Telepon Terindikasi Penipuan Online Diblokir Pemerintah

16 November 2023 14:32
IptekesTekno

Kemenag Kembangkan Layanan Chatbot Al-Qur’an dengan Teknologi Artificial Intelligence

21 September 2023 20:49
pinjaman online
Tekno

Masyarakat Digital Mandiri Berdaulat dengan Platform Komunitas

28 Februari 2023 12:37
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?