Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Gaya Hidup Muslim

Resep Menepis Bosan pada Pasangan Muslim

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 21 Juli 2009 13:50 1:50 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 21 Juli 2009 13:50
Bagikan
Bagikan

www.hidayatulla.com–Bagi pasangan yang baru saja mengayuh biduk rumah tangga, mungkin perasaan bosan belum menjangkiti hati. Masih banyak pemakluman yang disematkan. Masih banyak toleransi yang direntangkan, manakala melihat pasangan melakukan hal-hal yang tidak berkenan. Kita pun masih tersenyum, manakala ia datang membawa sesuatu yang membuat kita lupa akan tingkahnya yang menjengkelkan.

Namun, bagaimana bila seiring dengan berjalannya waktu, pemakluman itu tak lagi ada? Kata-kata yang diucapkannya pun tak lagi menjadi penawar atas gundah yang berkecamuk di hati. Lisannya justru menjadi pemicu akan kemarahan yang sudah lama bertumpuk. Kehadirannya justru menjadi pemandangan yang menyebalkan. Akhirnya, pertemuan demi pertemuan hanyalah sebuah rutinitas karena memang tidak ada tempat pulang yang ‘harusnya’ kecuali rumah. Akhirnya, hanya ada satu kata yang mengemuka: bosan!

Sejatinya, bosan merupakan akibat yang muncul dari permasalahan yang selalu datang berulang tetapi tidak kunjung menemui penyelesaian yang tuntas. Ada baiknya, kita tidak perlu terlalu fokus pada kejenuhan yang dirasakan, tetapi justru berusaha menyelesaikan permasalahan yang menjadi biang keladi.

Putuskan dalam Hati

Berupaya menemukan jalan keluar dari permasalahan yang berlarut-larut memang bukan perkara mudah. Kadang, kita terlanjur menarik kesimpulan sendiri akan jawaban atau sikap yang akan dihadirkan pasangan. Tentunya, ini bukanlah penyikapan terhadap masalah yang baik. Membiarkan diri kita selalu mendengar ungkapan negatif versi perasaan kita sendiri, akan menyeret kita pada suasana hati yang buruk dan penuh prasangka.

Baca Juga

Gaya Hidup Minimalis: Kunci Kesehatan Mental di Tengah Hidup Serba Cepat
Sya’ban Tangga Penting Sukses Ramadhan
Teladan Rasulullah untuk Para Suami
Tawakkal dalam Bekerja
Awasi Makananmu, Selamat Hidupmu!

Cobalah sesekali untuk memberi ruang bagi jawaban atau sikap pasangan. Karena, untuk merasa bahagia, bingung, kecewa, sedih, marah bahkan jenuh adalah masalah keputusan yang dibuat dalam hati kita sendiri. Bila kita memutuskan untuk melapangkan dada, mendengar jawaban atau menyaksikan sikap yang ditampakkan oleh pasangan, maka kita pun tidak akan merasa kecewa atau marah terhadap respon yang diberikan olehnya. Bahkan, bila kita telah memutuskan untuk menemukan jalan keluar dari permasalahan yang dihadapi, bukan mustahil, Allah Subhanahu wa Ta’ ala (SWT) akan memudahkan jalan keluarnya.

Kita adalah apa yang kita pikirkan. Bila kita berpikir bahwa masalah itu sudah berurat-akar dan tak dapat diselesaikan, maka akan seperti itu pulalah keadaan hubungan kita dengan pasangan. Penuh rasa kecewa, bosan, dan terperangkap pada rutinitas kewajiban. Itulah sebabnya, hindari membiarkan perasaan kita menjadi sesuatu yang sulit dipahami oleh Anda dan pasangan. Buatlah keputusan bahwa masalah kita akan berakhir dengan baik dan mendatangkan kebahagiaan.

Bosan pun bisa dihindari dengan tindakan yang kita ambil. Aktivitas yang monoton dengan lawan interaksi yang tak berubah, sangat potensial untuk memicu kejenuhan. Karena itu, interaksi yang saling mengisi, mengerti, dan dikemas dalam pola yang baru, diharapkan mampu menjadi jurus yang ampuh untuk mengimbangi kecenderungan merasa jenuh. Artinya, dalam keseharian, perlu adanya inisiatif dari masing-masing pihak untuk mengatasi pemicu kebosanan dengan rasa saling mengisi.

Mencoba Mengerti

Inisitiaf ini tentu tak akan muncul, bila tidak didasari oleh terbangunnya rasa pengertian di antara pasangan. Masalah pun akan terlihat lebih jelas, bila kedua belah pihak mau sejenak berhenti menomorsatukan perasaan masing-masing dan mengerti apa yang dirasakan oleh pasangannya.

Terkadang, kita adalah orang yang sangat membutuhkan pengertian. Hidup bersama orang yang tidak mau mengerti kita, tentu hidup akan terasa tidak masuk akal. Apapun yang kita lakukan adalah kesalahan. Dengan adanya pasangan yang senantiasa berusaha mengerti dan mengisi, kita akan merasa ditemani. Selain itu, merasa bahwa apa yang kita lakukan juga dapat membahagiakan orang lain.

Begitu pula sebaliknya, apa yang dirasakan suami atau isteri kita. Bila kita berusaha memahami bahwa apa yang dilakukannya adalah untuk memberikan yang terbaik, tentu ia akan bersemangat dan berusaha melakukan hal yang baik itu menjadi lebih baik. Inilah yang akan menghindarkan kehidupan berumahtangga dari kejenuhan.

Cobalah kita cermati sejenak, tindakan yang diambil oleh Rasulullah SAW saat menemani Aisyah RA. Saat itu Aisyah RA melakukan hal yang bagi sebagian orang mungkin tidak masuk akal dan kekanakkan.

Aisyah RA berkata, “Demi Allah, aku pernah melihat Rasulullah SAW berada di pintu kamarku, sedangkan saat itu di dalam masjid ada beberapa orang Habsyi (Abyssinia) yang sedang bermain tombak. Rasulullah SAW pun kemudian menutupiku dengan selendangnya agar aku tidak terlihat oleh orang banyak, tapi aku dapat melihat permainan mereka. Aku sandarkan wajahku di antara bahu dan telinga beliau dengan menempel di pipi beliau, kemudian beliau bersabda, “Wahai Aisyah, apakah engkau sudah puas?” Aku menjawab, “Belum.” Dan aku tetap melihat permainan itu dari tempatku berdiri sampai aku merasa puas.”

Dalam riwayat lain disebutkan, “Beliau tetap berdiri karena menemaniku (Aisyah) melihat permainan itu hingga aku puas, lalu aku pergi meninggalkan permainan itu, maka perkirakanlah dengan perkiraan wanita remaja yang masih senang melihat permainan.” (Riwayat Bukhari dan Muslim).

Agar istrinya mendapatkan hiburan dan merasa senang, Rasulullah SAW tak merasa rugi meluangkan waktu sejenak untuk menemani Aisyah RA melakukan sesuatu yang mungkin bagi sebagian orang “sudah lewat masanya”. Nah, agar Anda dan pasangan tak dihantui rasa bosan, bagaimana jika bersama-sama melakukan hal yang tidak biasa?

Rasulullah SAW dalam berbagai Hadits yang masyhur menggambarkan betapa beliau sangat menjaga mood isteri-isterinya. Beliau senantiasa melakukan hal-hal kecil yang membuat rumahtangga beliau selalu terlihat cerah setiap harinya. Siapa pun tak akan mampu menyembunyikan rasa ketersanjungan manakala diperlakukan laksana Rasulullah SAW memperlakukan Shafiyah binti Huyay. Dengan lembut, Rasulullah SAW menyediakan pahanya untuk dijadikan injakan Shafiyah, saat isteri beliau tersebut hendak menaiki kuda tunggangannya. Jadi, meskipun Anda tahu bahwa suami Anda bisa merapikan jenggotnya sendiri atau isteri Anda bisa membuka pintu mobil sendiri, apa salahnya jika suatu saat Anda yang melakukan hal tersebut untuknya?

Nah, bila rasa bosan sudah mulai menghinggapi denyut keseharian Anda dan pasangan, marilah bersama kembali pada sunnah Rasul-Nya. Yaitu sunnah untuk mendengarkan apapun yang disampaikannya, berprasangka baik, berinsiatif untuk melakukan hal-hal yang membuatnya gembira, dan menjadikannya satu-satunya yang terbaik di hati Anda.

Dan jangan lupa, perhatian dan tindakan Anda yang membuatnya merasa paling istimewa, tentu akan membuatnya menjadikan Anda pun orang yang diistimewakannya, setiap saat. [Kartika, ibu rumah tangga tinggal di Jakarta/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Rabi Yahudi Anti-Zionisme Kunjungi Gaza dan Hamas
Tulisan selanjutnya Soal Sesat, Benarkah Hanya Tuhan yang Tahu?

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis

Berita
2 Juni 2026 17:20
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha

Terbaru

  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Mungkin Anda Juga Suka

Gaya Hidup Muslim

Hati-Hati dalam Timbangan dan Takaran

16 November 2022 11:58
Gaya Hidup Muslim

Beginilah Islam Memuliakan Pembantu

7 November 2022 13:30
Gaya Hidup Muslim

Sibuk Mengoreksi Diri Sendiri

18 Oktober 2022 09:00
Gaya Hidup Muslim

Berapa Kali Kita Mengkhatamkan Al-Quran?

9 Oktober 2022 08:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?