Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Gaya Hidup Muslim

3 Hal Penting yang Perlu Kawula Muda Lakukan Setiap Hari

Ahmad
Terakhir diupdate: 21 Maret 2015 08:58 8:58 am
Ahmad
Dipublikasikan 21 Maret 2015 08:58
Bagikan
Komunitas One Day One Juz (ODOJ) chapter Yogyakarta menggelar aksi "Ngaji On The Street" [ilustrasi]
Bagikan

DI ERA media sosial seperti sekarang, handphone seringkali menyita waktu. Di kawasan Depok, kalau kita mau perhatikan perilaku remaja zaman sekarang, mereka yang ke sekolah dibonceng sepeda motor oleh orang tuanya tak henti-henti menatap layar handphonenya. Tangannya aktif ‘menari’ dengan kepala tunduk penuh ‘konsentrasi.’

Sementara itu, dikalangan mahasiswa juga sama. Pernah suatu ketika sekelompok mahasiswi kumpul di sebuah kafe di seputaran kampus di kawasan Pasar Minggu. Setelah basa-basi, ternyata mereka bukannya bercengkrama, suasana sontak hening. Bukan karena mereka sedang membaca sesuatu, tetapi masing-masing asyik menatap layar handphonennya.

Kira-kira itulah pemandangan umum kehidupan remaja kita di kota besar. Gak di motor, di kafe, di kendaraan umum, bahkan kereta, mayoritas remaja kita asyik sekali dengan gad-getnya. Mereka seperti sedang menemukan dirinya kala berinteraksi dengan smartphone.

Padahal, sejumlah penelitian menyebutkan bahwa terlalu lama bergad-get ria, remaja rentan terkena banyak masalah, seperti susah tidur, kualitas konsentrasi yang menurun, sampai pada perhatian yang salah dan sulit hidup teratur atau disiplin.

Mungkin inilah trend zaman. Tetapi bagaimanapun kita ini Muslim yang memiliki orientasi hidup tak hanya dunia, tetapi juga akhirat. Dalam konteks ini kita perlu meningkatkan kualitas diri secara integral, jasmani-ruhani.

Baca Juga

Gaya Hidup Minimalis: Kunci Kesehatan Mental di Tengah Hidup Serba Cepat
Sya’ban Tangga Penting Sukses Ramadhan
Teladan Rasulullah untuk Para Suami
Tawakkal dalam Bekerja
Awasi Makananmu, Selamat Hidupmu!

Oleh karena itu, gaul, sesuai zaman – sejauh tidak melanggar syariat – why not? Boleh-boleh saja, asalkan wajar alias tidak berlebihan. Apalagi, sebagai Muslim kita punya kewajiban penting yang mesti diasah setiap hari. Seperti membaca Al-Qur’an, mengikuti kajian keilmuan dan memahami shirah nabawiyah.

Membaca Al-Qur’an

Harus disadari, Muslim itu butuh membaca Al-Qur’an. Bukan karena semata-mata perintah Allah Ta’ala dan keutamaan pahalanya di akhirat. Tetapi juga dikarenakan Al-Qur’an ini sangat penting dalam kehidupan kita.

Coba lihat perilaku remaja sekarang. Sedikit masalah, curhat. Syukur kalau curhat sama orang yang tepat. Nah, ini curhat di media sosial. Tak jarang loh, gara-gara curhat berujung pada penyesalan.

Mengapa remaja sekarang mudah sekali narsis dan curhat? Jawabannya mungkin bisa beragam. Namun satu di antara hal yang pasti adalah, mereka belum membiasakan diri membaca Al-Qur’an secara sungguh-sungguh.

Kalaulah mereka membaca Al-Qur’an dengan sungguh-sungguh setiap hari, maka tidak perlu hati mereka galau, resah apalagi sebentar-sebentar mau narsis. Mengapa? Ada ketenangan di dalam batin mereka. Dan, ketenangan ini hanya akan diperoleh manakala kita memang membaca dengan sungguh-sungguh. Bukan sekedar hatam, tetapi meresapi maknanya.

Nah, kalau seharian, baca Al-Qur’an kita tinggalin, lantas berharap kebahagiaan darimana? Sementara Al-Qur’an itu adalah obat dan rahmat dari Allah Ta’ala. Mestinya, Al-Qur’an ini yang paling sering kita lihat, ketimbang layar handphone. Jadi, mulailah berpikir, utamanya bagaimana membiasakan diri membaca Al-Qur’an setiap hari.

Sampai-sampai dalam satu kesempatan taushiyahnya, seorang dai kondang di negeri ini pernah berkata, “Kalau saja kita bisa menatap Al-Qur’an seperti kita menatap layar handphone kita, black berry kita, saya jamin, satu tahun hafal Qur’an 30 juz.”

Mengakrabi Kajian Ilmu

Hal yang tidak kalah penting setelah berusaha membiasakan diri membaca Al-Qur’an setiap hari adalah mengikuti kajian keilmuan. Entah itu di masjid, di sekolah atau di kampus. Kita harus punya rasa haus yang tinggi akan masalah ilmu ini.

Mengapa ada sebagian dari remaja Muslim-Muslimah yang terjerembab pada budaya tidak sehat, satu sebab utamanya adalah karena minim ilmu. Ketiadaan ilmu memang rentan menyeret manusia pada kebinasaan.

Memang benar, di internet sudah tersedia banyak artikel yang mengkaji beragam bahasan penting dalam Islam. Tetapi, belajar dengan menghadiri majelis ilmu tidak sama dengan belajar via internet. Selain ada keutamaan yang jauh lebih bernilai, majelis keilmuan juga memperkenalkan kita dengan banyak orang, sehingga memungkinkan terjalin silaturrahim yang menyelamatkan kita dari sisi pergaulan yang salah.

Oleh karena itu, jangan malu apalagi gengsi untuk pergi ke masjid mengikuti kajian keilmuan. Ingat, ilmu itu penting bukan untuk siapa-siapa. Semua itu penting demi kehidupan kita sendiri. Maka jangan sia-siakan hidup dengan tidak mencintai majelis keilmuan.

Belajar Shirah Nabawiyah

Ada sebuah ungkapan menarik, “Islam memang bersumber dari Qur’an dan Hadits. Tetapi keduanya akan semakin hidup manakala kita juga memahami shirah nabawiyah. Sebab, bagaimana Qur’an dan Hadits itu dimanivestasikan, shirah nabawiyah-lah yang meneladankan.”

Dengan demikian, satu hal yang tidak boleh terlewatkan dalam agenda harian kita adalah bagaimana memahami shirah nabawi. Misalnya, kala nabi mendapat cemoohan dari orang lain, apakah beliau membalasnya atau memaafkannya.

Kalau membaca ayat yang memerintahkan kita untuk memaafkan, mungkin hati kita masih belum bisa menerima secara utuh apa untungnya memaafkan kesalahan orang. Tetapi, kalau kita lengkapi dengan mempelajari shirah nabawiyah, insya Allah hati kita akan mantab memilih memaafkan. Jadi, pelajarilah shirah nabawiyah setiap hari.

Sahabat, inilah tiga hal penting yang mesti kita lakukan setiap hari. Rahasia kesuksesan kita ditentukan oleh apa yang kita lakukan dalam keseharian kita. Dan, tidak pernah ada soerang pun bisa melakukan sebuah kebaikan dan kemanfaatan tanpa latihan setiap hari.

Jadi, demi masa depan dunia-akhirat kita, apalagi yang kita pikirkan untuk bersegera melatih diri melakukan tiga hal ini? Wallahu a’lam.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:handphoneilmujejaring sosialmahasiswa
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Political Will Pemerintah Diperlukan Batasi Kerjasama Dengan Iran
Tulisan selanjutnya MUI Jabar Desak MUI Pusat Tak Ragu Kelurkan Fatwa Kesesatan Syiah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI

Berita
14 Juli 2026 14:52
Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia
Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Gaya Hidup Muslim

Hati-Hati dalam Timbangan dan Takaran

16 November 2022 11:58
Gaya Hidup Muslim

Beginilah Islam Memuliakan Pembantu

7 November 2022 13:30
Gaya Hidup Muslim

Sibuk Mengoreksi Diri Sendiri

18 Oktober 2022 09:00
Gaya Hidup Muslim

Berapa Kali Kita Mengkhatamkan Al-Quran?

9 Oktober 2022 08:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?