Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Gaya Hidup Muslim

Muslim itu Kudu Amanah

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 4 Agustus 2019 22:38 10:38 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 5 Agustus 2019 05:30
Bagikan
[Ilustrasi]
Bagikan

MENJADI Muslim itu karakter dasarnya adalah amanah. Tetapi ternyata ini tidak mudah. Terlebih kala seseorang menekuni dunia politik. Mempertahankan sikap amanah seakan memastikan diri pada kerugian. Akibatnya tidak sedikit orang yang ringan mengingkari janji, lain hari ini lain lagi esok. Padahal, tidak akan ada keberuntungan tanpa sikap amanah yang dikedepankan.

Secara bahasa amanah berasal dari kata amina yang bermakna tidak meniru, terpercaya, jujur, atau titipan.

Di Indonesia, kata amanah identik dengan kesetiaan dan komitmen berdiri tegak di atas kebenaran, janji yang disampaikan, dan pembelaan terhadap kepentingan masyarakat. Hal ini sesuai dengan makna amanah dalam Al-Qur’an yang menegaskan larangan umat Islam berbuat khianat.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَخُونُوا اللَّهَ وَالرَّسُولَ وَتَخُونُوا أَمَانَاتِكُمْ وَأَنْتُمْ تَعْلَمُونَ

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengkhianati Allah dan Rasul (Muhammad) dan (juga) janganlah kamu mengkhianati amanat-amanat yang dipercayakan kepadamu, sedang kamu mengetahui.” (QS. Al-Anfal [8]:27).

Baca Juga

Gaya Hidup Minimalis: Kunci Kesehatan Mental di Tengah Hidup Serba Cepat
Sya’ban Tangga Penting Sukses Ramadhan
Teladan Rasulullah untuk Para Suami
Tawakkal dalam Bekerja
Awasi Makananmu, Selamat Hidupmu!

Ayat di atas secara tegas memerintahkan seluruh kaum Muslimin untuk menjadi pribadi yang komitmen dengan aturan Allah dan Rasul-Nya, bersikap dapat dipercaya terhadap kepercayaan yang diberikan. Jangan sampai karena suatu godaan atau pikiran menyimpang, lantas kemudian berkhianat. Dan, tidak ada pengkhianatan dilakukan oleh seseorang melainkan dia sadar telah dan sedang menjalankan pengkhianatan.

Lingkup ayat ini tentu saja tidak sebatas pada para politisi atau pejabat, melainkan seluruh kaum Muslimin. Para suami memegang amanah seorang istri atau lebih, plus anak-anaknya. Semua harus diberikan hak dan dapat menjalankan kewajiban masing-masing sesuai dengan ketentuan Allah. Jika tidak, maka terkategori tidak amanah.

Seorang ayah harus memastikan anak-anaknya shalat lima waktu. Bagi anak yang perempuan, harus berhijab kala keluar rumah. Tidak melakukan hal-hal yang mengundang kemurkaan Allah dan sebagainya. Demikian pun seorang istri, harus mampu menjaga amanah dari sang suami, sehingga semua dapat dipastikan baik dan benar.

Seorang anak mesti bisa menjalankan amanah dari orangtua dengan baik dan benar. Saat pagi berangkat belajar ke sekolah, hendaknya waktu digunakan lebih banyak untuk belajar secara fokus dan antusias. Sebab, sikap malas, apalagi sampai meninggalkan jam pelajaran tanpa alasan yang dapat dibenarkan merupakan tindakan pengkhianatan kepada orangtua.

Sikap seperti itu selain akan terus merusak mental juga akan mengundang amarah serta rasa tidak percaya kedua orangtua. Tentu saja, saat itu terjadi, kehidupan seorang anak akan semakin buruk dan memperihatinkan.

Jadi, amanah meliputi seluruh kaum Muslimin, apapun status dan profesinya. Al-Qurthubi berpendapat bahwa amanah meliputi seluruh kewajiban syar’i. Demikian pula jauh sebelum itu, Ibn Abbas menegaskan bahwa, “Amanah adalah semua beban (syar’i).

Orang kaya memiliki kewajiban mengeluarkan amanah harta yang Allah perintahkan untuk disampaikan kepada kerabat dan orang miskin. Para pemimpin, mendapatkan amanah untuk berbuat adil, mengutamakan kepentingan akhirat dan maslahat umat dibandingkan kelanggengan kekuasaan yang menyenangkan hawa nafsu dan berakibat merusak kehidupan masyarakat.

Sebagian ruang lingkupnya dapat disebutkan, seperti agama, kehormatan, harta, badan, nyawa, pengetahuan, ilmu, kekuasaan, wasiat, persaksian, pengadilan, pencatatan, penyampaian ucapan, rahasia, surat-surat, pendengaran, penglihatan, indera-indera yang lain, dan sebagainya.

Dengan demikian, amanah harus terus kita sadari, kita jaga, agar jangan sampai lepas sehingga hidup menjadi kehilangan arah. Dan, mengenai hal ini, Rasulullah ﷺ secara tegas bersabda, “Tidak ada iman bagi yang tidak punya sifat amanah.” (HR. Ahmad).*  Imam Nawawi

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:amanahjujurkhianatMuslimpolitik
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya PD Salimah Denpasar Berharap Orangtua Bijaksana Sikapi Teknologi
Tulisan selanjutnya Dewan Militer Sudan dan Koalisai Oposisi Sepakat Deklarasi Konstitusi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei

Berita
30 Mei 2026 10:11
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Gaya Hidup Muslim

Hati-Hati dalam Timbangan dan Takaran

16 November 2022 11:58
Gaya Hidup Muslim

Beginilah Islam Memuliakan Pembantu

7 November 2022 13:30
Gaya Hidup Muslim

Sibuk Mengoreksi Diri Sendiri

18 Oktober 2022 09:00
Gaya Hidup Muslim

Berapa Kali Kita Mengkhatamkan Al-Quran?

9 Oktober 2022 08:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?