TATKALA Sufyan Ats Tsauri mengunjungi Ramalah atau Baitul Maqdis, maka Ibrahim bin Adham menyampaikan pesan kepada beliau, ”Kemarilah, sampaikan hadits kepada kami.”
Tatkala ada yang menegur apa yang dilakukan Ibrahim bin Adham, ”Wahai Ibrahim, engkau mengirimkan pesan kepada Ats Tsauri seperti itu?!” Ibrahim pun menjawab, ”Aku ingin menyaksikan ketawadhua’annya. Akhirnya Ats Stauri pun memenuhi undangan dan menyampaikan hadits.
Hal yang sama juga dilakukan oleh oleh Ibrahim bin Thahman tatkala berada di Kufah terhadap Ats Tsauri. (Manaqib Imam Sufyan Ats Tsauri, hal. 38).*