Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Lentera Hidup

Jangan Sebarkan Perbuatan Maksiatmu!

Thoriq
Terakhir diupdate: 29 Agustus 2015 07:38 7:38 am
Thoriq
Dipublikasikan 29 Agustus 2015 03:43
Bagikan
Bagikan

قال رسول الله صلى الله عليه وسلم:كُلُّ أُمَّتِى مُعَافىً إِلِّا الْمُجَاهِرَ الَّذِى يَعْمَلُ الْعَمَلَ بِالَّليْلِ فَيَسْتُرُهُ رَبُّهُ ثُمَّ يُصْبِحُ فَيَقُوْلُ : يَا فُلَان إِنِّى عَمِلْتُ الْبَارِحَةَ كَذَا وَ كَذَا فَيَكْشِفُ سِتْرَ اللَّه عَزَّ و جَلَّ-الطبراني

Artinya: Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda,”Seluruh umatku diampuni, kecuali pelaku terang-terangan (dalam maksiat), yang melakukan perbuatan di malam hari dan Rabb-nya menutupinya, kemudian di pagi harinya mengatakan,’Wahai fulan, tadi malam aku melakukan demikian…demikian…’ Maka ia membuka tutup Allah Azza wa Jalla.” (Riwayat At Thabarani, dishahihkan oleh As Suyuthi)

Al Munawi menyampaikan bahwa tutup itu terbuka dikarenakan pelakunya telah mengumumkannya kepada khalayak. Dan perbuatan itu termasuk penghianatan, karena Allah telah menutupi perbuatan itu. Karena sifat Allah dan nikmat-Nya adalah menampakkan keindahan dan menutupi keburukan. Maka menampakkannya merupakan kekufuran terhadap nikmat Allah.

Dan adanya dampak dari perbuatan itu yang berupa timbulnya keinginan untuk melakukan maksiat bagi siapa yang mendengar dan menyaksikannya maka itu merupakan dua dosa. Jika hal itu ditambahi dengan ajakan untuk melakukan maksiat dan menyebabkan seseorang melakukannya maka dosanya menjadi empat, dan keadaan pun semakin memburuk.

Oleh sebab itu, Imam An Nawawi berpendapat jika seseorang melakukan maksiat hendaklah ia tidak menyampaikan kepada siapapun, namun segera berhenti malakukan hal  itu dan menyesalinya serta berazam kuat untuk tidak mengulanginya.

Baca Juga

Jika Bumi Menutup Semua Pintu, Ketuklah Pintu Langit!
Prajurit di Balik Layar, Pelita di Pinggir Jalan: Jejak Langkah Chumam Dasuki Merawat Literasi
Teladan Jusuf Wibisono : Pejabat Masyumi yang Berintegritas Tinggi
Raih Ampunan di Malam Nisfu Sya’ban
Amalan Mulia di Hari Jumat

Namun apabila menceritakan perbuatan itu kepada syeikhnya, agar penanya memperoleh cara untuk bisa mengetahui sebabnya dan cara menghentikan maksiatnya tersebut maka hal itu merupakan perkara yang baik.

Sebagaimana Imam  Al Ghazali membedakan antara mengabarkan perbuatan maksiat dalam rangka bertanya dan mengabarkannya dalam rangka menjadikan perbuatan tersebut sebagai bahan senda-gurau. Yang pertama tidak mengapa, yang kedua merupakan perbuatan yang dicela. (Lihat, Faidh Al Qadir, 5/41,42)

 

Redaktur: Thoriq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Nigeria Peringati 500 Hari Penculikan Ratusan Gadis Chibok
Tulisan selanjutnya Obama: AS dan Israel Berbulan-Bulan Diskusi Kerja Sama Keamanan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Tersangka Penembakan di Pinggiran Paris Menarget Orang Berpenampakan Muslim atau Afrika

Berita
31 Oktober 2026 16:32
Muhammadiyah Tawarkan Pendampingan Hukum untuk Kasus di Ponpes Hamalatul Qur’an
Tifatul Sembiring Desak Kapolda Jateng Dicopot Buntut Penggeledahan Pesantren Himalatul Qur’an
Pintar Saja Tidak Cukup, Ilmu Harus Bersendi Akhlak
Parlemen Turki Setujui RUU Ratifikasi Pakta Pertahanan Mekkah

Terbaru

  • Standardisasi Dai MUI Buka Pintu Pengabdian Alumni Timur Tengah
  • Garda Revolusi Iran Klaim Lumpuhkan Dua Drone AS di Selat Hormuz
  • MUI Apresiasi Kapolri Copot Kapolres Sukoharjo terkait Penggeledahan Pesantren Hamalatul Qur’an
  • MUI: Petugas Ibadah Haji Harus Muslim, Nonmuslim Bisa Bantu Teknis
  • Bekas Jubir Militer ‘Israel’ Akui Memanipulasi Kebenaran Genosida Gaza
  • Lancarkan Serangan ke Pulau Qeshm Iran, AS: ‘Tindakan Defensif’
  • Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya Buntut Penggerebekan Ponpes Hamalatul Qur’an
  • Tifatul Sembiring Desak Kapolda Jateng Dicopot Buntut Penggeledahan Pesantren Himalatul Qur’an
  • Liga Arab Desak Penyelidikan Internasional Usut Penyiksaan Tahanan Palestina oleh ‘Israel’
  • KH Cholil Nafis Raih Penghargaan Tokoh Syariah 2026

Mungkin Anda Juga Suka

Lentera Hidup

Dosa Diampuni karena Tertusuk Duri

30 April 2021 14:00
Lentera Hidup

Doa Keselamatan Keluarga

29 Januari 2021 05:00
Lentera Hidup

Ulama Akhirat Jauhi Penguasa

20 Desember 2020 17:40
Lentera Hidup

Tengok, Siapa Karib Kita!

1 November 2020 10:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?