Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Nigeria Peringati 500 Hari Penculikan Ratusan Gadis Chibok

Ama Farah
Terakhir diupdate: 28 Agustus 2015 20:03 8:03 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 28 Agustus 2015 20:03
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Hari Kamis (27/8/2015) keluarga dan kerabat lebih dari 200 pelajar putri Nigeria yang diculik oleh Boko Haram memperingati 500 hari kejadian yang memilukan itu.

Peringatan tersebut diselenggarakan di tengah krisis keamanan di timur laut Nigeria, di mana kelompok bersenjata telah membunuh lebih dari 1.000 orang sejak pelantikan Presiden Muhammadu Buhari bulan Mei lalu, lapor Aljazeera.

Pada 14 April 2014 Boko Haram menyerbu sebuah sekolah menengah negeri di sebuah kota kecil Chibok, di pelosok negara bagian Borno, dan menculik 276 anak perempuan yang sedang melakukan persiapan untuk ujian akhir tahun ajaran.

Lima puluh anak dikabarkan berhasil menyelamatkan diri, sedangkan 219 lainnya tidak terdengar kabarnya sejak Mei tahun lalu, ketika 100 anak di antara mereka ditampakkan dalam video Boko Haram.

Sejak itu pemimpin Boko Haram Abubakar Shekau mengatakan bahwa anak-anak perempuan itu semuanya telah masuk Islam dan telah “dinikahkan”.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Para orangtua dari gadis-gadis remaja yang diculik itu tidak puas dengan pemerintah yang dianggap lamban dalam menangani masalah tersebut.

“Respon pemerintah sangat lamban. Jika saja anak-anak gadis itu putri kandung mereka, menurut saya mereka pasti sudah ditemukan. Masalahnya mereka tidak peduli dengan kami orang miskin,” kata Esther Yakubu, ibu dari salah satu gadis remaja yang diculik.

Presiden Muhammadu Buhari, bekas penguasa militer di Nigeria yang menggantikan presiden Goodluck Jonathan, berjanji tidak akan berhenti mencari anak-anak tersebut.

Jurubicara kepresidenan Shehu Garba mengatakan bahwa pengumpulan informasi intelijen sudah digalakkan guna menemukan lokasi keberadaan anak-anak yang diculik Boko Haram.

Penculikan anak-anak (perempuan) oleh Boko Haram merupakan yang terbanyak di dunia yang pernah dilakukan oleh kelompok bersenjata. Tak pelak aksi itu mendapatkan kecaman dari seluruh dunia dari berbagai kalangan dan lapisan masyarakat, termasuk istri presiden AS, Michelle Obama.

Pasukan gabungan berkekuatan sekitar 8.700 dari Nigeria, Niger, Chad, Kamerun dan Benin diharapkan akan diterjunkan dalam waktu dekat guna menghadapi Boko Haram.

Mengutip keterangan seorang pejabat senior militer, Amnesty Iinternational dalam laporannya yang dirilis bulan April lalu menyebut bahwa anak-anak perempuan yang diculik itu ditempatkan di sejumlah markas Boko Haram, termasuk di Kamerun dan kemungkinan Chad.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pengamat: Zionis Ingin Kuasai Sepenuhnya Masjidil Aqsha
Tulisan selanjutnya Jangan Sebarkan Perbuatan Maksiatmu!

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Berita
3 Juni 2026 06:00
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?