Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Oase Iman

Mereguk dan Menikmati Ala Kadar Kehidupan Dunia

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 26 Mei 2015 21:37 9:37 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 26 Mei 2015 21:37
Bagikan
Ilustrasi.
Bagikan

ALLAH (bagi-Nya segala puji) telah menciptakan dunia dan menjadikannya sarana bagi orang Mukmin untuk mengambil bekal kehidupannya kelak di akhirat. Dunia juga merupakan sarana kaum Mukmin untuk beramal dengan melaksanakan ketaatan kepada Tuhannya. Namun, bagi orang-orang durhaka, dunia ini adalah sesuatu yang dinikmati demi memuaskan hatinya dan melampiaskan syahwatnya dalam keberlalaian kepada Tuhannya dan kealpaan akan akhiratnya.

Allah Swt telah memenuhi dunia dengan aneka ragam kebutuhan makhluk-Nya dan berbagai bentuk kenikmatan yang dapat mereka rasakan. Dia menciptakan semua itu di dalamnya sesuai dengan kadar yang mereka butuhkan, bahkan berlebihan dan berlipat ganda. Kemudian, Dia mengirimkan hamba-hamba-Nya untuk menjelaskan kepada manusia agar mengambil dari dunia ini sekadar kebutuhan mereka dalam meniti jalan menuju akhirat, seraya mengingatkan mereka agar jangan mengambil lebih dari itu dan menzuhudkan mereka darinya, serta menjauhkannya dari menjadi buah idaman mereka.

Maka, terbagilah manusia dalam hal itu menjadi beberapa bagian:

Pertama, orang-orang yang mencukupkan diri dengan hanya mengambil kurang dari kebutuhan. Mereka terdorong oleh kewaspadaan dan sikap hati-hati. Dan, sekiranya pada suatu saat mereka meraih lebih dari itu tanpa disengaja atau tanpa usaha berlebihan, secepatnya mereka mengeluarkannya lagi dan memberikannya kepada siapa saja yang berhak menerimanya atau mengharapkannya. Mereka ini ialah kelompok para nabi dan utusan Allah (shalawat dan saIam atas mereka semuanya), para shiddiqin yang mewarisi mereka secara sempurna, para ulama yang mendalam ilmunya, serta hamba-hamba Allah yang saleh dan baik amalnya. Termasuk pula dalam kelompok ini para ahli zuhud yang sama sekali melarikan diri dari dunia.

Namun, kelompok orang yang disebutkan sebelumnya lebih sempurna dan Iebih utama daripada para ahli zuhud yang disebut belakangan. Sebab, orang-orang (para nabi) itu tidak lari dari dunia pada saat mereka juga tidakmenginginkannya, bahkan mereka mengeluarkan apa yang telah masuk dalam genggaman tangan mereka sesuai dengan yang disukai Allah dan diperintahkan-Nya. Demikianlah kedudukan kelompok pertama yang paling sempurna dan paling afdhal.

Baca Juga

Masihkah Bisa Tersenyum Saat Al-Aqsha Terjajah?
Khutbah Jum’at: Saat Masjid Al-Aqsha Ternoda, Apa Masih Ada Nyala Iman di Dada?
Khutbah Jum’at: Ramadhan Berlalu, Amal Tetap Kontinu
Khutbah Idul Fitri 1447 H : Deklarasi Kemenangan Hati di Tengah Riuhnya Kesalehan Visual
Khutbah Jumat: Mengisi Rajab dengan Muhasabah, Amal dan Puasa

Kelompok kedua, orang-orang yang mengambil sekadar kecukupan mereka dari dunia ini, dengan bijaksana, tanpa mencari-cari dalih ataupun sengaja memilih cara-cara yang paling ringan.

Kelompok ketiga, orang-orang yang mengambil dari dunia ini Iebih dari yang mereka perlukan. Kelompok ini terbagi menjadi beberapa bagian, antara lain mereka yang berhasil mencapai idamannya dengan usaha yang cukup wajar. Tetapi, ada pula yang terjerumus dalam pencampuradukan dan “menyerempet” bahaya.

Sebagian lagi mengambil lebih dari kadar yang diperlukannya untuk dinikmatinya dengan cara yang dibolehkan (mubah) dalam syariat, seraya mengakui keutamaan orang-orang yang berzuhud serta menyadari bahwa dirinya berada di bawah tingkatan-tingkatan mereka yang tinggi dan maqam (kedudukan) mereka yang mulia. Besar harapan bahwa orang-orang ini dapat pula beroleh rahmat dari Allah Swt.

Di samping mereka itu, yakni orang-orang yang mengambil lebih dari kebutuhannya untuk bersenang-senang sekadarnya. Ada pula yang hidupnya bermewah-mewah secara berlebihan, mengumpulkan, dan menumpuk-numpuk harta dibarengi dengan sikap lalai dan pencampuradukan antara yang halal dan yang haram. Mereka pun terkelabui oleh setan sehingga “berani” terhadap Allah Swt. Kadang-kadang, orang-orang seperti ini, karena kejahilan dan kekurangajaran terhadap Allah, bahkan menganggap keadaannya lebih utama daripada orang-orang yang berzuhud.

Ada pula dari mereka yang dalam kemewahan hidupnya yang berlebih-lebihan masih mendakwakan bahwa ia hanya mencukupkan dengan kebutuhan atau bahkan sekadar yang sangat darurat. Ada lagi yang mendakwakan bahwa mereka merangkum dunia ini dan mengumpulkan harta kekayaan berlimpah-limpah semata-mata untuk bersedekah, menyantuni fakir miskin, dan menafkahkannya dalam amal-amal khair. Padahal, ia jauh, amat jauh dari itu, seperti yang dipersaksikan oleh tindakan dan perbuatannya yang berlawanan dengan dakwaan dan pengakuannya. Juga, disaksikan oleh Allah, malaikat-Nya, serta hamba-hamba-Nya yang benar-benar beriman, yang melihat perbuatan-perbuatannya yang jahat dan perilakunya yang buruk pada saat ia mendakwakan hal-hal yang mulia bagi dirinya sendiri dan “angan-angannya” (atau lebih tepat keberaniannya) yang menyesatkan terhadap Tuhannya.

Semoga Allah mengaruniakan keselamatan atas diri kita dari segala kesesatan dan kebohongan, serta segala macam ujian dan cobaan yang menghinakan. Kita juga memohon kepada-Nya agar menjulurkan tirai ampunan-Nya atas dosa-dosa kita serta seluruh kaum Muslim.*

Dipetik dari tulisan Al-Allamah ‘Abdullah Al-Haddad, seorang ulama yang dilahirkan di pinggiran Tarim, kota Hadramaut, Yaman, dari bukunya Meraih Kebahagiaan Sejati.

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:duniakekayaan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya TKI di Malaysia Kumpulkan Dana Untuk Pengungsi Rohingya
Tulisan selanjutnya BMH Berharap Anak-Anak Pengungsi Rohingya Bisa Masuk Pondok Pesantren

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Berita
4 Juni 2026 10:00
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak

Terbaru

  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Mungkin Anda Juga Suka

Oase Iman

Khotbah Jumat: Islam Menentang Aksi Premanisme

8 Mei 2025 13:08
Oase Iman

Khutbah Jumat: Hormat kepada Ulama, Santun kepada Sesama

24 April 2025 18:21
Oase Iman

Khutbah Jumat: Waspadai Faktor Penggagal Fatwa Jihad PalestinaL: Diri Kita Sendiri!

11 April 2025 07:28
Oase Iman

Khutbah: Idul Fitri dan Momentum Merajut Persaudaraan Sesama Umat Islam

30 Maret 2025 22:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?