Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Oase Iman

Ujian, Wasilah Raih Husnul Khatimah

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 9 Januari 2016 07:23 7:23 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 9 Januari 2016 07:23
Bagikan
Muslim Bosnia menangis saat memperingati tragedi 11 tahun Pembantaian Bosnia-Herzegovina
Bagikan

UJIAN bagi manusia adalah sebuah keniscayaan hidup. Belum beriman seseorang jika tidak mendapat ujian dari Allah Subahanahu wa Ta’ala (Swt).

Allah berfirman:

أَحَسِبَ النَّاسُ أَن يُتْرَكُوا أَن يَقُولُوا آمَنَّا وَهُمْ لَا يُفْتَنُونَ

وَلَقَدْ فَتَنَّا الَّذِينَ مِن قَبْلِهِمْ فَلَيَعْلَمَنَّ اللَّهُ الَّذِينَ صَدَقُوا وَلَيَعْلَمَنَّ الْكَاذِبِينَ

“Apakah manusia mengira bahwa mereka akan dibiarkan hanya dengan mengatakan: kami telah beriman dan mereka tidak diuji? Dan sungguh Kami telah menguji orang-orang sebelum mereka, maka Allah pasti mengetahui orang-orang yang benar dan pasti mengetahui orang-orang yang dusta.” (QS. Al-Ankabut [29]: 2-3)

Baca Juga

Masihkah Bisa Tersenyum Saat Al-Aqsha Terjajah?
Khutbah Jum’at: Saat Masjid Al-Aqsha Ternoda, Apa Masih Ada Nyala Iman di Dada?
Khutbah Jum’at: Ramadhan Berlalu, Amal Tetap Kontinu
Khutbah Idul Fitri 1447 H : Deklarasi Kemenangan Hati di Tengah Riuhnya Kesalehan Visual
Khutbah Jumat: Mengisi Rajab dengan Muhasabah, Amal dan Puasa

Layaknya seorang murid yang hendak naik tingkat, ia harus melewati ujian dan menjawab berbagai soal. Atas dasar penilaian guru dan hasil jawaban itulah yang mengantar murid tadi naik ke level lebih tinggi. Dengan ujian, menandakan bahwa seorang murid dianggap mampu mengikuti pelajaran yang sudah diikuti sebelumnya.

Begitulah kehidupan manusia. Untuk mencapai tingkat kesempurnaan keimanan dan ketakwaan, Allah lalu memberikan ujian bagi para hamba-Nya. Sebagian manusia memaknai ujian tersebut kerap hanya sebagai musibah atau kesedihan yang memerihkan jiwa. Anggapan musibah adalah sebuah kesedihan tentu bukan keliru. Meski ia juga tak sepenuhnya benar. Kecelakaan atau bangkrut misalnya. Dalam benak kebanyakan orang, ia hanya dianggap musibah yang menyisakan kesedihan. Padahal terkadang hal itu menjadi titik balik positif bagi kehidupan selanjutnya.

Allah memberi ujian kepada manusia dalam dua kondisi. Kondisi senang dan susah atau lapang maupun sempit. Seorang hamba yang diberi jabatan dunia, sejatinya ia dimaknai sebagai ujian hidup. Ia tak selamanya nikmat yang menyenangkan. Bahkan boleh jadi ia menjadi perantara awal menuju kesengsaraan hidup.

Pun dengan seorang milyarder atau trilyuner. Bisa saja ia adalah musibah yang berbungkus dengan harta yang melimpah. Mungkin ia mampu membeli segala yang dimimpikan oleh manusia. Tapi harta itu berubah menjadi bencana ketika ia memperturutkan kesombongan dan tinggi hatinya di hadapan manusia.

Allah berfirman:

وَلَنَبْلُوَنَّكُمْ بِشَيْءٍ مِّنَ الْخَوفْ وَالْجُوعِ وَنَقْصٍ مِّنَ الأَمَوَالِ وَالأنفُسِ وَالثَّمَرَاتِ وَبَشِّرِ الصَّابِرِينَ

“Dan Kami pasti akan menguji kamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang sabar.” (QS. Al-Baqarah [2]: 155).

Uniknya, bagi orang beriman, dalam setiap keadaan dan ujian yang dihadapi senantiasa berbuah kepada pundi-pundi kebaikan. Ketika ujian itu berupa kesenangan, maka imannya mendorong dia untuk memperbanyak syukur kepada Sang Khalik. Sebaliknya, jika harus berhadapan dengan hal yang tak diinginkan, maka imannya segera merespon dengan bersabar kepada Allah.

Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wasallam (Saw) bersabda:

“Sungguh menakjubkan perkara orang yang beriman. Segala sesuatu yang terjadi padanya merupakan kebaikan. Ini terjadi hanya pada orang mukmin. Jika mendapat suatu yang menyenangkan dia bersyukur, maka itu kebaikan baginya. Jika mendapat keburukan maka ia bersabar, maka itu juga kebaikan baginya.” (HR. Muslim).

Episode Perang Uhud adalah kisah nyata yang harus diteladani bagi setiap orang beriman. Bahwa harta adalah perkara dunia yang bisa melenakan jiwa seseorang. Menjadikannya lupa dan lalai terhadap kewajibannya. Sejarah mencatat, akibat berebut harta rampasan, sebagian pasukan Muslim sampai tega melanggar perintah Rasulullah. Akibatnya, kaum muslimin nyaris porak poranda oleh serangan manuver musuh Islam.

Inilah perjalanan iman seorang Muslim. Keyakinan itu akan terus mendapat ujian dari Allah selama menjalani kehidupan di dunia. Glamour dan pesona dunia menjadi batu ujian buat mereka. Apakah keimanan itu tetap kokoh atau justru tergelincir dengan kesenangan dan kenikmatan dunia yang sesaat itu.

Harta dan seluruh materi dunia bukanlah segalanya. Ia bukan sumber kebahagiaan hakiki bagi manusia. Bagi orang beriman, tolak ukur kebahagiaan itu terletak pada kebaikan dan ketaatan yang dikerjakan.

Sedang harta dan materi yang dipunyai adalah wasilah (perantara) dalam melewati ujian tersebut. Hingga nantinya ia husnul khatimah (mati dalam keadaan baik) dan bertemu dengan Allah di surga-Nya kelak.*/Arsyis Musyahadah, pengajar STIS Hidayatullah Putri Balikpapan

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:cobaanhusnul khatimahImanmati dalam keadaan yang baikujian
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Al-Azhar Ajak Seluruh Pemilik Hati Nurani Bantu Warga Madaya
Tulisan selanjutnya Indonesia Didesak Putuskan Hubungan Diplomatik dengan Rusia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Berita
2 Juni 2026 19:00
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Oase Iman

Khotbah Jumat: Islam Menentang Aksi Premanisme

8 Mei 2025 13:08
Oase Iman

Khutbah Jumat: Hormat kepada Ulama, Santun kepada Sesama

24 April 2025 18:21
Oase Iman

Khutbah Jumat: Waspadai Faktor Penggagal Fatwa Jihad PalestinaL: Diri Kita Sendiri!

11 April 2025 07:28
Oase Iman

Khutbah: Idul Fitri dan Momentum Merajut Persaudaraan Sesama Umat Islam

30 Maret 2025 22:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?