Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Oase Iman

Pahlawan Hati

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 15 November 2017 14:35 2:35 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 15 November 2017 14:35
Bagikan
Bagikan

Pahlawan, berdasarkan ta’rif Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah figur yang menonjol dalam melakukan kebaikan atau kebenaran. Pahlawan adalah sosok mahal yang tidak setiap makhluk dapat mencapai gelar mulia ini.

Pahlawan adalah orang yang mencintai kebaikan dan kebenaran dengan sepenuh hati. Tak heran bila pengorbanan demi pengorbanan tak henti dia persembahkan demi tegaknya kebenaran tersebut. Karena memperingati jasa sosok inilah yang membuat bulan November tak layak untuk berlalu begitu saja.

Keberadaan sang pahlawan selalu dinanti dalam setiap dimensi ruang dan waktu. Dalam skala lingkungan yang besar dan kecil. Tak hanya negara, sosok ini juga dirindukan dalam skala mikro, di lingkungan keluarga. Kemunculannya tak harus dengan pancingan para penjajah secara konvensional, sebab musuh adalah nama untuk semua kejahatan yang lihai bermetamorfosa –bahkan- melebihi lincahnya angin yang bertiup.

Namun, ada pihak yang lebih rindu akan kehadiran pahlawannya. Bahkan, dia jauh lebih berhak untuk memiliki sang pahlawan melebihi keluarga dan negara. Sebab, bila sang pahlawan telah hadir bersamanya, maka negara akan tercukupi kebutuhannya. Pihak tersebut adalah hati dan pahlawannya disebut ‘pahlawan hati’.

Baca: Mengidolakan Pahlawan Muslim

Dari Nu’man bin Basyir radhiyallahu ‘anhuma, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

Baca Juga

Masihkah Bisa Tersenyum Saat Al-Aqsha Terjajah?
Khutbah Jum’at: Saat Masjid Al-Aqsha Ternoda, Apa Masih Ada Nyala Iman di Dada?
Khutbah Jum’at: Ramadhan Berlalu, Amal Tetap Kontinu
Khutbah Idul Fitri 1447 H : Deklarasi Kemenangan Hati di Tengah Riuhnya Kesalehan Visual
Khutbah Jumat: Mengisi Rajab dengan Muhasabah, Amal dan Puasa

أَلاَ وَإِنَّ فِى الْجَسَدِ مُضْغَةً إِذَا صَلَحَتْ صَلَحَ الْجَسَدُ كُلُّهُ ، وَإِذَا فَسَدَتْ فَسَدَ الْجَسَدُ كُلُّهُ . أَلاَ وَهِىَ الْقَلْبُ

“Di dalam jasad itu terdapat segumpal daging. Jika ia baik, maka baik pula seluruh jasadnya. Jika ia rusak, maka rusak pula seluruh jasadnya. Ketahuilah bahwa ia adalah hati. ” (HR. Bukhari dan Muslim).

Pahlawan hati adalah barometer perilaku dan sikap. Siapa yang berhasil menjadi pahlawan bagi hatinya, maka ‘pasti’ akan menjadi pahlawan keluarga dan negaranya. Tak mutlak untuk dikenal atau diakui. Kepahlawanannya pasti akan terasa oleh lingkungan yang melingkupinya.

Baca: Hati adalah Raja, Tempat Kita Mengenal Allah

Patut disayangkan, karena banyak pihak yang terpeleset saat menawarkan kepahlawanannya. Sebatas dengan kebaikan materi atau popularitas, menyangka gelar pahlawan otomatis didapatkan. Dielu-elukan saat hadir, diteriakkan namanya, sambutan yang meriah, seakan menjadi indikasi legal kepahlawanan semunya. Meski dia paham, semua itu hanyalah rekayasa. Walau dia sadar, hatinya tak nyaman dengan segala ‘kepura-puraan’ tersebut.

Rasulullah  shallallahu ‘alaihi wa sallam mengingatkan

البرُّ حُسن الخلق، والإ‌ثم ما حاك في نفسك، وكرِهت أن يطَّلع عليه الناس ) رواه مسلم.(

“Kebaikan adalah akhlak yang baik, dan dosa adalah apa yang terasa mengganggu jiwamu dan engkau tidak suka jika diketahui manusia.” (HR. Muslim)

Pahlawan hati selalu mempertimbangkan kenyamanan hatinya. Bila perbuatannya telah bersepakat dengan hatinya, maka pasti akan dilakukan karena dia yakin bahwa itulah kebaikan atau kebenaran.

Tak harus dikenang oleh penduduk bumi, tak mengapa bila nama dilupakan manusia, tak mutlak orang-orang mengakui jasanya, karena bukan ini yang menjadi obsesi seorang pahlawan hati. Karena bagi seorang pahlawan hati, dikenang oleh penduduk langit, disebut-sebut oleh para malaikat, diakui oleh Allah Ta’ala, adalah pengukuhan kepahlawanan yang hakiki, pentasbihan yang mewariskan balasan yang nyata yaitu Surga Allah Subhana wa ta’ala. Allahu A’lam bish-shawab.*/Naspi Arsyad, Guru Ma’had Tahfidz Al Humaira Sukabumi

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:hatimalaikanpahlawanpenduduk bumipenduduk langit
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Putusan MK terkait Aliran Kepercayaan, Adian: Selesaikan Masalah, Tambah Masalah
Tulisan selanjutnya Serangan Balasan Saudi Terhadap Houthi Kesepakatan Negara Teluk

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Global Sumud FLotilla
Berita

Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki

Berita
30 Mei 2026 09:51
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Oase Iman

Khotbah Jumat: Islam Menentang Aksi Premanisme

8 Mei 2025 13:08
Oase Iman

Khutbah Jumat: Hormat kepada Ulama, Santun kepada Sesama

24 April 2025 18:21
Oase Iman

Khutbah Jumat: Waspadai Faktor Penggagal Fatwa Jihad PalestinaL: Diri Kita Sendiri!

11 April 2025 07:28
Oase Iman

Khutbah: Idul Fitri dan Momentum Merajut Persaudaraan Sesama Umat Islam

30 Maret 2025 22:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?