Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Oase Iman

Kisah ‘Lockdown’ Ashabul Kahfi selama 300 Tahun

Insan Kamil
Terakhir diupdate: 31 Maret 2020 09:34 9:34 am
Insan Kamil
Dipublikasikan 31 Maret 2020 12:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com | Banyak kisah dalam Al-Qur’an yang telah disampaikan Allah kepada Sang Rasul untuk menjadi ibrah (pelajaran hidup) bagi ulil albab. Kisah-kisah untuk membuktikan bahwa Qur’an itu bukan cerita karangan rekayasa manusia (QS Yusuf: 111).

Salah satu kisah yang menakjubkan akal fikiran manusia adalah kisah pemuda Ashabul Kahfi. Direkam dalam ayat 9-26 Surah Al-Kahfi, kisah mereka bukan hanya mengungkap fakta sejarah, tapi juga isyarat kebesaran dan kekuasaan Allah.

Siapa pemuda Ashabul Kahfi?  Allah ta’ala berfirman:

وَلَبِثُوْا فِيْ كَهْفِهِمْ ثَلٰثَ مِائَةٍ سِنِيْنَ وَازْدَادُوْا تِسْعًا

“Dan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.” (QS: Al-Kahfi: 25)

Baca Juga

Masihkah Bisa Tersenyum Saat Al-Aqsha Terjajah?
Khutbah Jum’at: Saat Masjid Al-Aqsha Ternoda, Apa Masih Ada Nyala Iman di Dada?
Khutbah Jum’at: Ramadhan Berlalu, Amal Tetap Kontinu
Khutbah Idul Fitri 1447 H : Deklarasi Kemenangan Hati di Tengah Riuhnya Kesalehan Visual
Khutbah Jumat: Mengisi Rajab dengan Muhasabah, Amal dan Puasa

اِنَّهُمْ فِتْيَةٌ اٰمَنُوْا بِرَبِّهِمْ وَزِدْنٰهُمْ هُدًىۖ

“Sesungguhnya mereka adalah pemuda-pemuda yang beriman kepada Tuhan mereka, dan Kami tambahkan petunjuk kepada mereka.” (QS: Al-Kahfi: 13)

Ibnu Katsir dalam tafsirnya (Vol.5, hlm. 140-141) menyatakan bahwa pemuda Ashabul Kahfi itu berasal dari keluarga-keluarga bangsawan di kawasan Romawi Timur. Tidak saling mengenal satu sama lain, namun mereka disatukan dan dipertemukan oleh Allah ta’ala dengan perjuangan menjaga tauhid.

Mereka menceritakan pengalamannya satu sama lain di bawah pohon. Subhanallah. Ashabul Kahfi adalah buronan Raja yang musyrik dan zalim.

Mereka lalu masuk ke dalam gua dan tertidur, bahasa kita saat ini adalah lockdown selama 300 tahun lebih 9 tahun. 300 tahun menunjukkan kalender masehi, 309 tahun menunjukkan kalender qomariyah.

Ibrah

Apa saja ibrah bagi ulil albab dari kisah pemuda Ashabul Kahfi?

Pertama,  pentingnya pendidikan dan pembinaan generasi muda dengan nilai-nilai tauhid dan dakwah amar makruf nahi munkar. (Tadabbur ayat 13 dan 14.)

Kedua,  kewajiban memilih kondisi dan lingkungan yang kondusif untuk memperjuangkan nilai-nilai kebenaran. (Tadabbur ayat 15 dan 16.)

Ketiga,  Allah menunjukkan mukjizat kebesaran dan kekuasaan-Nya dengan keselamatan pemuda Ashabul Kahfi yang tertidur di gua selama 300/309 tahun. Selama lock down itu, Allah mempersiapkan semua faktor untuk menjaga mereka.

– Telinga mereka ditutup. Sehingga tidak terbangun selama itu. (Ayat 11).

– Gua dan mulut goa yang posisinya tak menghadap langsung matahari, memungkinkan masuk cahaya matahari saat terbit dan terbenam, tapi tubuh mereka tidak tersengat panas sinarnya. Posisi tubuh Ashabul Kahfi saat tidur yang berbolak balik kiri dan kanan sehingga tidak rusak oleh tanah. (Ayat 17 dan 18).

– Anjing menjadi mulia karena melayani Ashabul Kahfi dengan menjaga mulut goa. (Ayat 18).

Keempat, rahasiakan strategi dakwah, jangan banyak menceritakan rahasia dakwah kepada khalayak luas, terutama pada saat merebaknya kemunkaran dan kemunafikan. Dalam kondisi baikpun, perlu dirahasiakan strategi dakwah, karena musuh-musuh Islam akan berusaha menyusup dan merusak. Bukan untuk keselamatan diri, tapi untuk keselamatan dan keberlanjutan dakwah. (Tadabbur Ayat 19 dan 20).

Kelima, ciri utama orang shaleh dan pemuda yang kokoh imannya, seperti Ashabul Kahfi, adalah menyeleksi makanan dan minuman yang dikonsumsi. Bahkan dalam kondisi terancam keamanan, mereka berusaha maksimal mencari makanan dan minuman yang halal dan baik, falyanzhur ayyuha azka tho’aman. Karena hal itu dapat menyucikan hati, memperkuat akal fikiran dan sebab terkabulnya doa kepada Allah ta’ala. Selain itu juga, menjadi sebab turunnya hidayah dan selamat dari berbagai penyakit. (Tadabbur ayat 19).

Keenam, Allah mampu menjaga para wali-Nya (kekasih Allah yaitu orang-orang mukmin lagi bertaqwa) dalam keadaan mereka tertidur seperti Ashabul Kahfi. (Tadabbur ayat 18). Apalagi dalam kondisi mereka terjaga, Allah pasti melindungi mereka dengan pemeliharaan-Nya dari segala macam bahaya, seperti kisah Nabi Yunus, Ayyub, Yusuf dan Muhammad ‘alayhimussalam. Sebab, “Dialah Allah penjaga yang terbaik dan Yang Maha Penyayang di antara para penyayang.” (QS: Yusuf: 64).

Ketujuh, tujuan kisah Ashabul Kahfi bukan hanya mengokohkan semangat Nabi dan kaum beriman dalam berdakwah. Namun secara umum ingin menunjukkan kekuasaan Allah yang mampu membangkitkan manusia dari kuburnya pada hari kiamat nanti. Bahwa hari kiamat itu pasti tiada keraguan sedikitpun. (Tadabbur Ayat 20).

Kedelapan, kisah Ashabul Kahfi juga bertujuan untuk mengokohkan keimanan kepada Allah ta’ala. Dialah satu-satunya Pelindung hamba-Nya. Maka mohonlah pertolongan dan perlindungan atas diri kita hanya kepada Allah ta’ala dan tidak menyukutukan-Nya dengan selain Allah. Jauhi syirik dalam semua dimensinya, dari syirik dzat hingga syirik ibadah, dari syirik taat hingga syirik permintaan dan syirik hukum. (Tadabbur Ayat 26).

Mari kita perbanyak baca doa Ashabul Kahfi:

رَبَّنَآ اٰتِنَا مِنْ لَّدُنْكَ رَحْمَةً وَّهَيِّئْ لَنَا مِنْ اَمْرِنَا رَشَدًا

 LANA MIN AMRINAA ROSYADA, ROBBANA AATINAA MILLADUNKA RAHMATAN WA HAYYI’

 “Ya Tuhan kami, berikanlah rahmat kepada kami dari sisi-Mu dan sempurnakanlah petunjuk yang lurus.”* /Fahmi Salim Zubair |IG @ufsofficial  

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:ashkabul kahfiaskabul kahfidakwahgualockdownpengunciantauhid
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Cegah Covid-19, Pendaftaran Nikah Dilakukan secara Online
Tulisan selanjutnya Wantim MUI Dukung Karantina Wilayah Harus Disertai Bantuan ke Warga Miskin

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris

Berita
31 Mei 2026 04:41
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli

Terbaru

  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

Oase Iman

Khotbah Jumat: Islam Menentang Aksi Premanisme

8 Mei 2025 13:08
Oase Iman

Khutbah Jumat: Hormat kepada Ulama, Santun kepada Sesama

24 April 2025 18:21
Oase Iman

Khutbah Jumat: Waspadai Faktor Penggagal Fatwa Jihad PalestinaL: Diri Kita Sendiri!

11 April 2025 07:28
Oase Iman

Khutbah: Idul Fitri dan Momentum Merajut Persaudaraan Sesama Umat Islam

30 Maret 2025 22:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?