Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Oase Iman

Makna Radikal yang Perlu Anda Pahami

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 31 Januari 2022 10:36 10:36 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 31 Januari 2022 10:35
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com | APA arti radikal? Belakangan istilah ini kembali marak dibicarakan masyarakat, namun dimaknai sebagai sesuatu yang negatif. Padahal, tidak seutuhnya seperti itu. Mari kita bahas!

Bila merujuk kepada Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), istilah radikal memiliki tiga makna. Pertama, secara mendasar, atau sampai kepada hal-hal yang prinsip. Misal, perubahan yang radikal.

Kedua, amat keras menuntut perubahan, baik undang-undang maupun pemerintahan. Lalu makna ketiga, maju dalam berpikir dan bertindak.

Dari ketiga definisi ini tampaknya makna radikal yang sering disebut-sebut belakangan lebih pas pada makna kedua yang terkesan negatif. Adapun makna pertama dan ketiga justru bermakna positif.

Jika radikal dimaknai hanya pada definisi kedua maka padanan kata yang agak pas dalam Islam adalah ghuluw atau tatarruf. Artinya berlebihan atau ekstrim dalam beragama.

Baca Juga

Masihkah Bisa Tersenyum Saat Al-Aqsha Terjajah?
Khutbah Jum’at: Saat Masjid Al-Aqsha Ternoda, Apa Masih Ada Nyala Iman di Dada?
Khutbah Jum’at: Ramadhan Berlalu, Amal Tetap Kontinu
Khutbah Idul Fitri 1447 H : Deklarasi Kemenangan Hati di Tengah Riuhnya Kesalehan Visual
Khutbah Jumat: Mengisi Rajab dengan Muhasabah, Amal dan Puasa

Memang, Islam mengajarkan kepada umatnya untuk tidak berlebih-lebihan dalam beragama. Rasulullah ﷺ bersabda;

وَإِيَّاكُمْ وَالْغُلُوَّ فِي الدِّينِ، فَإِنَّمَا أَهْلَكَ مَنْ كَانَ قَبْلَكُمُ الْغُلُوُّ فِي الدِّينِ

“Jauhkanlah diri kalian dari berlebih-lebihan dalam agama. Sesungguhnya berlebih-lebihan dalam agama telah membinasakan orang-orang sebelum kalian.” (HR: Ibnu Hibba)

Lalu, apakah benar istilah radikal yang marak belakangan ini sama dengan ghuluw? Mari kita simak pendapat pemerintah yang dalam hal ini diwakili oleh Kementrian Agama.

Pada akhir 2019, Majelis Ulama Indonesia (MUI) pernah menggelar acara Silaturahim Nasional Forum Ukhuwah Islamiyah. //Penulis// ikut dalam acara tersebut. Dalam acara itu, Wakil Menteri Agama, Zainuttauhid, menjelaskan definisi radikal.

Menurut Zainuttauhid, pemerintah telah membuat kriteria tentang paham radikal. Ada tiga kriteria.

Pertama, jika suatu paham menistakan nilai-nilai kemanusian. Misalnya, bertindak anarkhis dan membahayakan orang lain, apalagi sampai melakukan bom bunuh diri. Tindakan seperti itu terkategori radikal.

Kedua, jika ada paham yang mengingkari kesepakatan nasional. Apa itu kesepakatan nasional? Misalnya, kata Zainuttahid, menentang Pancasila dan NKRI yang telah menjadi kesepakatan bersama termasuk para pendahulu kita.

Lalu ketiga, jika ada paham yang merasa paling benar dan intoleran, maka ia juga terkategori radikal. Misalnya, kelompok yang suka mengkafirkan orang lain, seakan-akan cuma kelompoknya sendiri yang masuk surga.

Itulah macam-macam makna radikal. Semoga kita tidak termasuk dalam makna yang negatif. Cukup yang positif saja.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:agamaghuluwkerasradikal
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Sesak Napas, Penderita Long Covid Mengalami Kelainan Pada Paru-paru
Tulisan selanjutnya Pemerintah Isle of Man Donasi £1,4 Juta untuk Pengungsi Anak Suriah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pilot Berkewarganegaraan Indonesia, Pesawat Ethiopian Airlines Dilarang Mendarat di ‘Israel’

Berita
13 Oktober 2026 13:01
Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
Zionis Sebut Belanda Sarang Anti-Semit usai Suporter ‘Israel’ Dilarang Tandang
Wakaf Al-Qur’an: Menghadirkan Cahaya Qur’an bagi Santri di Tolitoli

Terbaru

  • 19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India
  • Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?
  • Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi
  • Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain
  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah

Mungkin Anda Juga Suka

Oase Iman

Khotbah Jumat: Islam Menentang Aksi Premanisme

8 Mei 2025 13:08
Oase Iman

Khutbah Jumat: Hormat kepada Ulama, Santun kepada Sesama

24 April 2025 18:21
Oase Iman

Khutbah Jumat: Waspadai Faktor Penggagal Fatwa Jihad PalestinaL: Diri Kita Sendiri!

11 April 2025 07:28
Oase Iman

Khutbah: Idul Fitri dan Momentum Merajut Persaudaraan Sesama Umat Islam

30 Maret 2025 22:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?