Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Oase Iman

Khutbah Jumat: Etika Orang yang Berilmu

Ahmad
Terakhir diupdate: 13 Desember 2024 06:59 6:59 am
Ahmad
Dipublikasikan 13 Desember 2024 06:58
Bagikan
Bagikan

Ringkasan khutbah Jumat kali  ini tentang seseorang yang dianggap pendakwah dan berilmu, harusnya memegang erat etika berilmu, layaknya sebagai alim

Oleh: Ali Akbar bin Muhammad bin Aqil

Hidayatullah.com | CIRI ORANG yang berilmu selalu berhati-hati dalam mengeluarkan fatwa,  berendah hati dan tidak gengsi mengaku salah. Itulah yang harus dimiliki seorang pendakwah.

Di bawah ini teks lengkap khutbah Jumat kali ini;

Khutbah Jumat Pertama

Baca Juga

Masihkah Bisa Tersenyum Saat Al-Aqsha Terjajah?
Khutbah Jum’at: Saat Masjid Al-Aqsha Ternoda, Apa Masih Ada Nyala Iman di Dada?
Khutbah Jum’at: Ramadhan Berlalu, Amal Tetap Kontinu
Khutbah Idul Fitri 1447 H : Deklarasi Kemenangan Hati di Tengah Riuhnya Kesalehan Visual
Khutbah Jumat: Mengisi Rajab dengan Muhasabah, Amal dan Puasa

إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْهُ فَلاَ هَادِيَ لَهُ. أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اَللهُمّ صَلّ وَسَلّمْ عَلى سيدنا مُحَمّدٍ وَعَلى آلِهِ وِأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدّيْن

عِبَادَ اللهِ أُوْصِيْكُمْ وَإِيَّايَ بِتَقْوَى اللهِ فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُوْنَ قَالَ اللهُ تَعَالَى: يَاأَيّهَا النَاسُ اتّقُوْا رَبّكُمُ الّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثّ مِنْهُمَا رِجَالاً كَثِيْرًا وَنِسَاءً وَاتّقُوا اللهَ الَذِي تَسَاءَلُوْنَ بِهِ وَاْلأَرْحَام َ إِنّ اللهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيْبًا

Ma’asyiral Muslimin Jamah Shalat Jumat Rahimakumullah

Ada sebuah ungkapan yang mungkin sering kita simak. Ungkapan itu berbunyi, “Belajarlah atau milikilah ilmu sebelum berkata dan beramal.” Ungkapan ini adalah motivasi bagi kita untuk selalu menghujani diri kita dengan ilmu, khususnya ilmu yang erat kaitannya dengan masalah keagamaan.

Ketika seseorang memiliki atau dianggap oleh masyarakat sekitar sebagai orang yang berilmu, lebih-lebih sebagai pendakwah, tentunya harus memegang erat-erat etika sebagai alim.

Terkadang masyarakat memandang bahwa seorang yang berilmu apalagi memiliki sebuah lembaga pendidikan, mengasuh sebuah majlis, sebagai manusia suci. Tentunya anggapan demikian adalah keliru. Namun, di sinilah tugas dan tanggungjawab moral sebagai orang berilmu untuk menjaga marwah dan kemuliaan ilmu yang ada pada dirinya

Oleh karena itu, Habib Zain bin Ibrahim bin Smith dalam bukunya al-Manhaj as-Sawiy menulis sejumlah etika yang perlu dipedomani orang yang berilmu agar tidak salah langkah dan ucapan khususnya ketika tampil di depan publik. Secara ringkas ada lima etika yang harus diperhatikan.

Pertama, orang yang berilmu itu harus memiliki keberanian untuk mengakui kesalahan. Karena memang tidak ada manusia yang luput dari kesalahan, betapa pun luas dan banyaknya ilmu yang dimiliki.

Di antara contohnya adalah kisah tentang seorang wanita yang menyanggah ucapan Sayidina Umar bin Khattab dan mengingatkannya tentang kebenaran. Padahal, saat itu Sayidina Umar sedang berkhutbah di hadapan banyak orang. Namun, beliau tidak malu untuk berkata: “Perempuan itu benar, sedangkan lelaki ini (yakni dirinya sendiri) keliru.”

Kisah yang lain, ada seorang lelaki bertanya kepada Sayidina Ali, lantas beliau pun menjawab pertanyaannya. Lelaki itu berkata, “Jawabannya bukan demikian, wahai Amirul Mukminin. Melainkan begini..”

Maka Sayidina Ali menjawab, “Engkau benar dan aku salah.” Lalu beliau membacakan ayat :

وَفَوْقَ كُلِّ ذِي عِلْمٍ عَلِيمٌ

“Dan di atas setiap orang yang berilmu pengetahuan ada yang lebih mengetahui.” (QS. Yusuf : 76).

Ayat ini yang kemudian menjadi inspirasi dari peribahasa, “Di atas langit masih ada langit.”

Ilmu penting, tapi adab atau etika lebih penting

Etika kedua adalah tidak merasa malu untuk mengatakan, “Aku tidak tahu,” atau, “Wallahu A’lam,” saat ditanya hal yang tidak diketahuinya.

Jangan pernah merasa malu dan risih untuk mengatakan yang sebenarnya tentang suatu perkara. Tapi jangan pernah pula merasa malu untuk jujur mengatakan tidak tahu jika tidak punya ilmu dalam menjawab suatu persoalan.

Disebutkan dalam sebuah riwayat bahwa Sayidina Abdullah bin Umar pernah berkata, “Ilmu terdiri dari tiga bagian : (1) Al-Quran yang selalu menyuarakan kebenaran (2) Sunah yang telah diajarkan (3) Ucapan, “Aku tidak tahu.”

Di sisi lain, Sayidina Abdullah bin Mas’ud pernah berkata, “Wahai manusia, siapa yang mengetahui tentang suatu hal maka katakanlah. Siapa yang tidak mengetahuinya, hendaknya berkata, ‘Wallahu A’lam.’ Sebab termasuk dari ilmu adalah berani mengatakan tentang sesuatu yang tidak diketahui dengan ucapan tersebut. Allah SWT berfirman :

قُلْ مَآ اَسْـَٔلُكُمْ عَلَيْهِ مِنْ اَجْرٍ وَّمَآ اَنَا۠ مِنَ الْمُتَكَلِّفِيْنَ

“Katakanlah (Muhammad), “Aku tidak meminta imbalan sedikit pun kepadamu atasnya (dakwahku); dan aku bukanlah termasuk orang yang mengada-ada.” (QS. Shad : 86)

Kaum Muslimin Jamaah Shalat Jumat Hafidzakumullah

Etika orang berilmu yang ketiga adalah berhati-hati dalam mengeluarkan fatwa. Sikap ini sebagai pengamalan dari sabda Rasulullah ﷺ:

أٙجْرٙؤُكُمْ عٙلٰى الْفٙتْوٰى أٙجْرٙؤُكُمْ عٙلٰى النّٙارِ

“Orang paling berani dari kalian dalam (mengeluarkan) fatwa adalah orang yang paling berani ke neraka.” (HR. ad-Darimi)

Imam Malik pernah berkata, “Siapa yang hendak menjawab sebuah pertanyaan, hendaknya ia merenungkan dirinya berada di antara surga dan neraka, bagaimana ia nanti bisa selamat dari neraka? Barulah setelah itu, ia menjawab pertanyaannya.”

Keempat, bersikap rendah hati. Sikap satu ini memang harus melekat pada setiap orang, terlebih seorang yang berilmu. Dengan sikap tawadu seseorang akan diangkat derajatnya oleh Allah SWT dan diwariskan hikmah kepadanya.

Jika kita mengaca pada kehidupan kaum salaf kita jumpai mereka sering belajar kepada muridnya sendiri. Mereka mempelajari ilmu-ilmu yang belum mereka pelajari kepada muridnya. Tidak ada perasaan lebih mulia dan terhormat dalam urusan mencari ilmu.

Hadirin Jamaah sholat Jumat yang dimuliakan Allah SWT

Kelima, bersikap lemah lembut kepada penuntut ilmu. Hal ini merupakan sesuatu yang disunahkan untuk dikerjakan. Sejalan dengan sebuah hadis yang berbunyi,

إِنَّ النَّاسَ لَكُمْ تَبَعٌ وَإِنَّ رِجَالًا يَأْتُونَكُمْ مِنْ أَقْطَارِ الْأَرْضِ يَتَفَقَّهُونَ فِي الدِّينِ فَإِذَا أَتَوْكُمْ فَاسْتَوْصُوا بِهِمْ خَيْرًا

“Orang-orang akan mengikuti kalian dan ada orang-orang yang datang kepada kalian dari berbagai pelosok negeri untuk belajar ilmu agama. Jika mereka datang kepada kalian, maka terimalah wasiatku untuk memperlakukan mereka dengan baik.” (HR. Tirmidzi)

Orang berilmu atau bukan tidak layak mengeluarkan kata-kata yang tidak pantas, kata-kata kasar yang menjatuhkan harkat dan martabat seseorang, termasuk kepada para muridnya.

Inilah sekelumit dari etika orang berilmu yang dipaparkan oleh Habib Zain bin Ibrahim bin Smith. Semoga bisa menjadi pelajaran dan pedoman bagi kita semua khususnya bagi kita yang diamanahkan ilmu oleh Allah SWT.

Ilmu memang penting. Tapi adab atau etika lebih penting. Tidak ada gunanya ilmu tanpa akhlak.

Kita lebih membutuhkan akhlak jauh lebih banyak dari membutuhkan ilmu yang tanpa dihiasi dengan adab.

بَارَكَ اللهُ لِي وَلَكُمْ فيِ القُرْآنِ العَظِيْمِ، وَنَفَعَنيِ وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ اْلآياَتِ وَالذِّكْرِ الحَكِيْمِ وَتَقَبَّلَ مِنيِّ وَمِنْكُمْ تِلاَوَتَهُ َإِنَّهُ هُوَ السَّمِيْعُ العَلِيْمُ. أَقُوْلُ قَوْليِ هذَا وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ ليِ وَلَكُمْ وَلِسَائِرِ الْمُسْلِمِيْنَ فَاسْتَغْفِرُوْهُ إِنَّهُ هُوَ الغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ.

Khutbah Jumat Kedua

اَلْحَمْدُ للّٰهِ وَكَفَى، وَأُصَلِّيْ وَأُسَلِّمُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ الْمُصْطَفَى، وَعَلَى اٰلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَهْلِ الْوَفَا. أَشْهَدُ أَنْ لَّا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ   أَمَّا بَعْدُ، فَيَا أَيُّهَا الْمُسْلِمُوْنَ

أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِيْ بِتَقْوَى اللهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيْمِ وَاعْلَمُوْا أَنَّ اللهَ أَمَرَكُمْ بِأَمْرٍ عَظِيْمٍ، أَمَرَكُمْ بِالصَّلَاةِ وَالسَّلَامِ عَلَى نَبِيِّهِ الْكَرِيْمِ فَقَالَ: إِنَّ اللهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ، يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا

اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اٰلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى اٰلِ سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اٰلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى اٰلِ سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ، فِيْ الْعَالَمِيْنَ إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ  

اَللّٰهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ والْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ الْأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالْأَمْوَاتِ، اَللّٰهُمَّ ادْفَعْ عَنَّا الْبَلَاءَ وَالْغَلَاءَ وَالْوَبَاءَ وَالْفَحْشَاءَ وَالْمُنْكَرَ وَالْبَغْيَ وَالسُّيُوْفَ الْمُخْتَلِفَةَ وَالشَّدَائِدَ وَالْمِحَنَ، مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ، مِنْ بَلَدِنَا هٰذَا خَاصَّةً وَمِنْ بُلْدَانِ الْمُسْلِمِيْنَ عَامَّةً، إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ  

عِبَادَ اللهِ، إنَّ اللهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالْإحْسَانِ وَإِيْتَاءِ ذِي الْقُرْبَى ويَنْهَى عَنِ الفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالبَغْيِ، يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْن

Arsip lain terkait Khutbah Jumat bisa diklik di SINI. Artikel lain tentang keislaman bisa dibuka www.hidayatullah.com. Khutbah Jumat ini kerjasama dengan Rabithah Alawiyah Kota Malang

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:adabalimberilmudaiHeadlineilmukhutbah JumatpendakwahPilihan Redaksi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya llmuwan Swedia Kembangkan Nano-Robot untuk Menghancurkan Sel Kanker
Tulisan selanjutnya (Video) Otoritas India Hancurkan Masjid Berusia 180 Tahun di Uttar Pradesh

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran

Berita
30 Mei 2026 10:28
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Masjid Al Aqsha BSD Sembelih 198 Hewan Qurban, Distribusi hingga Aceh dan NTT
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB

Terbaru

  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Mungkin Anda Juga Suka

Oase Iman

Khotbah Jumat: Islam Menentang Aksi Premanisme

8 Mei 2025 13:08
Oase Iman

Khutbah Jumat: Hormat kepada Ulama, Santun kepada Sesama

24 April 2025 18:21
Oase Iman

Khutbah Jumat: Waspadai Faktor Penggagal Fatwa Jihad PalestinaL: Diri Kita Sendiri!

11 April 2025 07:28
Oase Iman

Khutbah: Idul Fitri dan Momentum Merajut Persaudaraan Sesama Umat Islam

30 Maret 2025 22:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?