Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Sejarah

Amanat Sejarah Umat Islam Indonesia (1)

Akbar Muzakki
Terakhir diupdate: 15 Juni 2021 14:05 2:05 pm
Akbar Muzakki
Dipublikasikan 15 Juni 2021 16:00
Bagikan
Sejarah Islam indonesia
Bagikan

Hidayatullah.com | Menggugah kembali sejarah kebangsaan Indonesia telah diupayakan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) dalam keputusan MUI tertanggal 18-18 Nopember 1998 di Jakarta memutuskan dan menetapkan untuk melengkapi Amanat Sejarah Umat Islam Indonesia dengan menugaskan kepada panitia Ad Hoc untuk menyusun sejarah umat Islam di Tanah Air.

Daftar isi
  • 1. Sejarah Masuknya Islam ke Nusantara
  • 2. Perlawanan menghadapi penjajah Barat
        • Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Di dalam amanat tersebut dinyatakan bahwa dinamika ajaran Islam telah menanamkan dan menumbuhkan di dalam kalbu bangsa Indonesia sikap perlawanan terhadap penindasan, kedholiman dan penjajahan yang berkembang menjadi sikap cinta bangsa dan tanah air Indonesia, serta membangkitkan jiwa patriotisme dan semangat juang pantang menyerah.

MUI memandang perlu melestarikan perjuangan dan keutuhan bangsa, Pancasila perlu diamalkan secara individu maupun kelompok. Maka dari itu MUI melalui panitia ad hoc perlu menelusuri jejak sejarah dari awal hingga akhir.

1. Sejarah Masuknya Islam ke Nusantara

Sejak abad ke-7 besar kemungkinan musafir saudagar muslim telah memperkenalkan Islam di kepuluan Nusantara. Hal ini bisa dimengerti karena sejak abad ke-5 masehi lautan Hindia telah menjadi lautan yang berbahasa Arab sebagai jalan dagang Teluk Persia dan China yang terus berlanjut sampai beberapa abad kemudian.

Pada abad ke-11 Masehi dapat dipastikan terdapat pemukiman Islam di kota-kota pantai kepulauan Indonesia. Hal ini dibuktikaan dan ditemukannya nisan beratasnamakan Fatimah binti Maimun yang wafat tahu 475 hijriyah atau 1082 Masehi di Leran Gresik, Jawa timur.

Baca Juga

Syair Ahmad Baktsir dan Detak Jantung Diplomasi Kemerdekaan RI di Kairo
Buya Natsir dan 1.000 Sarung untuk Tapol PKI
Jejak Langkah Wanita Pejuang: Nyonya Hafni Zahra Abu Hanifah
H.O.S. Tjokroaminoto dan Pembelaan terhadap Palestina
Kongres Al-Islam di Indonesia Era Kolonial dan Kepedulian terhadap Palestina

Juga ditemukan makam Malikul Saleh pada abad ke-13 dan ditemukannya makam wanita Islam yang bernama Tuhar Amsuri di Barus pantai barat, Pulau Sumatera bertarikh 602 hijriyah.

Didahului beberapa kerajaan Islam, ketika Mirah Silu mengganti nama Malikul Saleh pada abad ke-3, maka kerajaan Islam dipastikan tercatat di Samudra Pasai yang dicatat oleh Ibnu Batutah pada tahun 1345 Masehi. Ia mengabarkan bahwa Sultan Malikuz Zahir adalah orang alim dan shaleh.

Bukti lain menegaskan hingga abad ke-17 fase berdirinya kerajaan dan pusat kekuasaan Islam dengan kemajuan perdagangan yang pesat bermunculan di Aceh, Demak, Giri, Ternate Tidore, Gowa Tallo di Makassar. Hal ini diikuti dan disertai dengan munculnya para wali, mubaligh, dan ulama dengan berdirinya pondok pesantren, dayah dan surau.

Tempat-tempat tersebut terbukti sebagai tempat penggodokan dan kaderisasi intelektual, media komunikasi, serta penyebaran pemukiman yang terdekat dan mendekati pesantren dan sejumlah surau atau masjid.

2. Perlawanan menghadapi penjajah Barat

Sejak abad ke-16 hingga awal abad ke-20 Indonesia mengalami proses penjajahan yang panjang dengan berbagai cara tipu muslihatnya. Dalam fase ini umat Islam memberikan perlawanan terhadap kolonialisasi dan imperialism karena disebabkan oleh persaingan dagang.

Seperti tercatat dalam persaingan perdagangan Demak melawan Portugis di Malaka (1512), Kerajaan Ternate di bawah kepemimpinan Sultan Khairun dan Sultan Baabullah melawan Portugis. Kerajaan Tidore melawan Portugal, Kerajaan Aceh melawan Portugis dan Gowa Tallo melawan VOC Belanda.

Langkah berikutnya perlawanan kekuasaan juga terjadi seperti Sultan Agung Mataram menyerbu Batavia (1627 dan 1629), Sultan Ageng Titayasa melawan VOC di Banten (1680). Di Aceh pecah perang pada tahun 1873 menghadapi Belanda.

Sampai di sini umat Islam selalu berusaha untuk mempertahankan Nusantara ini agar tidak dieksploitasi sumber daya alamnya oleh penjajah. Tetapi umat Islam dan penguasanya berusaha untuk memakmurkan rakyatnya dan mempersatukannya menjadi bangsa yang utuh.* Akbar Muzakki

Redaktur: Akbar Muzakki
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amanat Sejarah Umat Islam IndonesiaMajelis Ulama Indonesiasejarah Islam di Indonesia
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mahfud MD: Revisi UU ITE Segera Masuk Legislasi DPR
Tulisan selanjutnya Zakat ASN DPR Beri Dukungan ke BAZNAS tentang Akselerasi Perpres Zakat ASN

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Laporan: 370 Anak-Anak Palestina Masih Ditahan di Penjara ‘Israel’

Berita
29 Agustus 2026 19:05
Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa
DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
Turki Luncurkan Atlas Sejarah Islam Digital, Rekam Berbagai Peradaban Selama 1.300 Tahun

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Sejarah

Membungkam Suara Kritis: Kriminalisasi Ulama Masyumi di Orde Lama

8 Mei 2026 08:59
Sejarah

KH. Ahmad Dahlan dan Peran sebagai Jembatan Ukhuwah Islamiyah

6 Mei 2026 08:34
Sejarah

R.A Kartini: Latarbelakang Kehidupan dan Alam Pikirannya

25 April 2026 08:37
Sejarah

Salam al-Turjuman dan Ekspedisi Pencarian Tembok Ya’juj dan Ma’juj

14 April 2026 07:01
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?