Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Tazkiyatun Nafs

Ujub Mengantarkan Mengikuti Hawa Nafsu (1)

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 23 November 2015 09:35 9:35 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 23 November 2015 09:29
Bagikan
Ilustrasi.
Bagikan

ORANG yang ujub melihat dirinya dengan pandangan ridha dan tidak melihatnya dengan pandangan menuduh dan hati-hati. Dan ketika seorang manusia merasa ridha terhadap dirinya, niscaya saat itu ia tunduk kepada apa yang disenangi dirinya itu dan mengajaknya kepada hal itu.

Oleh karena itu, Ibnu Atha’illah berkata, “Asal seluruh kemaksiatan, kelalaian, dan syahwat adalah keridhaan seseorang kepada dirinya. Dan asal seluruh ketaatan, keterjagaan, dan iffah adalah ketidakridhaanmu terhadap dirimu. Engkau sebagai orang jahil tapi tidak ridha terhadap diri Anda, itu lebih baik daripada engkau menjadi orang berilmu yang ridha terhadap dirinya. Karena ilmu apa yang tersisa pada seorang alim jika ia ridha kepada dirinya? Dan kejahilan yang mana yang tersisa bagi orang jahil ketika ia tidak ridha terhadap dirinya?”

Di antara bahaya ujub adalah ia (perbuatan itu) menjatuhkan seorang hamba melakukan apa yang dilarang darinya. Yusuf bin Husain al-Junaid berkata, “Semoga Allah tidak membuatmu merasakan dirimu. Karena jika engkau merasakannya, niscaya engkau tidak beruntung.” Dan dalam satu riwayat, “Karena jika engkau merasakannya, niscaya setelah itu tidak pernah merasakan kebaikan lagi.”

Dalam satu atsar dikatakan bahwa Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman kepada Dawud a.s., “Hai Dawud, Aku telah menetapkan bagi diri-Ku bahwa Aku tidak memberikan pahala kepada hamba-Ku, kecuali hamba yang Aku ketahui dari permintaannya, kehendaknya, dan penyerahan dirinya kepada-Ku bahwa ia benar-benar bergantung kepada-Ku. Sedangkan ketika ia merasa tenang dengan dirinya dengan mengandalkan kemampuannya, niscaya Aku serahkan dia kepada dirinya. Oleh karena itu, nisbahkanlah segala sesuatu kepada-Ku, niscaya akan Aku anugerahkan hal itu kepadamu.”

Rasulullah Shalallaahu ‘Alahi Wasallam bersabda,
“Tidak masuk surga orang yang suka mengungkit-ungkit pemberian, orang yang durhaka kepada kedua orang tua, dan pecandu khamar.” (HR An-Nasa’i).

Baca Juga

Ali bin Abi Thalib: Wahai Dunia, Bujuklah Selainku!
Saat Kaki Menapak Surga, Itulah Istirahat Hakiki
Rezeki Lancar tapi Tambah Jauh dari Allah: Awas Istidraj!
Menyibukkan Diri dengan Aib Sendiri
Hari Raya Sejatinya untuk Siapa?

Umar berkata, “Siapa saja yang berkata bahwa ia berilmu, berarti ia bodoh. Dan siapa saja yang berkata ia berada di surga, berarti ia berada di neraka.”

Qatadah berkata, “Siapa yang mendapatkan anugerah harta, kecantikan, ilmu, atau pakaian, kemudian ia tidak bertawadhu, niscaya semua itu akan menjadi bencana bagi-nya pada hari Kiamat.”*/Dr. Majdi Al-Hilali, dari bukunya Adakah Berhala pada Diri Kita? [Tulisan berikutnya]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:sombongtakaburujub
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pentingnya Islamisasi Ilmu dengan Memisahkan Unsur Asing dan Barat yang Sekular
Tulisan selanjutnya Ujub Mengantarkan Mengikuti Hawa Nafsu (2)

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Bom di terowongan tewaskan tentara Israel
Berita

Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan

Berita
1 Juni 2026 15:00
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

KajianRamadhanTazkiyatun Nafs

Inilah 7 Penyebab Orang Gagal dalam Bulan Ramadhan

18 Maret 2026 13:00
KajianRamadhanTazkiyatun Nafs

Susah Payah Puasa cuma Dapat Lapar dan Dahaga

9 Maret 2026 17:00
KajianTazkiyatun Nafs

Menundukkan Nafsu di Bulan Suci: Belajar dari Muhammad bin ‘Amr al-Ghazzi

8 Maret 2026 11:13
Tazkiyatun Nafs

Kehidupan Mukmin dan Kafir Saat di Alam Kubur

28 April 2021 18:19
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?