Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Ilahiyah Finance

The Way We Were (1)

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 19 September 2011 10:16 10:16 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 19 September 2011 10:16
Bagikan
Bagikan

Oleh: Muhaimin Iqbal

TANGGALNYA adalah 29-30 April tahun 711 ketika pasukan Tariq bin Ziyad mendarat di Jabal Tariq (lebih dikenal dengan Gibraltar) yang kemudian mengawali sejarah panjang 781 tahun Islam berkuasa di (sebagian) Eropa (711-1492).

Inspirasi dari penaklukan mereka ini sudah pernah saya tulis di situs ini dalam judul “…Membakar Kapal…” , tetapi ada sisi lain yang nyaris tidak pernah diungkap dalam sejarah – yang justru dampaknya terbawa dalam kemajuan peradaban dunia hingga kini.

Sisi lain ini adalah logistik militer, kemajuan dibidang logistik militer yang dibawa oleh peradapan Islam di Eropa selama 781 tahun inilah yang hingga kini dinikmati dunia barat khususnya Amerika dalam bentuk kemajuan industri pertanian dan peternakannya.
Mungkin Anda bertanya: “Kok bisa?, begitu jauh banget pengaruhnya …?. Tetapi inilah sejarah itu.

Dalam setiap penaklukan, kedudukan logistik adalah vital untuk menentukan apakah suatu peperangan akan dilakukan atau tidak, bahkan sebelum suatu pasukan bergerak maju – bagian logistik ini sudah harus dipikirkan lebih dahulu. Diantara daftar kelas logistik yang sangat penting selain makanan, pakaian dan senjata adalah bahan bakar. Bayangkan apa jadinya bila bahan bakar ini tidak tersedia dengan cukup, maka tank-tank tidak bisa bergerak, pasukan tidak bisa patroli, pesawat tempur tidak bisa terbang dlsb. dlsb.

Baca Juga

Indonesia Masuk Peringkat Dunia dalam Keuangan Syariah, Perlu Pembenahan Kurikulum Lebih Baik
Cashback yang di Tawarkan Go-pay dan OVO, Haramkah?
Industri Pertanian Zaman Nabi
Makanan Yang Membuat Tidak Miskin
Industry 0.0

Itu peperangan di masa kini, tetapi bagaimana peperangan dilakukan di jamannya Tariq bin Ziyad?

Saat itu mobilitas pasukan di darat utamanya digerakkan dengan kuda, dan bahan bakar untuk kendaraan-kendaraan berupa kuda ini tidak lain adalah pakan ternak. Tanpa adanya ‘bahan bakar’ rerumputan yang bergizi tinggi kuda-kuda perang akan loyo, maka keunggulan pasukan di jaman itu juga ikut dipengaruhi oleh ketersediaan logistik berupa rumput bergizi tinggi ini.

Karena peperangan menjangkau daerah yang sangat luas dengan waktu yang sangat lama – dari puluhan tahun sampai ratusan tahun – maka logistik berupa rumput untuk ‘bahan bakar’ ini juga harus bisa dihasilkan di daerah-daerah yang strategis yang sudah dikuasai oleh pasukan Islam. Rumput yang ditanam-pun juga bukan sembarang rumput, bila yang ditanam rumput yang biasa-biasa – maka akan dibutuhkan areal yang sangat luas untuk menanamnya dan kuda perang-pun tidak bisa tumbuh perkasa.

Maka bagian logistik dari pasukan Islam saat itu sudah mengenal rerumputan bergizi tinggi yang sangat efektif untuk menumbuhkan kuda, tanaman bergizi tinggi inilah yang disebut alfalfa. Karena penguasaan Islam yang begitu lama khususnya di Spanyol, tentu kepandaian bercocok tanam alfalfa ini juga kemudian menular ke bangsa Spanyol.

Ketika 800 tahun kemudian panglima perang Spanyol Hernando Cortez menaklukkan bangsa Aztecs di Mexico, bukan hanya strategi membakar kapalnya yang ia jiplak mentah-mentah dari strategi Tariq bin Ziyad – tetapi juga strategi membangun kekuatan logistik pasukan berkudanya dengan tanaman yang sama dengan yang diperkenalkan oleh peradaban Islam yang mendominasi negeri asalnya – Spanyol selama 781 tahun !.

Berawal dari peradaban Islam yang sudah maju lebih dahulu, kemudian dibawa ke Spanyol, kemudian dari Spanyol di bawa ke benua Amerika inilah nutritious plants (terjemahan al-Qur’an bahasa Inggris Yusuf Ali untuk “qadhban” QS: 80:28) yang oleh Prof. Dr. Zagloul Al Najjar di tafsirkan sebagai alfalfa ini masuk ke benua itu dan sangat maju terutamanya di Amerika Serikat hingga kini.

Dari mana kita bisa membuktikan bahwa alfalfa yang merupakan produk pertanian terbesar ke 3 di Amerika setelah jagung dan kedelai ini berasal dari dunia Islam?
Yang paling mudah adalah dari sisi bahasa! Karena peradaban Islam yang berkembang hampir 8 abad di Spanyol, maka banyak sekali kata atau nama-nama yang berasal dari Islam – termasuk diantaranya ya alfalfa ini.

Dalam bahasa Spanyol maupun dalam bahasa Inggris hingga kini tidak ada kata lain yang searti alfalfa, satu-satunya ya kata untuk nama tanaman bergizi tinggi (nutritious plants) yang dibawa dari dunia Islam 14 abad lalu itu.

Maka dari nama ini tidak bisa disangkal lagi bahwa kekuatan produk pertanian terbesar ke 3 di Amerika tersebut bisa di runut secara meyakinkan adalah berasal dari peradaban Islam di masa lampau.

Jadi dahulu kita pernah berjaya secara militer, ekonomi sampai ke pertanian dan peternakan – bahkan dua yang terakhir ini masih menyisakan ‘nama’-nya di benua lain hingga kini; maka bila kita sungguh-sungguh kembali ke tuntunan Al-Qur’an dan Al-Hadits – insyaallah kitapun akan bisa mengembalikan kejayaan itu di masa-masa yang akan datang.

Yang kita perlukan sebenarnya hanyalah mencontoh, pertama dan yang utama tentu mencontoh apa yang dilakukan oleh Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam, kemudian para sahabat beliau dan kemudian juga generasi-generasi sesudahnya yang membawa kepada kejayaan Islam termasuk generasinya Tariq bin Ziyad tersebut di atas.

Kita tinggal mencontoh bagaimana umat ini melakukannya di masa lampau, the way we were…InsyaAllah !.

Penulis adalah kolumnis hidayatullah.com dan Direktur Gerai Dinar. Eemail [email protected]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Invasi Amerika Sebabkan Makin Banyak Janda Iraq
Tulisan selanjutnya Berhenti Merokok Bisa Bikin Sabar

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Bom di terowongan tewaskan tentara Israel
Berita

Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan

Berita
1 Juni 2026 15:00
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Ilahiyah Finance

Probiotic Food dan Prophetic Food

17 Juni 2020 08:00
Ilahiyah Finance

Syirkah “Orang-Orang Miskin”

11 Februari 2019 20:49
Hamas bitcoin
Ilahiyah Finance

Halal Haram Uang Kripto

11 Desember 2018 08:15
Ilahiyah Finance

Golden Balance: Financing the Needy

15 Agustus 2018 13:21
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?