Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Ilahiyah Finance

Siapa Yang Akan Mengolah Langit?

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 21 Februari 2012 12:46 12:46 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 21 Februari 2012 12:46
Bagikan
Bagikan

Oleh: Muhaimin Iqbal

SETELAH project Alfaafa berjalan beberapa bulan sejak digagas oleh para peserta I’tikaf di Masjid Daarul Muttaqiin Jonggol – Ramadhan lalu, ada gairah baru yang subhanallah di lingkungan Pesantren Wirausaha Daarul Muttaqiin. Project Alfaafa adalah ‘small win’ baru yang menyemangati semua yang terlibat, bahwa petunjuk beserta penjelasannya (QS 2 : 285) dan jawaban atas segala hal (QS 16 :89) itu satu demi satu dapat kita lihat buktinya in action. Lantas timbul keinginan kami untuk menularkan gairah berusaha ini dalam scope yang lebih luas, yaitu untuk membangkitkan jiwa entrepreneurship bagi saudara-saudara muslim kita semua. Bisakah kita menggunakan sumber yang sama yaitu Al-Qur’an untuk mendorong lahirnya generasi pengusaha jenis baru, yaitu yang menggunakan Al-Qur’an sebagai sumber inspirasinya? Kami optimis insyaAllah bisa!

Appresiasi Islam terhadap para pebisnis yang jujur sungguh sangat tinggi. Dalah hadits Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda, “Pebisnis yang jujur dan tulus akan ditempatkan bersama para nabi, para siddiqin dan para syuhada.” (HR. Tirmidzi).

Adalah Dr. Yusuf Qaradhawi ulama kontemporer yang berusaha menjelaskan mengapa pebisnis yang jujur dan tulus ini ditempatkan di tempat yang sama dengan para syuhada. Menurut beliau karena pebisnis yang jujur ini seperti orang yang berjihad terus menerus melawan berbagai tipu daya dan godaan setan – dalam bentuk jin dan manusia!

Mengapa begitu penting peran para pebisnis ini? Karena bila peran ini tidak dimaksimalkan oleh para pebisnis muslim yang jujur dan tulus tersebut diatas – segala kebutuhan umat ini akan dipenuhi oleh umat yang lain. Umat ini menjadi tidak merdeka, terjajah dan dengan mudah diperdaya oleh para pengendali usaha yang memenuhi hajat hidup masyarakat luas – dengan cara-cara mereka sendiri.

Baca Juga

Indonesia Masuk Peringkat Dunia dalam Keuangan Syariah, Perlu Pembenahan Kurikulum Lebih Baik
Cashback yang di Tawarkan Go-pay dan OVO, Haramkah?
Industri Pertanian Zaman Nabi
Makanan Yang Membuat Tidak Miskin
Industry 0.0

Maka inspirasi dan dorongan untuk berusaha (tijaarah) dan berdagang (bay’) ini muncul di sejumlah surat dalam Al-Qur’an baik secara eksplisit tersurat maupun yang bersifat konsekwensi. Al-Qur’an misalnya menginspirasi kita untuk mengolah bumi dan menikmati hasilnya:

وَهُوَ الَّذِي أَنشَأَ جَنَّاتٍ مَّعْرُوشَاتٍ وَغَيْرَ مَعْرُوشَاتٍ وَالنَّخْلَ وَالزَّرْعَ مُخْتَلِفاً أُكُلُهُ وَالزَّيْتُونَ وَالرُّمَّانَ مُتَشَابِهاً وَغَيْرَ مُتَشَابِهٍ كُلُواْ مِن ثَمَرِهِ إِذَا أَثْمَرَ وَآتُواْ حَقَّهُ يَوْمَ حَصَادِهِ وَلاَ تُسْرِفُواْ إِنَّهُ لاَ يُحِبُّ الْمُسْرِفِي

“Dan Dialah yang menjadikan kebun-kebun yang berjunjung dan yang tidak berjunjung, pohon kurma, tanam-tanaman yang bermacam-macam buahnya, zaitun dan delima yang serupa (bentuk dan warnanya), dan tidak sama (rasanya). Makanlah dari buahnya (yang bermacam-macam itu) bila dia berbuah, dan tunaikanlah haknya di hari memetik hasilnya (dengan dikeluarkan zakatnya); dan janganlah kamu berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan.” (QS 6 : 141)

Al-Qur’an menginspirasi kita untuk menguasai bisnis internasional dengan menyeberangi lautan, “Allah lah yang menundukkan lautan untukmu supaya kapal-kapal dapat berlayar padanya dengan seizin-Nya, dan supaya kamu dapat mencari sebagian karunia-Nya dan mudah-mudahan kamu bersyukur.” (QS 45:12), dan beberapa ayat-ayat lain yang senada. Melalui para pedagang yang melintasi lautan ini pulalah Islam sampai ke negeri ini.

Bahkan jauh hari sebelum manusia modern bisa meng-eksploitasi langit (sebagian); Allah sudah mendorong kita untuk bisa mengolah sumber-sumber yang ada di bumi dan di langit:

وَسَخَّرَ لَكُم مَّا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ جَمِيعاً مِّنْهُ إِنَّ فِي ذَلِكَ لَآيَاتٍ لَّقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ

“Dan Dia menundukkan untukmu apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi semuanya, (sebagai rahmat) daripada-Nya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang berpikir.” (QS 45 : 13).

Bukankah komoditi vital yang sekarang jadi perebutan bangsa-bangsa di dunia salah satunya adalah sumber energi? Padahal Allah memberinya secara melimpah dari langit, yaitu matahari! Siapa yang akan mengambil peluang untuk mengolah energy yang akan ada sampai akhir jaman ini?

Tetapi Al-Qur’an juga memberikan batasan, bahwa begitu pentingnya upaya kita untuk memenuhi kebutuhan kita ini – tidak berarti kita boleh mengambil hak orang lain:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ لاَ تَأْكُلُواْ أَمْوَالَكُمْ بَيْنَكُمْ بِالْبَاطِلِ إِلاَّ أَن تَكُونَ تِجَارَةً عَن تَرَاضٍ مِّنكُمْ وَلاَ تَقْتُلُواْ أَنفُسَكُمْ إِنَّ اللّهَ كَانَ بِكُمْ رَحِيماً

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan jalan yang batil, kecuali dengan jalan perniagaan yang berlaku dengan suka sama-suka di antara kamu. Dan janganlah kamu membunuh dirimu; sesungguhnya Allah adalah Maha Penyayang kepadamu.” (QS 4 : 29).

Kesibukan kita dalam berniaga juga tidak boleh melalaikan kita dari tugas utama kita beribadat kepadaNya: “laki-laki yang tidak dilalaikan oleh perniagaan dan tidak (pula) oleh jual beli dari mengingat Allah, dan (dari) mendirikan sembahyang, dan (dari) membayarkan zakat. Mereka takut kepada suatu hari yang (di hari itu) hati dan penglihatan menjadi guncang.” (QS 24 :37).

Ayat-ayat ini baru sebagian kecil saja dari yang sudah berhasil kami identifikasi untuk menjadi sumber-sumber inspirasi usaha, menjadi panduan apa yang boleh dan apa yang tidak, bahkan juga ada sejumlah ayat yang menjadi jawaban dari problem-problem usaha yang kita hadapi. Terlalu panjang kalau semua saya uraikan disini, tetapi insyaallah akan kami share – contoh dan aplikasinya – dalam Pesantren Wirausaha Akhir Pekan di Daarul Muttaqiin – Jonggol Sabtu 25/02 sampai Ahad 26/02 akhir pekan ini.

Ketika kami bersyukur berhasil mewujudkan ‘small win’ dalam project Alfaafa di awal tulisan ini yang inspirasinya secara keseluruhan dari ayat-ayat Al-Qur’an, kami berfikir suatu hari solusi besar atas masyalah-masyalah umat ini pasti juga datangnya dari petunjukNya di Al-Qur’an dan sunnah RasulNya. Siapa tahu langkah Anda bergabung di pesantren akhir pekan tersebut juga bisa menjadi bagian dari solusi besar ini. InsyaAllah.*

Penulis Direktur Gerai Dinar, kolumnis hidayatullah.com

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Para Uskup Amerika Tolak “Mandat Kontrasepsi’
Tulisan selanjutnya Saudi Akan Hadapi Syi’ah dengan “Tangan Besi”

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Berita
3 Juni 2026 16:00
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Ilahiyah Finance

Probiotic Food dan Prophetic Food

17 Juni 2020 08:00
Ilahiyah Finance

Syirkah “Orang-Orang Miskin”

11 Februari 2019 20:49
Hamas bitcoin
Ilahiyah Finance

Halal Haram Uang Kripto

11 Desember 2018 08:15
Ilahiyah Finance

Golden Balance: Financing the Needy

15 Agustus 2018 13:21
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?