Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Ilahiyah Finance

“Dzikru Al Maut Driven Productivity”

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 20 Oktober 2009 13:33 1:33 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 20 Oktober 2009 13:33
Bagikan
Bagikan

“Yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya. Dan Dia Maha Perkasa lagi Maha Pengampun.” (QS 67 : 02)

Sudah seminggu lebih ini kita disuguhi tontonan yang sangat menyedihkan dari gempa yang memporak-porandakan sebagian negeri ini. Berbagai tayangan yang memilukan, sehingga terkadang kita pun tidak sanggup menontonnya. Sulit membayangkan misalnya, bagaimana orang-orang yang di CCTV tampak berlarian berusaha menyelamatkan diri,Waallahu A’lam apa yang terjadi dengan mereka beberapa detik kemudian ketika CCTV pun tidak sanggup merekam kelanjutannya.

Tontonan proses kematian massal yang begitu dekat dan nyata, sungguh suatu pelajaran untuk kita semua. Untuk mengingatkan kita bahwa kematian bisa datang menghampiri kita kapan saja, di mana saja. dan dengan proses apa saja.

Untuk apa ini semua diciptakan Allah? Ternyata untuk menguji siapa di antara kita yang paling baik amalnya. Rupanya Allah ingin melihat amal kita, bukan pengaruh kita, bukan popularitas kita, juga bukan banyaknya uang kita.

Ironisnya, tampaknya bangsa ini tidak belajar dan tidak menjadikan kejadian kematian massal yang ada di depan mata kita sebagai pelajaran untuk meningkatkan amal saleh kita.

Baca Juga

Indonesia Masuk Peringkat Dunia dalam Keuangan Syariah, Perlu Pembenahan Kurikulum Lebih Baik
Cashback yang di Tawarkan Go-pay dan OVO, Haramkah?
Industri Pertanian Zaman Nabi
Makanan Yang Membuat Tidak Miskin
Industry 0.0

Apa buktinya? Buktinya juga disajikan di depan mata kita dari berita TV yang satu ke berita TV lainnya, bahkan menjadi tontonan anak-anak kita. Bergantian dengan berita tragis nasib para korban gempa; munculah berbagai berita tentang (proses) pergantian para pimpinan negeri ini, baik itu lembaga tinggi negara maupun organisasi politik.

Proses pemilihan mereka tampaknya tidak melibatkan kriteria amal perbuatan mereka di masa lalu –paling tidak ini yang muncul di media yang menjadi tontonan kita semua. Ada di antara mereka dipilih karena popularitasnya; ada yang dipilih karena kedudukannya sebagai petinggi partai, ada yang dipilih (konon) karena tebaran uangnya.

Dengan proses-proses pemilihan yang tidak berdasarkan amal perbuatan yang baik tersebut; tidak banyak yang bisa kita harapkan dari mereka untuk perbaikan masa depan bangsa ini.

Jadi bagaimana dengan kita sendiri? Kita punya tanggung jawab pribadi dan kita pun akan ditanya tentang amal kita. Sungguh beruntung bila menyaksikan berbagai tayangan memilukan tersebut di atas, kita bisa mengingat mati untuk diri kita sendiri. Bukan untuk sekedar bersedih-sedih, tetapi untuk memaksimalkan amal baik kita. Mumpung kita masih hidup, mumpung kita masih diberi kesempatan.

Bila kesempatan sudah tidak ada lagi (ketika kita sudah mati), berharap kembali dihidupkan di dunia untuk beramal baik, akan menjadi keinginan yang sia-sia belaka.

“Dan (alangkah ngerinya), jika sekiranya kamu melihat ketika orang-orang yang berdosa itu menundukkan kepalanya di hadapan Tuhannya, (mereka berkata): “Ya Tuhan kami, kami telah melihat dan mendengar, maka kembalikanlah kami (ke dunia), kami akan mengerjakan amal saleh, sesungguhnya kami adalah orang-orang yang yakin.” (QS 32 : 12)

Banyak sekali amal saleh yang bisa kita lakukan sesuai kemampuan kita masing-masing; salah satunya adalah yang pernah saya tulis beberapa waktu lalu.

Bila kematian massal korban gempa ini dapat menjadi pelajaran massal bagi kita semua yang menyaksikannya, kemudian kita semua berusaha maksimal untuk dapat mengerjakan amal saleh selagi kita masih hidup, maka insya Allah negeri ini akan menjadi sangat produktif. Kita tidak akan lagi melihat sumber daya di sekitar kita idle, kita tidak akan menyisakan waktu yang kita miliki untuk bersantai-santai.

Semoga kesempatan yang masih diberikan-Nya ke kita saat ini untuk bisa beramal saleh, benar-benar dapat kita manfaatkan….Amin.

Penulis adalah Direktur Gerai Dinar dan kolumnis di [hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tahun 2010 Negara Teluk Punya Mata Uang Tunggal
Tulisan selanjutnya LSM Feminis Meradang Lahirnya Klub Poligami

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center

Berita
30 Mei 2026 13:05
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Ilahiyah Finance

Probiotic Food dan Prophetic Food

17 Juni 2020 08:00
Ilahiyah Finance

Syirkah “Orang-Orang Miskin”

11 Februari 2019 20:49
Hamas bitcoin
Ilahiyah Finance

Halal Haram Uang Kripto

11 Desember 2018 08:15
Ilahiyah Finance

Golden Balance: Financing the Needy

15 Agustus 2018 13:21
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?