Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Ilahiyah Finance

Cemerlang Di Usia Muda, Why Not…?

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 12 Maret 2012 11:09 11:09 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 12 Maret 2012 11:09
Bagikan
Bagikan

Oleh: Muhaimin Iqbal

KETIKA Ibnu Sina berusia 17 tahun, dia diminta menyembuhkan Khalifah Nuh Ibn Al-Mansur – penguasa Dinasti Samaniah – karena ahli-ahli pengobatan yang ada saat itu tidak ada yang mampu melakukannya. Setahun kemudian pada usia 18 tahun dia sudah menguasai segala macam ilmu dari seluruh kitab-kitab yang ada di perpustakaan istana Samani yang sangat besar. Karena kecemerlangan sedari muda ini, sepanjang hidupnya dia berhasil menyelesaikan sekitar 450 buku – yang paling terkenal adalah Al- Qanun fi at Tibb yang menjadi rujukan di sekolah-sekolah kedokteran dunia barat sampai berabad-abad kemudian. Pertanyaannya adalah, dimana Ibnu Sina belajar semasa kecilnya?

Yang jelas Ibnu Sina tidak belajar dengan model generasi sekarang belajar, yang pada usia 17-18 tahun tamat SMA yang nyaris baru menguasai ilmu-ilmu serba dasar. Baca , tulis, berhitung, bahasa, fisika dasar, kimia dasar, biologi dasar dst.

Dia tentu juga tidak belajar di perguruan tinggi – model sekarang , dengan fakultas-fakultas yang hanya mengajari satu bidang saja, seperti pertanian saja, teknik mesin saja, hukum saja dan seterusnya. Salah satu kitab karya Ibnu Sina adalah Asy Syifa yang terdiri dari 18 jilid dan memuat berbagai macam illmu pengetahuan yang penting.

Lantas tidakkah kita ingin bisa melahirkan ilmuwan yang alim seperti Ibnu Sina dan ilmuwan-ilmuwan muslim lainnya yang membawa masa kejayaan Islam tersebut? Kalau seandainya keinginan itu sedikit saja ada, pertanyaan berikutnya adalah apakah akan kita didik anak-anak generasi yang akan datang tersebut dengan metode sekolah dan perguruan tinggi seperti yang ada sekarang?

Baca Juga

Indonesia Masuk Peringkat Dunia dalam Keuangan Syariah, Perlu Pembenahan Kurikulum Lebih Baik
Cashback yang di Tawarkan Go-pay dan OVO, Haramkah?
Industri Pertanian Zaman Nabi
Makanan Yang Membuat Tidak Miskin
Industry 0.0

Saya yakin kok bukan itu jalurnya, Anda bisa tes sendiri anak Anda yang tamat SMA terbaik di jaman ini. Atau bahkan anak kita yang lulusan terbaik dari perguruan tinggi terbaik di jaman ini, seperti apa kemampuan mereka?

Dengan hasil pedidikan yang ada, yang bahkan didunia barat-pun mulai dipertanyakan ini – maka nampaknya memang kita harus menempuh jalan lain yang lebih efektif untuk mempersiapkan generasi unggulan di masa datang.

Bila ingin mengikuti jejak-nya Ibnu Sina dalam belajar, setidaknya metode yang mendekati yang dia tempuh yang dapat kita ikuti. Sedari remaja Ibnu Sina sudah hafal al-Qur’an, ketika dia mendapatkan akses untuk membaca seluruh bidang ilmu yang ada di perpustakaan istana Samani – dia sudah memiliki dasar yang sangat kuat yaitu ilmu al-Qur’an.

Untuk bisa menguasai ilmu al-Qur’an secara mantab sampai pada aplikasinya, tentu kekuatan Iman terhadap kebenaran al-Qur’an itu juga harus dibangun sebelumnya. Jadi ketika membaca dan memahami Al-qur’an dia tidak ngeyel – seperti yang banyak terjadi di generasi sekarang ini.

Upaya untuk melahirkan generasi unggulan seperti generasi semacam inilah yang saat ini kita mulai rintis di Yayasan Al-Fatih Pilar Peradaban. Program pendidikan awal yang kami sebut Kuttab – sebagaimana penyebutan pendidikan sejenis di masa kejayaan Islam – saat ini sudah mulai menerima murid baru. Brosur lengkapnya dapat di download di link-link brosur berikut :

http://geraidinar.com/images/brosur_kuttab_depan.jpg

Target kami ketika anak selesai belajar di Kuttab pada usia 12 tahun dia sudah membiasakan diri dengan keimanan yang kuat, hafal al-Qur’an minimal 7 – 30 juz. Dan pada usia itu dia sudah siap untuk mengarungi berbagai jenjang ilmu pengetahuan dan ketrampilan yang sangat luas.

Program lanjutannya tentu juga insyaallah akan kami persiapkan dengan target 6 tahun kemudian – atau pada saat anak didik dari Kuttab tersebut berusia 18 tahun, dia sudah menguasai berbagai ilmu manusia modern dan sekaligus memiliki kesiapan life skills yang mumpuni untuk bersaing di jamannya.

Tetapi untuk belajar di Kuttab harus ke Depok? Oh tidak. Yang di Depok adalah model yang kami persiapkan untuk mudah ditiru dan diterapkan di lingkungan Anda masing-masing. Selain model Kuttab-nya, yang di Depok kami persiapkan training center untuk calon-calon guru dan pengelola Kuttab. Sehingga konsep ini bisa ditularkan seperti virus yang menyebar dengan sangat cepat ke seluruh Nusantara atau bahkan Dunia Islam lainnya.

Penularan ini insyaallah akan jauh lebih mudah dari konsep sekolah sekarang, karena untuk membuat Kuttab yang di persyaratkan hanya ada tim guru yang baik, murid dan materi standar yang terus-menerus akan kami kembangkan. Tidak harus menunggu bisa membangun gedung sekolah yang butuh ratusan juta atau bahkan milyaran yang buntutnya harus ditanggung para murid.

Untuk menyiapkan Kuttab hanya perlu beberapa puluh Dinar saja untuk sewa rumah (kalau belum ada ), gaji guru awal (setelah itu di share para murid), training para guru dan biaya operasi lainnya. Maka Anda sudah siap untuk memulai merubah arah generasi yang akan datang.

Karena masih terbatasnya tim training dan supervisi yang ada di kami, untuk semester ini yang siap kami buka adalah wilayah Jabodetabek, Jawa Barat dan Banten. Anda yang memiliki visi dan bisa mengumpulkan beberapa orang yang sevisi dengan kami di daerah tersebut, dapat mulai mendaftar ke kami dan insyaallah kami akan pandu step by step penyiapan Kuttab di daerah Anda.

Wilayah lain di luar wilayah tersebut di atas, Anda bisa juga mulai mendaftar ke kami tetapi Insyaallah bisa dijadwalkan pembukaan di wilayah Anda pada semester berikutnya karena Kuttab ini tidak harus mengikuti periode semester yang ada di sekolah-sekolah pada umumnya.

Insyaallah kita bisa menghasilkan generasi unggulan sperti generasi di masa kejayaan Islam, bila kita mau mulai bersusah-payah untuk merintisnya sekarang juga. InsyaAllah.*/

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ketika Imam Bin Suhnun Tenggelam dalam Ilmu
Tulisan selanjutnya Komandan NATO Korban Mata-Mata China di Facebook

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Artikel

‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Artikel
3 Juni 2026 05:00
123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam

Terbaru

  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Mungkin Anda Juga Suka

Ilahiyah Finance

Probiotic Food dan Prophetic Food

17 Juni 2020 08:00
Ilahiyah Finance

Syirkah “Orang-Orang Miskin”

11 Februari 2019 20:49
Hamas bitcoin
Ilahiyah Finance

Halal Haram Uang Kripto

11 Desember 2018 08:15
Ilahiyah Finance

Golden Balance: Financing the Needy

15 Agustus 2018 13:21
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?