Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Ilahiyah Finance

Bola Karet dan Bola Kaca

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 4 Juli 2012 10:04 10:04 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 4 Juli 2012 10:04
Bagikan
Bagikan

Oleh: Muhaimin Iqbal

HIDUP ini seperti pemain circus yang harus memutar sejumlah bola di udara, hanya saja sebagian dari bola-bola itu adalah bola karet dan sebagian yang lain adalah bola kaca. Bola-bola dari karet boleh saja dikorbankan untuk jatuh bila dipandang perlu, karena dia akan memantul dengan sendirinya dan dapat diambil kembali saat dibutuhkan. Bola-bola dari kaca tidak boleh jatuh sama sekali – karena sekali jatuh dia hancur, jadi dia harus selalu tertangkap tangan dan tidak boleh dikorbankan. Memahami mana yang bola karet dan mana yang bola kaca akan menentukan apa yang menjadi prioritas hidup Anda.

Ambil misalnya Andalah pemain circus itu dan Anda bermain dengan lima bola, sebut saja: pekerjaan, keluarga, pertemanan, kesehatan, keimanan. Mana diantara lima ‘bola’ ini yang bola karet dan mana yang ‘bola’ kaca bagi Anda? Setiap orang akan memiliki pilihannya sendiri.

Idealnya adalah kita perlakukan semuanya sebagai ‘bola kaca’ sehingga tidak ada satupun yang boleh jatuh. ‘Pemain circus’ yang pinter mungkin saja bisa melakukan ini, tetapi kebanyakan orang suatu saat akan terpaksa membiarkan salah satunya jatuh. Bila ini yang harus dilakukan, maka hanya bola karet-lah yang boleh jatuh.

Dalam perjalanan karir saya sebagai karyawan dahulu, berulangkali saya harus membiarkan ‘bola karet’ pekerjaan itu jatuh. Karena ini yang paling aman untuk dijatuhkan bila terpaksa, dan insyaallah selalu dapat dipungut lagi – dalam bentuk pekerjaan lain.

Baca Juga

Indonesia Masuk Peringkat Dunia dalam Keuangan Syariah, Perlu Pembenahan Kurikulum Lebih Baik
Cashback yang di Tawarkan Go-pay dan OVO, Haramkah?
Industri Pertanian Zaman Nabi
Makanan Yang Membuat Tidak Miskin
Industry 0.0

Nampaknya sederhana tetapi banyak juga orang yang salah pilih – menganggap pekerjaannya adalah ‘bola kaca’ sedangkan yang lain adalah ‘bola karet’. Kok bisa? Ini terjadi ketika orang mengorbankan keluarga, pertemanan, kesehatan dan bahkan keimanan – demi untuk mempertahankan pekerjaannya.

Apakah Anda termasuk yang menganggap pekerjaan Anda adalah ‘bola kaca’? Anda bisa coba mengetesnya dengan sejumlah pernyataan berikut:

1. Orangtua, anak/pasangan Anda kritis di rumah sakit – Anda serahkan ke perawat dan yang lain untuk menanganinya karena Anda sibuk dengan pekerjaan.

2. Anda rela mengorbankan pertemanan Anda demi karir dan pekerjaan Anda.

3. Kesibukan pekerjaan Anda yang luar biasa membuat Anda tidak bisa makan dan tidur secara sehat dan tidak sempat berolah raga menjaga kesehatan.

4. Demi pekerjaan Anda, Anda berani menyerempet bahaya dengan hal-hal yang bersifat suap, korupsi, permainan proyek dan sejenisnya.

5. Anda tidak peduli dengan pendapatan perusahaan/instansi Anda yang bercampur dengan Riba, Maisir dan Gharar.

Bila salah satu saja dari lima statement tersebut diatas Anda iya-kan , maka kemungkinan besar Anda telah menganggap pekerjaan Anda adalah ‘bola kaca’-nya dan yang lain adalah bola karet.

Bila no 1 yang Anda iya-kan, berarti keluarga yang menjadi ‘bola karet’-nya.

Bila no 2 yang Anda iya-kan, berarti pertemanan Anda yang Anda jadikan ‘bola karet’nya.

Bila no 3 yang Anda iya-kan, berarti kesehatan Anda yang menjadi ‘bola karet’nya.

Bila no 4 atau 5 yang Anda iya-kan, berarti keimanan Anda yang Anda jadikan ‘bola karet’-nya.

Memilah dan memilih mana yang Anda anggap bola karet dan mana yang bola kaca ini akan memudahkan Anda menentukan sikap mana yang harus dipertahankan mati-matian tidak boleh jatuh, dan mana yang boleh jatuh bila situasi memaksa. Wa Allahu A’lam.*

Penulis adalah Direktur Gerai Dinar, kolumnis hidayatullah.com

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Demam K-Pop Juga Menjangkiti Malaysia
Tulisan selanjutnya Mahasiswa UGM Temukan Pupuk Organik dari Urin Kambing Ettawa

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Berita
15 Juli 2026 21:36
Indonesia Prioritaskan Promosi Produk Halal Lewat HEI 2026
Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Ilahiyah Finance

Probiotic Food dan Prophetic Food

17 Juni 2020 08:00
Ilahiyah Finance

Syirkah “Orang-Orang Miskin”

11 Februari 2019 20:49
Hamas bitcoin
Ilahiyah Finance

Halal Haram Uang Kripto

11 Desember 2018 08:15
Ilahiyah Finance

Golden Balance: Financing the Needy

15 Agustus 2018 13:21
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?