Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Ilahiyah Finance

Peluang Maxi di Pekerjaan Tiny

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 7 Desember 2012 06:02 6:02 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 7 Desember 2012 06:02
Bagikan
Bagikan

Oleh: Muhaimin Iqbal

BANYAK yang tidak menyadari bahwa dunia usaha dan pekerjaan telah berubah drastis dalam dasawarsa terakhir. Pendorong utamanya antara lain adalah akses internet yang meluas, smartphone yang semakin canggih dan murah, kemacetan kota-kota besar yang semakin parah dlsb. Salah satu perubahan besar tersebut adalah lahirnya pekerjaan-pekerjaan sepele atau di dunia disebut tiny jobs, yang bisa menjadi peluang besar bagi (perusahaan) Anda!

Tiny jobs adalah pekerjaan-pekerjaan yang nampaknya remeh-temeh, tidak ekonomis atau tidak efisien untuk menjadi pekerjaan tetap – tetapi tetap harus ada yang mengerjakannya. Beberapa contoh tiny jobs antara lain adalah menjawab survey questionnaire, mencicipi makanan, mengetes kwalitas layanan customer services, memfoto menu restoran, membaca artikel sebelum resmi dipublikasikan dlsb.

Semakin hari semakin banyak jenis tiny jobs ditawarkan di dunia maya, semakin banyak yang bersedia membayar untuk pekerjaan yang nampaknya remeh-temeh. Bahkan kalau diseriusi tiny jobs ini bisa memberikan penghasilan yang melebihi pekerjaan tetap para pegawai full-time di kantoran, institusi maupun pabrik-pabrik.

Di pasar kita di Indonesia mungkin memang belum umum, tetapi justru disini peluang besarnya. Peluang ini menjadi semakin besar setelah sistem barter dengan point yang saya perkenalkan di tulisan kemarin (03/12/2012) digunakan.

Baca Juga

Indonesia Masuk Peringkat Dunia dalam Keuangan Syariah, Perlu Pembenahan Kurikulum Lebih Baik
Cashback yang di Tawarkan Go-pay dan OVO, Haramkah?
Industri Pertanian Zaman Nabi
Makanan Yang Membuat Tidak Miskin
Industry 0.0

Perusahaan asuransi umum misalnya, mereka selalu dihadapkan pada situasi dilematis untuk melakukan survey atau tidak melakukannya ketika mereka menerima pertanggungan baru. Bila dilakukan dengan karyawannya sendiri, biaya survey rumah atau mobil misalnya mengkonsumsi porsi besar dari premi yang diterima.

Bila tidak dilakukan survey, bagaimana mereka tahu bahwa rumah yang diasuransikan tidak di daerah rawan kebakaran/rawan banjir?, Bagaimana mereka tahu kendaraan yang akan diasuransikan masih mulus atau sudah nabrak dan babak belur di sana sini? Mereka akan terekpose dengan risiko yang mereka tidak ketahui bila mereka tidak melakukan survey.

Dengan tiny jobs mereka bisa merekrut ribuan surveyor melalui social media. Para surveyor ini-pun tidak perlu digaji tetap, tidak perlu dibayari ongkos transportnya dlsb. Mereka hanya digaji setiap kali mereka memberi laporan atas assignment yang dialokasikan kepadanya.

Survey rumah atau mobil yang sederhana dapat dialokasikan ke surveyor terdekat sehingga dengan bayaran tiny (kecil)-pun layak untuk dilakukan.

Hal yang sama dapat dilakukan oleh pengelola situs web yang menyajikan jaringan makanan terbaik di setiap lokasi. Sangat berat apabila dilakukan sendiri dengan mengirim surveyor dan pencicip makanannya ke seluruh pelosok negeri. Yang dapat dilakukannya lagi-lagi adalah merekrut ribuan surveyor dan pencicip makanan yang tersebar dan mencover seluruh wilayah yang dijadikan target areanya.

Para surveyor ini-pun tidak perlu digaji tetap, cukup dibayari makanan yang mereka makan-pun mereka akan bersedia. Bayangkan kalau Anda bisa makan gratis di restoran-restoran mana saja, hanya Anda perlu memfoto makanan tersebut sebelum Anda makan dan kemudian menulis rekomendasi Anda setelah selesai makan – kemudian kirim foto dan rekomendasi Anda ke situs pengelola yang membayari makanan Anda!

Tiny jobs juga dapat dilaksanakan di internal perusahaan atau institusi untuk mendongkrak kinerja, memperbaiki budaya dlsb. Perusahaan Anda misalnya dapat memberikan point ke setiap karyawan yang menyampaikan ide konstruktif untuk kemajuan usaha, setiap karyawan yang dapat mengidentifikasi peluang pasar atau klien baru, setiap karyawan yang bisa melakukan penghematan biaya dlsb-dlsb.

Agar memberi impact dan effect ‘wow’ di kantor Anda, point dapat dibagikan langsung segera setelah tiny jobs (pekerjaan remeh temeh diluar tugas pokoknya) selesai dilaksanakan.

Dengan demikian karyawan Anda akan berlomba-lomba berbuat above and beyond course of duty-nya.

Bagaimana membayar tiny jobs agar si penerima tidak merasa ‘diremehkan’ dengan uang kecil, dan bahkan dengan suka rela mereka senang melakukannya? Ya dengan point itu tadi. Namun point-nya bukan point basa-basi ‘ Anda mendapatkan point’ atau ‘point Anda bertambah sekian…’, tetapi point yang benar-benar bernilai setelah point ini terakumulasi.

Dunia penerbangan misalnya memberikan point kepada para frequent flyers-nya, perbankan dan bahkan operator seluler-pun rajin membagikan point. Hanya saja point-point tersebut umumnya tidak mempunyai nilai referensi yang pasti, sehingga Anda tidak pernah tahu berapa nilai point yang telah Anda kumpulkan. Karena tidak yakin akan nilainya, Anda pun enggan untuk secara sengaja mengumpulkan point-point dari mereka ini.

Akan sangat berbeda manakala point yang digunakan untuk membayar atau memberi reward pada tiny jobs tersebut di atas adalah point-point yang memiliki referensi nilai baku – sepanjang jaman (tidak mengenal expire) dan berlaku di belahan dunia manapun di dunia dengan nilai sama. Itulah point yang mulai dapat Anda ikuti nilainya di www.indobarter.com.

Dengan point indobarter ini orang tidak merasa dibayar kecil atas tiny jobs yang mereka lakukan, perusahaan atau institusi yang menggunakan-pun tidak akan terasa berat untuk mendongkrak kinerja dan meningkatkan efisiensi kerjanya.

Sebagai contoh untuk memotret mobil-mobil di lingkungan Anda untuk perusahaan asuransi Anda akan memperoleh 200 point per mobil, untuk menjawab questionnaire Anda mendapat 100 point per questionnaire, untuk setiap photo dan rekemendasi menu di satu restoran 250 point atau makan gratis di restoran tersebut, untuk ide baru Anda yang diterima perusahaan dihargai 10,000 point dst.

Maka dengan kombinasi distribusi kerja tiny jobs dengan barter point, pekerjaan besar bisa menjadi ringan dan pekerjaan dengan upah kecil akan berakumulasi menjadi besar. Silahkan hubungi kami bila Anda tertarik dengan solusi dan aplikasinya di perusahaan atau institusi Anda.*

Penulis Direktur Gerai Dinar, kolumnis hidayatullah.com

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Al-Azhar Minta Mursy Bekukan Dekrit Konstitusi
Tulisan selanjutnya Pernyataan Sikap PB PII terhadap Pernyataan Muhaimin Iskandar soal Rohis

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam

Berita
30 Mei 2026 13:38
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Ilahiyah Finance

Probiotic Food dan Prophetic Food

17 Juni 2020 08:00
Ilahiyah Finance

Syirkah “Orang-Orang Miskin”

11 Februari 2019 20:49
Hamas bitcoin
Ilahiyah Finance

Halal Haram Uang Kripto

11 Desember 2018 08:15
Ilahiyah Finance

Golden Balance: Financing the Needy

15 Agustus 2018 13:21
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?