ADA banyak cara untuk mengesankan anak dengan Ramadhan. Tidak terkecuali dengan yang dilakukan seorang ayah terhadap putra bungsunya yang masih duduk di bangku SD di Bulungan Kalimantan Utara.
Aras, demikian panggilan akrab anak tersebut. Selama sehari (6/7) ia mengikuti sang ayah yang mendapat tugas dakwah di Pura Sajau Kecamatan Tanjung Palas Timur, Bulungan Kalimantan Utara.
Seperti anak pada umumnya, Aras tidak banyak berbicara dan berperilaku, karena memang ia sedang berada di daerah yang belum pernah ia kenal. Namun, kala tiba waktu sholat, Aras pun mengikuti sang ayah.
Saat berwudhu, Aras juga ikut berwudhu. Demikian juga ketika sholat sunnah dan berdialog dengan warga Pura Sajau. Ia selalu ada di samping ayahnya.
“Dalam dialog kami dengan warga semoga Aras bisa merekam dalam hatinya,” ujar ayahnya yang memang dari awal berniat mendekatkan putra keempatnya itu dengan dakwah dan ibadah.
Dan, menariknya, meski cuaca panas menyengat, justru dalam perjalan dakwah sang ayah itu, Aras berhasil puasa sehari penuh, meski harus menempuh perjalan 60 KM pulang pergi.
Semangat ya Aras, semoga kelak bisa menjadi dai tangguh untuk kemuliaan umat dan kemajuan bangsa Indonesia.*