SETIAP tanggal 9 Desember diperingati sebagai Hari Anti Korupsi sedunia. Tahun ini, peringatan itu bertepatan dengan hari Jumat (09/12/2016).
Hari Anti Korupsi di Indonesia rupanya tak lepas dari isu-isu nasional lainnya yang mencuat belakangan ini, termasuk soal kasus penistaan agama.
Di Jakarta, sebuah spanduk tentang itu dipasang di jembatan penyeberangan orang (JPO) Salemba UI, Jakarta Pusat.
Habib Rizieq: ‘Pemimpin Kafir Jujur Lebih Baik daripada Pemimpin Muslim Korupsi Jargon Sesat
Dalam gambar yang dijepret hidayatullah.com, Kamis (08/12/2016) kemarin sekitar pukul 12.02 WIB, tampak spanduk tersebut memuat gambar tikus disilang.
Tikus kerap dijadikan simbol perilaku korupsi. Menyilang gambar tikus maksudnya “anti korupsi”.
“KORUPSI ADALAH PENISTAAN AGAMA,” bunyi tulisan singkat pada spanduk berlatar belakang hitam tersebut. Belum diketahui siapa pihak yang memasang spanduk itu.
“Hari ini, 9 Desember, adalah Hari Antikorupsi Internasional. Ayo bergerak, bersatu lawan korupsi! #HAKI2016 #UnitedAgainstCorruption,” tulis Komisi Pemberantasan Korupsi dalam akun resmi media sosialnya di Twitter, KPK @KPK_RI, Jumat pagi.
Jumat ini, kicauan tentang Hari Anti Korupsi sempat menjadi tema paling tren dibahas di ranah medsos Twitter (trending topic Indonesia).
Fahri: Penuduh ‘Dana Aksi 411 Hasil Korupsi’ Masih Pakai ‘Frame’ Orde Baru
Kasus penistaan agama dengan tersangka Gubernur (non-aktif) DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), bergulir sejak sekitar akhir September 2016 hingga saat ini.*