Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Pakar Sirah: Rasulullah Sangat Cerdas Mengelola Perang Opini

Ahmad
Terakhir diupdate: 9 Desember 2016 06:49 6:49 am
Ahmad
Dipublikasikan 9 Desember 2016 06:49
Bagikan
Pendiri Sirah Community Indonesia, Asep Sobari
Bagikan

Hidayatullah.com –Penggagas Sirah Community Indonesia (SCI) Asep Sobari mengatakan, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wassallam paling cerdas mengelola perang opini.

Bahkan sejak zaman dahulu, khususnya pada ketika masa Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wassalam, menjadikan perang opini menjadi suatu yang amat berpengaruh dan penting.

Pada saat itu, Asep menjelaskan, perang opini antara umat Islam dan Kau Kafir Quraisy tersebar melalui syair-syair dalam bentuk puisi dan semisalnya.

“Zaman dulu di Jazirah Arab sangat suka sekali dengan syair, termasuk kecerdasan seseorang bisa dilihat dari syairnya,” ujarnya di hadapan karyawan Kelompok Media Hidayatullah (KMH) di Jakarta, Selasa (06/12/2016).

Lebih dari itu, terang Asep, puisi sebagai media opini bisa membuat satu kabilah terhormat atau seorang penguasa menjadi jatuh.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Bahkan satu bait puisi bisa lebih ditakuti ketimbang hujan anak panah. Saking pentingnya perang opini,” ungkapnya.

“Makanya penyair termasuk kalangan yang dicukupi kehidupannya,” tambah Asep.

Peneliti Institute for the Study of Islamic Thought and Civilizations (INSISTS) ini menyebut, beberapa penyair yang cukup berpengaruh waktu itu seperti Kaab bin Malik, Hasan bin Tsabit, dan Abdullah bin Rawahah.

“Hasan bin Tsabit itu puisinya jika sudah sampai Makkah bisa membuat orang terenyuh. Kalau Abdullah bin Rawahah puisinya lebih sering ke internal kaum muslimin karena sangat menggugah,” jelasnya.

Asep menjelaskan, penyebaran opini tersebut menyebar melalui jalur dagang. Melalui mulut ke mulut.

Ia mengatakan, dalam penyebarannya tidak bisa satu bait puisi saja berubah isinya, karena pasti akan diketahui oleh masyarakat pada umumnya.

“Orang akan bilang, tidak mungkin puisinya Si Fulan seperti ini. Beda dengan Medsos jaman sekarang,” tutur Asep.

Begitu pentingnya perang opini, Asep juga mencontohkan, bahwa Perang Badar meski hanya berlangsung satu hari, tapi opininya berkembang hingga satu tahun sampai tiba Perang Uhud.

“Perang Uhud itu satu hari, tapi opininya 2 tahun,” tandasnya. Karena itu seharusnya umat Islam paham masalah ini.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Asep SobariPerang Badarperang opiniPerang Uhudsirahsyair
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pengumuman Sari Roti Terkait Aksi 212 Hilang dari Situs Resminya
Tulisan selanjutnya Hari Anti Korupsi Internasional

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo

Berita
15 Juli 2026 09:27
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?