Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Lensa

Beratnya Medan Dakwah di Pedalaman Halmahera

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 27 September 2018 13:07 1:07 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 26 September 2018 13:57
Bagikan
Ustadz Nurhadi dalam perjalanan dakwahnya membina Suku Togutil di pedalaman Halmahera.
Bagikan

Hidayatullah.com– Sudah hampir dua tahun ini Ustadz Nurhadi berdakwah di pedalaman Halmahera membina Suku Togutil. Dalam dua tahun itu juga, sudah tak terhitung dia bolak-balik dari Kota Ternate ke Patlean, Maba Utara, Halmahera Timur dengan perjalanan darat dan laut.

Bertolak dari Ternate naik speedboat satu jam menuju Ibu Kota Maluku Utara, Sofifi. Kemudian dari Sofifi Nurhadi, akan melanjutkan perjalanan darat sekitar 4 jam menuju Tobelo. Di Tobelo biasanya di akan belanja bahan pokok yang akan dibagikan kepada orang-orang Togutil.

Selanjutnya, dia naik feri malam sekitar 8 jam menuju Patlean, berangkat tengah malam dan tiba di subuh hari. Kapal berhenti di tengah lautan, kemudia perahu kecil akan menjemputnya menuju daratan.

Baca: Lagi, 10 Orang Warga Suku Togutil Masuk Islam

Belum juga tiba, dari kampung pinggir pantai itu ia akan meminjam sepeda motor warga setempat untuk melanjutkan perjalanan.

“Syukur, kalau sepeda motor itu lagi nganggur. Jika lagi dipakai, saya akan menunggu hingga ada motor yang nganggur,” ujarnya pada hidayatullah.com saat mengikuti perjalanan dakwahnya di Halmahera belum lama ini.

Baca Juga

[Berita Foto] Lesunya Pasar Tradisional, Dorong UMKM Optimalkan Penjualan Online melalui Shopee
[Foto] Selalu Terdepan Wujudkan Rumah Impian
Melihat dari Dekat Pembangkit Listrik Biogas Gamping
Layanan TIKI Jangkau hingga Pelosok Negeri
Pengusaha Reptil Sukses Bersama TIKI

Dengan motor itu kemudian sambil membawa belanjaannya, satu tas punggung besar ditambah dua palstik besar, dia akan menghabiskan waktu berjam-jam menembus hutan Halmahera melewati jalan sempit yang terjal, berbatu, dan licin, menyeberangi sungai dengan sepeda motor, lalu berjalan kaki hingga ke tempat menetap Suku Togutil.

Baca: Setelah 30 Tahun, Warga Togutil di Pedalaman ini Barusan Dapat Daging Qurban

Tak hanya itu, di perjalanan ia akan melewati muara penuh rawa-rawa yang menurut warga setempat terdapat ratusan buaya.

“Saya sendiri pernah melihat seekor buaya di muara tersebut,” ungkapnya. Karena sudah terbiasa, Nurhadi sudah tak merasa takut lagi.

Jika sudah bertemu dengan suku Togutil binaannya, rasa lelah seakan hilang begitu saja. Pantauan hidayatullah.com, ia disambut layaknya oleh suku yang hinga kini sebagian besar masih hidup nomaden.

Ustadz Nurhadi dalam perjalanan dakwahnya membina Suku Togutil di pedalaman Halmahera. [Foto: Sirajuddin Muslim/hidayatullah.com]
Dakwah Nurhadi sudah mulai membuahkan hasil, sudah ada sekitar enam kelompok Suku Togutil yang telah menjadi binaannya, dan sebagian besar telah masuk Islam.

Dia terus konsisten membina Suku Togutil, setiap bulan sekitar dua kali dia mengunjungi binaannnya di pedalaman hutan. Jika sudah masuk hutan, biasanya dia akan berhari-hari di sana, mengunjungi binaannya yang letak lokasinya cukup berjauhan.

Setiap kali mengunjungi, biasanya akan menghabiskkan sekitar lima ratusan ribu rupiah hanya untuk biaya transportasi dari Ternate hingga Patlean, Halmahera Timur.

Lalu dari Patlean, bersyukur jika ada sepeda motor yang bisa dipinjam. Jika tak ada, kalau tak banyak bawaan ia lebih memilih jalan kaki yang memakan waktu seharian, jika banyak bawaan dia akan menyewa lagi sepeda motor viar (motor beroda tiga) yang memakan biaya lebih banyak lagi

“Biasanya kalau sewa motor viar ongkosnya Rp 500 ribu bolak-balik,” katanya.

Ustadz Nurhadi dalam perjalanan dakwahnya membina Suku Togutil di pedalaman Halmahera. [Foto: Sirajuddin Muslim/hidayatullah.com]
Itupun, menunggu kondisi aliran sungai menyusut baru bisa lancar menyeberangi sungai. Jika hujan terpaksa harus menunggu reda baru bisa menyebrang.

Sampai hari ini, Nurhadi sudah mengajak hampir 100 orang Suku Togutil memeluk Islam.

Kepada mereka, alumnus Sekolah Tinggi Agama Islam Luqmanul Hakim (STAIL)-Hidayatullah Surabaya ini mengajari banyak hal; memperlakukan mereka dengan baik, kembali ke perkampungan, mengenal bahasa Indonesia, mengajarkan menutup aurat dan mengenakan hijab, cara berwudhu, shalat dan baca tulis Al-Qur’an.

“Sangat bersyukur dalam kesempatan ini, kami bisa membersamai muallaf orang-orang suku terasing ini untuk belajar beribadah. Ada perasaan haru dan senang. Kadang peristiwa kelucuan atau keluguan dalam beribadah pun muncul di dalamnya,” tutur Nurhadi.

“Mereka, kita kenalkan shalat dan gerakannya. Sebelumnya pun kita ajarkan cara mengambil air wudhu di sungai. Selanjutnya diajarkan memakai kain sarung untuk persiapan shalat,” tambahnya.

Kelucuan yang dialami Nurhadi dalam membina Suku Togutil ini diantaranya ketika shalat banyak yang masih masih menoleh ke kanan dan kekiri, atau kesulitan mereka saat duduk setelah sujud.

“Apalagi pertama kalinya mereka ruku’, pinggang dan pinggul sebagian mereka berbunyi dan saling bersentuhan. Mereka bangkit dari ruku’ pun seperti orang yang berkaca pinggang, “ ujar Nurhadi.

Tapi begitulah, meski pekerjaan ini bukan mudah, ia tetap merasa senang bisa membersamai orang-orang yang sebelumnya tidak mengenal budaya bahkan sebelumnya tidak terbiasa menutup aurat ini.

“Ikhtiar kami untuk memuliakan saudara kita muallaf Suku Togutil pedalaman tak terhenti di sini, insya Allah program-program pembinaan dan pemberdayaan lainnya akan terus bergulir. Mohon doa dan dukungan terbaik dari seluruh umat Islam,” ujarnya.

“Ala kulli hal, akhirnya semoga Allah mengkokohkan agama Islam ini pada mereka. Dan semoga Allah memberikan kebaikan kepada kita semua. Amin.”

Yang bikin trenyuh, hingga hari ini ia tidak memiliki kendaraan sendiri untuk keluar masuk hutan yang dikenal banyak hewan buas dan buaya ini.

Siapa mau bantu “motor dakwah” untuk Ustad Nurhadi?*/Sirajuddin Muslim

Baca: Bimbing Puluhan Warga Suku Togutil Masuk Islam, Tim Ekspedisi Syahadat Berjalan Kaki

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:daiDai Hidayatullahdai pedalamandakwahdakwah di pedalamandakwah HidayatullahHalmaheraHalmahera TimurHidayatullahMalukuMaluku UtaramualafNurhadiPatleanSuku PedalamanSuku TogutilTogutil
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Muslim Uighur: “Situasi di Negara Kami Tidak Manusiawi”
Tulisan selanjutnya Pertarungan Pilpres 2019 Berbasis Big Data

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Berita
3 Juni 2026 12:30
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaLensa

[Foto] Cepat dan Hemat Pakai Kuota Edukasi Indosat

6 November 2023 18:24
BeritaLensa

Semangat Guru Tunanetra Mengajar

31 Oktober 2023 17:47
BeritaLensa

Program Dekarbonisasi PTBA Tanjung Enim

20 Oktober 2023 20:49
BeritaLensa

Museum Batu Bara, Nilai Tambah untuk Indonesia

20 Oktober 2023 12:10
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?