Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
None

Terkait Pemberontak Syiah, Anggota DPR Dukung KBRI Segera Evakuasi WNI di Yaman

Ahmad
Terakhir diupdate: 19 Februari 2015 20:38 8:38 pm
Ahmad
Dipublikasikan 19 Februari 2015 20:38
Bagikan
[Ilustrasi] Warga Negara Indonesia (WNI) di Yaman.
Bagikan

Hidayatullah.com- Anggota Komisi I DPR RI Elnino M. Husen Mohi mendukung inisiatif Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Yaman untuk segera melakukan evakuasi Warga Negara Indoensia yang ada di Yaman seiring memanasnya situasi politik di negara tersebut.

“KBRI pasti lebih tahu kondisi yang ada di sana dan tahu apa yang mesti dilakukan,” kata Elnino kepada hidayatullah.com, Kamis (19/02/2015).

Diketahui sedikitnya 26 orang tewas akibat bentrokan antara warga Sunni dan Syiah di wilayah selatan Yaman sepekan setelah kelompok pemberontak Al-Hautsi (Al Houthi) yang menganut Syiah mengambil alih kekuasaan politik negara itu. [baca: Bentrok Sunni Syiah Di Yaman Tewaskan 26 Orang].

Namun hingga saat ini, Elnino menyampaikan bahwa WNI di Yaman masih enggan untuk ikut evakuasi, sebab mereka masih merasa aman.

Tetapi lanjutnya, harus terus dikomunikasikan kepada para ekspatriat itu mengenai segala kemungkinan–terutama kemungkinan terburuk–yang akan dihadapi.

Baca Juga

Cegah Anak Obesitas, Inggris Larang Makanan Manis dan Gorengan di Sekolah
Iran Hujani Israel dengan Rudal Usai Trump Klaim Kemampuannya Melemah
200 Tentara AS Terluka, Iran Nyatakan Siap Perang Panjang
Jerman Penjarakan Seorang Pria Libanon Anggota Hizbullah
Kurma Israel Beredar di Eropa dengan Label Palsu

“Yakinkan kepada WNI di Yaman bahwa evakuasi itu demi keselamatan mereka serta yakinkan juga jika pemerintah maupun KBRI akan membantu mereka kembali ke Yaman ketika situasi sudah tidak chaos lagi,” ujar Elnino.

Sebagaimana yang dilakukan Amerika Serikat, seiring memanasnya situasi politik di Yaman, Amerika menyiapkan dua kapal perang Angkatan Laut untuk proses evakuasi. [baca: Kondisi Yaman Memanas, Amerika Siapkan Kapal Evakuasi]

Selain Amerika Serikat, Prancis juga mendesak warganya untuk segera meninggalkan Yaman dan akan segera menutup kedutaan besarnya terkait peningkatan kekhawatiran keamanan di negara itu. [baca: Ikuti Amerika, Prancis Desak Warganya Tinggalkan Yaman].

Sementara itu, Pelaksana Fungsi Protokol dan Konsuler KBRI Yaman, Muhammad Maulana Akbar mengatakan untuk saat ini Yaman situasinya masih tenang dan aman bagi WNI.

“Alhamdulillah sampai hari ini Yaman situasinya tenang, tidak ada perang besar-besaran maupun terdengar suara tembakan satu pun,” ujar Akbar.

Akbar menyampaikan setidaknya sampai saat ini kurang lebih tercatat sekitar 3000 an WNI yang ada di Yaman serta pihak KBRI Yaman juga telah menghimbau kepada mereka untuk kembali ke Indonesia jika merasa tidak aman.

“Iya Mas, kami sudah menghimbau WNI agar pulang ke Indonesia jika merasa tidak aman,” ujar Akbar.

Untuk prosedur proses evakuasi, Akbar mengatakan jika WNI mendaftar terlebih dahulu dengan mengisi formulir yang telah disedikan untuk dikumpulkan ke KBRI. Kemudian, lanjutnya, KBRI akan mendata WNI yang telah terdaftar untuk dipulangkan ke Indonesia dengan penerbangan komersial.

“Baru sekitar 10 orang yang menanyakan,” ujar Akbar.

Untuk informasi terkini di Yaman hingga berita ini diturunkan, Akbar menuturkan jika Partai Politik (Parpol) di Yaman masih dan akan terus melakukan negoisasi dengan pemberontak dari kelompok Syiah al-Houthi.

Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Indonesia berencana akan memulangkan warga negara Indonesia yang berada di Yaman.

“Pada Senin (16/02/2015) kemarin, kami telah melakukan rapat dengan Menlu. Dengan mempertimbangkan laporan terakhir KBRI di Sanaa, akhirnya kami menunjuk Dubes Gatot (Abdullah Mansyur) sebagai ketua satgas persiapkan contingency plan evakuasi WNI di Yaman,” ujar Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Indonesia, Arrmanatha Christiawan Nasir, dalam jumpa pers di Kantor Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Rabu (18/02/2015) dikutip CNNIndonesia.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Pemberontakan Syiahsunnisyiahyaman
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya MUI Telah Keluarkan Fatwa Pokok Kesesatan Ajaran Syiah
Tulisan selanjutnya Syiah yang Dilarang Malaysia Memiliki Kesamaan Ajaran dengan Syiah Indonesia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Berita
3 Juni 2026 09:20
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaNone

Video: Pria Disabilitas di Nepal Viral Menjaga Masjid dari Serangan Kelompok Radikal

11 Februari 2026 05:26
None

“Kemunafikan Barat Terbongkar”: Celah Hukum Pernikahan Anak di AS Disorot Aktivis HAM

2 Februari 2026 19:30
None

Tolak Gabung ‘Dewan Perdamaian’, Jerman: Penyimpangan Sistem Internasional

23 Januari 2026 09:30
None

AS Kerahkan Kapal Induk ke Dekat Iran, Trump: Untuk Berjaga-Jaga

23 Januari 2026 09:08
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?