Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
None

Pemberontak Syiah Mengklaim Koalisi Pimpinan Saudi Bom Bandara Yaman

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 16 November 2017 12:42 12:42 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 16 November 2017 12:42
Bagikan
Bandar Udara Sana'a di Yaman
Bagikan

Hidayatullah.com–Pemberontak Syiah Yaman mengklaim sebuah Koalisi Militer Pimpinan Arab Saudi membom bandara Sana’a yang dikuasai pemberontak Syiah al Houthi. Namun sejumlah laporan berbeda muncul mengenai tingkat kerusakan akibat serangan tersebut.

Pejabat Yaman di Sana’a mengatakan, landasan pacu bandara dan menara kontrol lalu lintas udara rusak.

Namun Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengatakan sebagian besar bandara masih utuh dan bantuan akan diterima begitu mereka melanjutkan.

Pejabat Yaman di Sana’a, yang dikuasai pemberontak Syiah al-Houthi, mengatakan landasan pacu bandara dan menara navigasi darat rusak. Pejabat yang berbicara dengan syarat anonim itu mengatakan petugas perbaikan sudah bekerja untuk memperbaiki kerusakan.

Sedangkan PBB mengatakan sebagian besar bandara tetap utuh dan akan dapat menerima pengiriman bantuan begitu koalisi melonggarkan pemblokiran blokade negara yang dilanda perang tersebut.

Baca Juga

Tahun Baru Hijriah, Kini Punya Makna Perubahan Orientasi Hidup dan Kepedulian Sosial
Cegah Anak Obesitas, Inggris Larang Makanan Manis dan Gorengan di Sekolah
Iran Hujani Israel dengan Rudal Usai Trump Klaim Kemampuannya Melemah
200 Tentara AS Terluka, Iran Nyatakan Siap Perang Panjang
Jerman Penjarakan Seorang Pria Libanon Anggota Hizbullah

Baca: Saudi Tutup Jalur Udara, Laut dan Darat Menuju Yaman

Jamie McGoldrick, dari Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan, mengatakan bahwa staf PBB telah mengunjungi bandara tersebut dan berbicara dengan pihak berwenang di sana.

“Menara pacu, taxiway, ramp, terminal dan menara pengendali lalu lintas udara tidak terhantam serangan dan berada dalam keadaan kondisi baik,” ujarnya.

“Ini tidak akan berdampak pada operasi kami begitu mereka melanjutkan,” kata McGoldrick dalam sebuah email dari Amman, Yordania seperti dikutip New York Times, Rabu (15/11/2017).

Koalisi Negara Telum pimpinan Arab Saudi yang memerangi pemberontak Syiah al Houthi Yaman mengatakan pekan lalu bahwa pihaknya untuk sementara menutup semua jalur udara, darat dan laut ke Yaman untuk menghentikan aliran senjata pada pemberontak Syiah al-Houthi dari Iran, kata pernyataan hari Senin, seperti disiarkan kantor berita SPA.

Arab Saudi dan sekutunya di Teluk Arab memperjelas bahwa mereka memandang Iran bertanggung jawab atas konflik Yaman, di mana lebih dari 10.000 orang telah tewas dalam dua tahun terakhir.

Lalu lintas udara di bandara Sana’a saat ini terbatas pada penerbangan yang membawa bantuan kemanusiaan yang dikirim oleh PBB dan organisasi internasional lainnya. PBB mengkritik pembatasan jalur transportasi karena dinilai memperburuk bencana kemanusiaan Yaman, yang mendorong sekitar tujuh juta orang menuju ambang kelaparan dan menyebabkan lebih dari setengah juta orang terjangkit kolera.

Petugas bantuan PBB di Yaman meminta Koalisi Negara Teluk hari Selasa untuk membuka semua pelabuhan laut Yaman dengan segera.

Baca: Arab Saudi Berhasil Gagalkan Serangan Rudal Balistik dari Yaman

Saudi menutup jalur transportasi setelah pekan lalu berhasil mencegat rudal balistik yang ditembakkan dari Yaman dengan menyasar ke Bandara Internasional Raja Khalid di Riyadh timur, di mana pemberontak Syiah  al-Houthi mengaku bertanggung jawab atas serangan itu.

Pemberontak Syiah al-Houthi menguasai sebagian besar wilayah utara, termasuk Sana’a dan bandara internasionalnya, sementara Koalisi Negara Teluk mendominasi wilayah udara. Pembukaan kembali akan membutuhkan kesepakatan antara kedua belah pihak.

Senin (13/11/2017), PBB mendesak Saudi agar bersedia membuka blokade wilayah yang saat ini masih berada dalam jangkauan Houthi.

Salah satunya adalah Pelabuhan Hodeida di Laut Merah.

Duta Besar Saudi untuk PBB, Abdallah al-Mouallimi berkata hal itu bisa dilakukan.

Namun, Saudi harus memperketat penjagaan di sana sebelum mengijinkan kapal bantuan lewat.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:arab saudibandara Sana’aHouthiKoalisi MiliterkoleraNegara telukPemberontak Syiah al HouthiPerang YamansyiahSyiah Al Houthiyaman
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Militer Kuasai Zimbabwe, Presiden Robert Mugabe jadi Tahanan Rumah
Tulisan selanjutnya Jika Aliran Kepercayaan tak Masuk KTP Langgar HAM, Mengapa Ada UU Aliran Sesat?

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

ASN Jabar Bisa Dipecat Jika Terbukti Jadi Bagian Kelompok LGBT, Wagub Erwan Tegaskan Sanksi Terberat

Berita
13 Juli 2026 06:04
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaNone

Kurma Israel Beredar di Eropa dengan Label Palsu

20 Februari 2026 07:00
BeritaNone

Video: Pria Disabilitas di Nepal Viral Menjaga Masjid dari Serangan Kelompok Radikal

11 Februari 2026 05:26
None

“Kemunafikan Barat Terbongkar”: Celah Hukum Pernikahan Anak di AS Disorot Aktivis HAM

2 Februari 2026 19:30
None

Tolak Gabung ‘Dewan Perdamaian’, Jerman: Penyimpangan Sistem Internasional

23 Januari 2026 09:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?