Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Syiar Ramadhan

Publik Mesir “Belajar” Sejarah Indonesia-Mesir Melalui Seni Budaya

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 5 Agustus 2012 09:47
Bagikan
Media-media Mesir terkesima dengan penampilan Indonesia
Bagikan

Hidayatullah.com–Sekelompok penduduk suatu negeri yang tengah menari Tor-Tor sebagai ungkapan  kegembiraan tiba-tiba terhenti dan mereka bergelimpangan oleh tembakan-tembakan penjajah-belanda. Setelah itu, penjajah-belanda pun tergeser oleh kehadiran penjajah-jepang.

Dalam keadaan terjajah, rakyat negeri itu berupaya mengusir penjajah dengan berlatih berbagai macam ilmu beladiri hingga akhirnya dapat mengusir penjajah dan memproklamirkan kemerdekaannya. Kemudian, nun jauh di negeri lain, mahasiswa negeri tersebut yang belajar di Mesir setelah mengetahui kemerdekaan negerinya, berupaya keras untuk mendapatkan pengakuan dari Mesir. Akhirnya tercatat dalam sejarah bahwa Mesir merupakan Negara yang mengakui kemerdekaan negerinya.

Itulah sinopsis penampilan theatrical tentang episode penting dalam sejarah hubungan Indonesia-Mesir yang diperankan dengan sangat baik oleh 40 (empat puluh) pelajar dan mahasiswa Indonesia di Mesir dalam acara “Ramadhan Night from Indonesia” di theater termegah di Mesir, Cairo Opera House pada Sabtu malam (04/08/12).

Melalui aksi theatrical yang diperankan oleh pantomim dan diperkaya dengan beberapa kesenian tradisional Indonesia seperti tarian Tor-Tor, pencak silat Banten dan Tapak Suci, tari Zapin, dan tari Gambang Semarang, para penonton terpukau hingga enggan beranjak dari tempat duduknya hingga acara berakhir.

Small Theater Cairo Opera House yang berkapasitas 350 seat terlihat penuh, bahkan  masih banyak yang tetap setia hingga akhir acara meskipun tidak mendapat tempat duduk. Para penonton yang sebagian besar adalah WN Mesir terlihat puas dengan penampilan drama yang disajikan dalam bahasa Arab. Selain mereka, hadir pula para counterpart KBRI Cairo, insan pers, dan sebagian WNI.

Baca Juga

Kisah ODGJ Berbagi Makanan
Di Pasar Amal Kiswa Warga Saudi Dapat Baju Lebaran Gratis
PM Malaysia Resmikan Program Ramadhan Saudi
Pemuda Madinatul Iman Tebar Guru Mengaji dan Parfum “GSM” di Balikpapan
Dua Remaja Suku Togutil Memeluk Islam karena Ingin Ikut Puasa Ramadhan

Dalam sambutan pembukaannya di acara tersebut, Duta Besar RI di Mesir, Nurfaizi Suwandi pada intinya menekankan pentingnya rakyat dari kedua Negara untuk mengingat kembali potongan sejarah penting mengenai hubungan kedua Negara. Dengan itu diharapkan dapat menjadi dasar yang kuat untuk membangun hubungan ke depan yang saling menguntungkan untuk menciptakan kesejahteraan masing-masing.

Di akhir acara, saking antusiasnya para penonton, Duta Besar RI diserbu oleh insan media untuk mendapatkan informasi lebih jauh tentang penampilan Indonesia. Sementara itu, para pemeran yang memakai pakaian-pakaian adat Indonesia pun dikerubuti para penonton untuk diminta berfoto bersama.

Seorang wartawan Egyptian Gazette, Salwa Samir, sepulang dari acara tersebut berkomentar lewat akun Facebooknya.

“Sooooo happy to see you all in this wonderful Indonesian Night at Cairo Opera House….”.
Selain Salwa, para wartaman dari media-media massa di Mesir pun turut hadir dan terkesima dengan penampilan Indonesia kali ini.

Indonesia selalu berpartisipasi dalam kegiatan malam Ramadhan yang diselenggarakan oleh Kementerian Kebudayaan Mesir. Tahun ini adalah kali yang kedelapan bagi Indonesia.

Selain Indonesia, ada lain 7 negara lain yang diundang oleh Kementerian Kebudayaan Mesir untuk tampil, di yaitu Sudan, Turki, Palestina, Pakistan, Maroko, Yaman dan Tunisia.
Selain tampil di Kairo, grup Indonesia juga akan menghibur rakyat Mesir yang di Damenhur, Provinsi al-Bukhaira (200 km dari Kairo) dan di Alexandria (250 km dari Kairo).

Acara tersebut, selain menyajikan hiburan menarik, secara tidak langsung juga menjadi ajang untuk mengedukasi publik di Mesir mengenai sejarah penting kedua Negara, sebab alur cerita yang ditampilkan diambil dari buku sejarah hubungan Indonesia Mesir yang berjudul “Jauh di Mata Dekat di Hati” yang diterbitkan oleh KBRI Kairo tahun 2010.*/Nur Salim, Kairo

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Bangladesh Ikut Menindas Etnis Rohingya
Tulisan selanjutnya Geram, Umat Islam Malang Grebek Pembuat Miras

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Bom di terowongan tewaskan tentara Israel
Berita

Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan

Berita
1 Juni 2026 15:00
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram

Terbaru

  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Mungkin Anda Juga Suka

Syiar Ramadhan

Digimoz Gelar Pesantren Kilat Digital Ramadhan

25 April 2021 10:13
Syiar Ramadhan

Dayah Darul Quran Aceh Gelar Mukhayyam Ramadhan

22 April 2021 09:18
Syiar Ramadhan

Islamic Medical Servis dan Baznas DKI Jakarta Launching Program Hapus

20 April 2021 23:29
Syiar Ramadhan

Ketika Ulama “Mengintip” Layar TV

20 April 2021 09:59
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?