Hidayatullah.com– Ratusan jamaah Masjid Ar-Riyadh di Balikpapan, Kalimantan Timur, memulai puasa Ramadhan 1437 dengan melakukan penggalangan dana untuk Palestina, Senin (06/06/2016).
Terlaksananya kegiatan ini tak lepas dari kehadiran Syaikh Ahmad Ibrahim Dawud dari Palestina, yang berkesempatan menjadi imam shalat tahajud dan shalat shubuh 1 Ramadhan.
Dewan Pembina Masjid Ar-Riyadh, Abdul Latief Usman, mengatakan aksi ini sebagai bentuk kepedulian terhadap saudara seiman di Palestina.
“Infaq terbaik kita pada pagi ini, seberapapun kecilnya, merupakan pembuktian cinta kita terhadap jihad,” ujarnya di atas podium.
Ia menjelaskan, infaq yang dikumpul tersebut dapat digunakan untuk membantu kebutuhan pokok saudara-saudara di Palestina.
“(Bayangkan) infaq kita hari ini dimakan oleh anak kecil Palestina, yang dengannya muncul kekuatan untuk melawan tentara Israel dengan ketapel mereka. Bukan tidak mungkin, peristiwa Nabi Daud yang menaklukkan Jalut terjadi lagi di Palestina (hari ini),” ujarnya bersemangat.
“Bisa jadi dengan infaq ikhlas kita menjadi asbab terbebasnya Masjid Al-Aqsha,” sambungnya disambut pekikan takbir jamaah.
Senang Bisa Berinfaq
Dalam penggalangan itu, terkumpul dana sebesar Rp 68.560.000 dari jamaah dan warga sekitar masjid. Mereka menyumbang dengan nilai bervariasi, dari 10 ribu – 20 juta rupiah.
Salah seorang jamaah masjid, Ibnu Salam, 12 tahun, merasa terharu bisa turut membantu Palestina meski “hanya” dengan uang Rp 10 ribu.
“Saya bangga, Kak, akhirnya saya bisa membantu saudara saya di Palestina, meskipun ada perasaan malu karena hanya dapat membantu segitu,” ujarnya kepada penulis.
Kehadiran Ahmad Ibrahim bagian dari program SIRAMAN MANIS (Silaturrahim Ramadhan Imam-imam Suriah dan Palestina ke Indonesia). Program ini digelar atas prakarsa Sahabat Al-Aqsha.* Rizky Kurnia Syah




