Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Syiar Ramadhan

Cerita Syeikh Nezar yang Terjebak Perang Antar Suku di Timika

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 16 Juni 2016 14:40 2:40 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 16 Juni 2016 14:40
Bagikan
Syeikh Nezar AlSheyab saat di Papua
Bagikan

Hidayatullah.com–Hafizh Qur’an, suara merdu, muda, cakep dan menguasai panggung. Itulah yang membuat Syeikh Nezar AlSheyab, Imam Palestina yang bertugas di Timika dan senantiasa dielu-elukan jamaah.

Syeikh Nezar AlSheyab merupakan salah satu imam yang hadir dalam program SIRAMAN MANIS singkatan dari “Silaturrahim Ramadhan Imam-imam Suriah dan Palestina ke Indonesia” yang diselenggarakan atas prakarsa Sahabat Al-Aqsa (SA).

Syeikh Nezar AbdelRaouf AlSheyab yang diundang oleh Sahabat Alaqsha menjadi imam terawih dan dikelilingkan oleh Baitul Maal Hidayatulllah (BMH) ke berbagai daerah. Salah satunya ke Timika, Papua. Daerah yang saya juga pertama kali mengunjunginya.

Sahabat al Aqsha Hadirkan 12 Imam Palestina ke Indonesia

Sambutan atas kehadiran Syeikh dari Palestina ini cukup semarak sejak awal kedatangannya. Begitu tiba di bandara Timika, Syeikh disambut oleh jajaran pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Timika bersama tokoh masyarakat. Keluar bandara dikawal kendaraan foraides polisi dengan sirine yang meraung-raung sepanjang jalan.

Sepanjang kegiatan SIRAMAN MANIS di Timika, MUI nampaknya tidak ingin ketinggalan peran. Maka dalam setiap kesempatan  ketua MUI Timika Ust. Muhammad Amin memimpin langsung penggalangan dana dari jamaah. Seperti melelang harga tangki utk kebutuhan air bersih di Gaza pada jamaah setiap kali berlangsung penggalangan dana. Dan hasilnya luar biasa. Ratusan juta terkumpul.

Baca Juga

Kisah ODGJ Berbagi Makanan
Di Pasar Amal Kiswa Warga Saudi Dapat Baju Lebaran Gratis
PM Malaysia Resmikan Program Ramadhan Saudi
Pemuda Madinatul Iman Tebar Guru Mengaji dan Parfum “GSM” di Balikpapan
Dua Remaja Suku Togutil Memeluk Islam karena Ingin Ikut Puasa Ramadhan

Salah satu ‘kesalahan fatal’ panitia di Timika karena menyampaikan ke jamaah bahwa Syeikh Nezar masih bujang, belum menikah. Ini membuat saya sering kalang kabut. Bagaimana tidak. Setiap usai terawih,  jamaah perempuan baik yang muda maupun tua berebut mendatangi Syeikh, bahkan nyaris terjadi histeria… nastaghfirullah. Mereka minta ada sesi  foto bersama Syeikh usai shalat terawih.

Apalagi kalau Sang Syeikh mulai bernasyid dengan suara merdunya. Mantap. Bertambah- tambahlah jamaah makin terpana.

Bahkan dalam sebuah kesempatan, panitia terpaksa minta bantuan polisi untuk melakukan pengamanan karena membludaknya jamaah sehingga  Syeikh nyaris tidak bisa keluar kerumunan. Betul-betul mirip artis, nastaghfirullah!

Tapi tidak semua yang dialami merupakan cerita indah. Ada juga ketegangan dan cerita sedihnya.

Dalam sebuah perjalanan menuju salah satu masjid untuk melaksanakan terawih kami sempat terjebak  perang antar suku, Suku Jawa dan Suku Kay.

Pemicunya sederhana, orang Kay naik ojek milik orang Jawa, lalu jatuh. Rupanya tidak ditolong orang Jawa, malah ditinggal lari karena tukang ojeknya sudah takut duluan. Marahlah orang Kay dan perang antar suku tidak terhindarkan.

Mobil kami terjebak di tengah mereka. Satu-satunya pikiran saya adalah bagaimana Sang Syeikh selamat. Karena ini tamu Sahabat Alaqsha dan saya adalah pihak yang paling bertanggung jawab mewakili.

Untung Ustadz Syakir sigap dan segera telepon pihak Kapolres. Segeralah datang polisi mengamankan Sang Syeikh keluar dari lokasi perang antar suku melalui jalan tikus.

Satu lagi yang senantiasa meliputi segenap perasaan saya dan ini yang saya mintakan dalam setiap doa-doa saya. Agar tamu dari Palestina ini tidak terkena malaria.

Karena cerita Timika dan Papua sering kali berhubungan erat dengan malaria. Apalagi banyak dai bercerita bahwa nyamuk di Papua segede anak ayam. Betul-betul membuat saya tidak pernah lepas doa minta yang satu ini. Jangan sampai Syeikh kena malaria.

Ada juga cerita sedikit kurang menyenangkan, justru terjadi ketika kami meninggalkan Timika menuju Batam.

Sang Syeikh yang cukup letih ingin bisa istirahat di pesawat. Maka semua barangnya dimasukkan bagasi. Termasuk tas kecilnya berisi uang yang dibawa dari rumah. Eh ternyata tas kecilnya digarong maling di bandara.

Yang jelas begitu mendarat di Batam, isi tas kecilnya sudah kosong, disilet sang pencuri.

Soal makanan Syeikh, memang memberikan pengalaman tersendiri bagi saya. Terutama waktu sahur.

Misalnya, sejak sore  sudah sepakat sahur dengan nasi Kebuli. Begitu bangun dan tersedia Kebuli, malah minta Pop Mie. Wah kalang kabut malam-malam panitia cari Pop Mie menjelang sahur.  Karena di Timika jam 10 malam  toko sudah pada tutup. Saya santai saja, hal-hal seperti itu saya anggap biasa seperti menghadapi adik saya. Maklum masih muda. Sebab usianya memang lebih tua saya. Cuma saya kalah dalam ilmu, hafalan dan penampilan. Nuhun Pisan.*/N Nurman Abuhilyah, mutarjim pendamping imam Palestina Sahabat al Aqsa (SA)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:imam palestinaPapuaPuasaRamadhanRamadhan 1437 Hsiraman manis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ketum Pemuda Muhammadiyah Sebut “Kompas.com” Catut Namanya terkait Berita Saeni
Tulisan selanjutnya Pengungsi Muslim di Yunani Lebih Merindukan Kampung Halaman Mereka selama Ramadhan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Berita
4 Juni 2026 08:06
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Syiar Ramadhan

Digimoz Gelar Pesantren Kilat Digital Ramadhan

25 April 2021 10:13
Syiar Ramadhan

Dayah Darul Quran Aceh Gelar Mukhayyam Ramadhan

22 April 2021 09:18
Syiar Ramadhan

Islamic Medical Servis dan Baznas DKI Jakarta Launching Program Hapus

20 April 2021 23:29
Syiar Ramadhan

Ketika Ulama “Mengintip” Layar TV

20 April 2021 09:59
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?