Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pustaka

Nuruddin Zanki, Mujahid Penting Di Balik Panglima Shaladdin al Ayyubi

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 28 Mei 2013 22:01 10:01 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 28 Mei 2013 22:01
Bagikan
Bagikan

SETIAP kali membicarakan Perang Salib, sebagian besar kaum Muslimin tentu langsung teringat pada Shalahuddin al-Ayyubi. Beliau merupakan seorang pahlawan Islam yang berhasil membebaskan kembali al-Quds dari tangan tentara salib setelah dikuasai oleh mereka selama hampir sembilan puluh tahun. Peranan dan jasa Shalahuddin memang sangat besar, tetapi sebenarnya beliau bukan pemimpin pertama yang memulai upaya pembebasan al-Quds dengan cara-cara Islami.

Upaya yang terencana ke arah pembebasan al-Quds sebenarnya telah dimulai oleh Nuruddin Zanki, seorang sultan di Suriah yang sangat shalih dan menyintai para ulama.

Ayah dan paman Shalahuddin merupakan orang-orang kepercayaan yang bekerja di bawah pemerintahan Nuruddin Zanki. Nuruddin-lah yang menghidupkan kembali nilai-nilai Islam di bumi Suriah setelah sebelumnya redup apinya, sehingga menjadi landasan yang kokoh dalam membebaskan al-Quds dan mengalahkan pasukan salib. Sungguh tidak salah jika Ibn al-Athir, seorang sejarawan besar, menyatakan bahwa setelah Khulafa al-Rashidin dan Umar ibn Abdul Aziz beliau tidak menemukan pemimpin yang lebih lurus dan tegas dalam hal keadilan selain Nuruddin Zanki. Sayangnya, banyak umat Islam pada hari ini tidak mengenal pemimpin yang agung ini.

Buku ini terdiri dari dua bagian. Bagian pertama membahas tentang Perang Salib I dan kekalahan umat Islam di dalamnya. Bagian kedua membahas tentang Perang Salib II, kemunculan Nuruddin Zanki serta peranannya membangun nilai-nilai Islam di Suriah-Palestina dalam upaya menghadapi pasukan salib.

Walaupun agak tebal, buku ini ditulis dengan menggunakan pendekatan naratif, sehingga mudah dibaca dan dipahami. Buku ini juga dilengkapi dengan peta dan ilustrasi, serta keterangan khusus untuk nama-nama dan istilah-istilah penting, sehingga lebih membantu pembaca yang belum begitu akrab dengan jalannya sejarah yang dijelaskan di dalam buku ini.

Baca Juga

Menuangkan Ide Melalui Novel: Telaah Karya Abbas Aqqad, Malek Bennabi dan Hamka
Telaah Buku Dr. Raghib As-Sirjani: Syi’ah dalam Timbangan Sejarah dan Aqidah
Dr. Abu Syahbah Menepis Badai Syubhat terhadap Sunnah Nabawiyah
Syekh Ahmad Yasin dan Firasat Kehancuran Israel Tahun 2027
Hadits Dha’if: Antara Penolakan Mutlak dan Apresiasi Bersyarat

Bagi siapa saja yang ingin mengetahui secara mendalam tentang terjadinya perang salib hingga masa kepemimpinan Nuruddin Zanki, buku ini insya Allah akan sangat membantu. Jangan lewatkan membaca buku ini dan memasukkannya dalam daftar koleksi Anda. *

Judul : Nuruddin Zanki dan Perang Salib
Penulis : Alwi Alatas
Penerbit : Zikrul Hakim
Tahun Terbit : 2012
Tebal : 441 halaman
Harga : Rp. 70.000,00

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Alwi AlatasNuruddin ZankiPerang Salib
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya “Kicauan” Terbaru Salim A Fillah
Tulisan selanjutnya Sebuah ‘Peta’ Dunia Kepenulisan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center

Berita
30 Mei 2026 13:05
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Pustaka

Jalan Mudah Menuju Bahagia

20 Februari 2026 16:15
Pustaka

Perjuangan KH Ahmad Dahlan: Membendung Arus Gerakan Kristenisasi dan Freemasonry

23 Juni 2025 13:39
Pustaka

Cahaya Islam di Timor Timur

13 Juni 2024 16:01
ArtikelPustaka

Mengenal Aliran Teologi Syi’ah, Sebuah Pengantar

13 Januari 2024 11:32
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?