Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Tajuk

Pemimpin Biasa, Di Tengah Masyarakat yang Anomali

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 24 Oktober 2014 08:14 8:14 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 24 Oktober 2014 08:30
Bagikan
Kalau dia menyadari dirinya adalah pelayan umat, pelayan rakyat, maka yang harus berlaku, adalah hidup sederhana
Bagikan

JIKA ada seorang murid datang ke sekolah dengan tepat waktu, apakah Anda akan terheran-heran mendengar berita itu dan kagum kepada murid tersebut?

Kemungkinan besar Anda akan mengatakan, “Tidak!” Bahkan mungkin Anda akan mengatakan, “Apa yang istimewa dari berita itu?” karena ada banyak sekali murid yang Anda ketahui datang ke sekolah tepat pada waktunya. Lagipula, datang tepat waktu bagi anak sekolah adalah sesuatu yang sudah seharusnya kan?

Tapi jika selama ini kenyataannya kebanyakan murid datang terlambat ke sekolah, kemudian ada seorang murid yang datang tepat waktu, tentu tak ada salahnya jika orang salut kepada si murid itu kan?

Pernah ada seorang karyawan yang mendapat acungan jempol dari teman-temannya hanya lantaran setiap harinya dia bisa datang ke kantor sebelum jam 8 pagi, sedangkan karyawan lainnya datang setelah jam 9.

Biasa-biasa saja karyawan datang jam 8 pagi? Tapi dia menjadi istimewa hanya karena banyak karyawan yang lain datang terlambat.
Jadi sebenarnya yang luar biasa adalah para karyawan yang terlambat itu. Tapi karena kebanyakan karyawan biasa terlambat, maka yang terlambat jadi dianggap biasa, sedang yang tepat waktu jadi luar biasa.

Baca Juga

“Jangan Curigai Sumbangan Kami!”
Pak Presiden, Dengarkanlah Kata Ulama!
Hormati Orang yang Sedang Berpuasa!
Jurnalisme Takwa
Bijak di Kabinet Baru

Sekarang soal pemimpin. Jika ada pemimpin yang sederhana, merakyat, suka blusukan, meninjau langsung kondisi rakyatnya di lapangan, apakah pemimpin seperti itu istimewa?

Sebenarnya tidak istimewa kan? Karena seharusnya demikianlah gaya setiap pemimpin. Kalau dia menyadari dirinya adalah pelayan umat, pelayan rakyat, maka begitulah yang harus berlaku. Dia harus sederhana dan merakyat.

Tapi pemimpin demikian akan terasa istimewa jika para pemimpin yang lain suka bermegah-megahan dengan kekuasaannya dan punya gaya jumawa.

Jadi, seperti pada kasus murid dan karyawan yang diceritakan di atas, ternyata penilaian masyarakat kepada seseorang tergantung pada kebiasaan yang ada pada lingkungannya. Jika banyak orang bertindak sebagaimana seharusnya, maka satu orang yang bertindak mengikuti kelaziman itu tidak menjadi orang istimewa. Tapi jika banyak orang berlaku menyimpang, maka satu orang yang berjalan lurus menjadi terasa istimewa. Dengan kata lain, di tengah masyarakat yang anomali, orang biasa jadi seperti luar biasa.*

 

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Joko widodoJokowimasyarakat
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mufti Besar Arab Saudi: Musuh-Musuh Islam Sebarkan Kebohongan Melalui Twitter
Tulisan selanjutnya Ganti Rugi Kebakaran Kilang ISIS/ISIL Jadi Kaya, Jual Minyak Jutaan Dolar Termasuk kepada Musuhnya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Palestina Terkini

Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis

Palestina Terkini
13 Juli 2026 05:55
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Indonesia Prioritaskan Promosi Produk Halal Lewat HEI 2026
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Tajuk

Aria dan Perang Opini Media AS

1 Oktober 2014 01:39
Tajuk

10 Tahun Catatan Akhir Pekan [CAP] Adian Husaini

9 April 2013 23:44
Tajuk

Kekerasan Atas Nama Agama, Don’t Worry

20 September 2012 16:50
Tajuk

Ke Manakah Media Islam?

18 Desember 2011 10:19
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?