Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Mufti Besar Arab Saudi: Musuh-Musuh Islam Sebarkan Kebohongan Melalui Twitter

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 24 Oktober 2014 08:29 8:29 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 24 Oktober 2014 08:29
Bagikan
Mufti Arab Saudi, Syeikh Abdul Aziz bin Abdullah Alu Syaikh
Bagikan

Hidayatullah.com–Mufti Besar Arab Saudi, Syeikh Abdul Aziz Al-Asheikh mengatakan bahwa musuh-musuh Islam menggunakan situs jejaring sosial seperti Twitter untuk menyebarkan kebohongan tentang Islam dan menyerang umat Islam.

“Mereka yang berbicara buruk tentang Islam tanpa rasa malu, berarti tidak memiliki iman dan tidak takut kepada Allah,” demikian pernyataan yang disampaikan Al-Asheikh, yang juga ketua Dewan Ulama Senior Saudi, dalam sebuah acara di televisi Saudi seperti dilansir Arab News, Rabu (22/10/2014).

Dia mengatakan Twitter telah menjadi situs untuk mempromosikan semua jenis “kejahatan dan bahaya”. Jika orang-orang menggunakannya untuk diambil manfaatnya yang positif, itu lebih baik, tapi sayangnya lebih bayak digunakan untuk hal-hal yang sepele.

Al-Asheikh menyitir ayat ke-6 dari surah al-Hujuraat yang artinya:”Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu.”

Mufti Saudi itu mengatakan banyak orang saat ini tampaknya kecanduan Twitter. Hal pertama yang mereka bicarakan adalah apa yang dipublikasikan di situs jejaring sosial.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Mereka pikir bahwa apapun yang ditweet adalah informasi dan berita yang dapat dipercaya, tapi itu semua kebohongan dan kepalsuan,” katanya.

Argumen Mufti Saudi itu berdasarkan temuan sebuah agensi media sosial yang bernama The Social Clinic. Agensi itu pada awal tahun ini menemukan ada lebih dari 3 juta pengguna Twitter aktif di Arab Saudi yang menghasilkan lebih dari 50 juta tweet per bulan. Ini lebih besar dari rata-rata di seluruh dunia.

Dalam laporan sebelumnya, agensi itu mengatakan beberapa media Barat menggunakan Twitter untuk mengamati dan memantau opini publik, sikap dan tren warga Saudi.

Ini bukan pertama kalinya Al-Asheikh berkomentar tentang penggunaan Twitter. Dalam sebuah khotbah tahun lalu ia mengatakan beberapa twitter berusaha menghasut perpecahan dan kekacauan di negara Saudi dan menghasut orang untuk melawan para pemimpin di negara itu.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:fitnahislamjejaring sosialperpecahantwitterumat Islam
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Susahnya Mau Shalat di Pesta Syukuran Rakyat
Tulisan selanjutnya Pemimpin Biasa, Di Tengah Masyarakat yang Anomali

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kolombia Diguncang Gempa Magnitudo 7,4 di Hari Pemberian Pengakuan Klaim Israel atas Dataran Tinggi Golan

Berita
11 Agustus 2026 17:14
Sita Kontainer Tujuan ‘Israel’, Malaysia Tegaskan Larangan Berhubungan dengan Zionis
Eks Menag Yaqut Didakwa Rugikan Negara Rp622 Miliar dalam Kasus Kuota Haji
Transformasi Ekonomi Pesisir Berbasis Syariah: Dari Diversifikasi Olahan Bandeng hingga Hilirisasi Produk melalui Marketplace
Sembilan Tokoh Bersatu, Majelis Arah Indonesia Gelar Pleno Perdana di Al Azhar

Terbaru

  • Ratusan Pemukim ‘Israel’ Nodai Masjidil Aqsha, Lakukan Ritual Yahudi
  • ‘Israel’ Kembali Langgar Gencatan Senjata, Bunuh Kepala Polisi Gaza
  • Lima Strategi PBNU untuk Wujudkan Pesantren Aman
  • RMI PBNU: Jangan Tutup-tutupi Kekerasan di Pesantren
  • Bertemu Pimpinan US CENTCOM, PM Ali al-Zaidi Tegaskan Komitmen Mengakhiri Kehadiran Militer Amerika di Iraq
  • Muhammadiyah Dorong Media AfiliasiMu Terhubung dalam Satu Ekosistem Digital
  • Jambore Media Afiliasi Muhammadiyah, Dorong Media Tetap Cepat, Akurat dan Harus Benar di Era Digital
  • CDCC Siapkan Persidangan Kedua MCM Malindo, Bahas Konsep Negara Madani
  • Hari Literasi Muhammadiyah, Pers Didorong Jadi Penguat Demokrasi dan Ekosistem Ilmu Pengetahuan
  • Kasus Pilot Bawa 26 Kg Ekstasi, Malaysia Kirim Tim Investigasi ke Indonesia

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?