Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Ragam

Para Pencoleng Mengancam Harta Karun Warisan Albania

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 22 Juli 2022 07:56 7:56 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 22 Juli 2022 08:00
Bagikan
AFP
Bagikan

Para spesialis mengaitkan peningkatan kejahatan penjarahan harta karun Albania terkait dengan geng penyelundupan barang antik

Hidayatullah.com | DI KOTA kuno Albania yang terabaikan, para pemburu harta karun menggali di ladang untuk mencari emas, perak, atau artefak langka untuk dijual kepada penyelundup internasional.  Jumlah mereka kian hari semakin banyak.

Tetapi para pemburu itu sering lolos dari kejaran aparat yang membuat marah para arkeolog atas pencurian warisan nasional yang tak ternilai. Barang bersejarah itu telah memicu melonjaknya harga di pasar gelap global.

Pemerintah menegaskan bahwa mereka sedang mengerjakan langkah-langkah untuk melindungi dan melestarikan situs yang dijarah oleh pencuri. Tetapi para arkeolog masih mengeluhkan hal ini karena hal itu belum mencegah pencurian secara signifikan.

Hija e Korbit dipenuhi pencoleng

Baca Juga

Abu Ubaidah Peringatan Setahun Perang Gaza
Siapa Abu Ubaidah, Sosok Misterius yang Jadi Simbol Perlawanan Palestina?
Toko Buku Tertua di London Berjuang Melawan Waktu
Mengapa Umat Muslim Tidak Boleh Memiliki Bom Atom?
Di Balik Janji Kemakmuran dan “Bisnis Ayat-Ayat Suci”
Tinta Penyesalan: Ketika Tato jadi Beban Seumur Hidup

Hija e Korbit adalah sebuah kota kuno yang terletak di daerah dekat kota ‘Korce’. Dalam bahasa Albania Hija e Korbit berarti ‘bayangan gagak’. Kota yang terletak di kaki bukit itu  telah mengalami kondisi yang sangat mengenaskan.

Beberapa tahun terakhir para pencoleng telah menggali seluruh tanah di Hija e Korbit tidak hanya dengan sekop tapi juga dengan buldoser. Mereka mencari logam dan artefak langkah.  “Orang-orang datang dari semua daerah dan berduyun-duyun ke tempat-tempat ini. Mereka menggali di mana-mana dengan harapan menemukan emas, perak, atau barang berharga lainnya,” ujar seorang penduduk.

Daerah ini menjadi terkenal setelah lebih dari 600 koin perak ditemukan di sana selama tahun 1980-an, beberapa di antaranya berasal dari masa pemerintahan Alexander Agung.  Para ahli mengatakan kepada AFP bahwa penggalian ilegal telah terjadi di hampir setiap situs arkeologi terkemuka di wilayah tersebut, yang meliputi kuburan massal bersejarah, benteng dan peninggalan lainnya yang berasal dari Zaman Perunggu hingga awal Abad Pertengahan.

“Masalahnya sangat mengkhawatirkan di Haya-i-Corbet, yang mewakili kota arkeologi penting yang belum ditemukan para arkeolog,” kata Rovina Kurti, kepala departemen ‘Era Prasejarah’ dari Institut Arkeologi Tirana.

Koin perak yang ditemukan pada tahun 1982 dipajang di Museum Bank Albania di Tirana (Prancis)

Dia menambahkan bahwa para arkeolog ilegal “menghancurkan wilayah itu dan menjarah warisan nasionalnya.”  Cecile Oberweiler, mantan direktur misi Prancis-Albania di Korce, menjelaskan bahwa pencuri sering menghancurkan data ilmiah, karena mereka menghapus artefak dari situs utama mereka, yang merupakan elemen kunci yang memungkinkan para ahli memahami sejarah situs tersebut.

Penjarahan terus menerus

Sementara para ahli mengatakan tidak cukup tindakan hukum yang telah diambil oleh aparat, karena penyelundupan barang antik tidak surut. Bahkan pemerintah Albania tidak memiliki angka resmi tentang perkiraan nilai barang antik yang dicuri darinya.

Tetapi para peneliti menunjukkan bahwa mereka yakin bahwa beberapa artefak menjadi milik dealer internasional dan kemudian dijual di pelelangan ke museum atau koleksi pribadi di luar negeri.

Pengadilan Jean -Luc Martinez, mantan direktur Museum Louvre di Paris (dari 2013 hingga 2021) – atas tuduhan berkonspirasi untuk menyembunyikan asal usul harta arkeologi yang mungkin telah direnggut dari Mesir selama pemberontakan Musim Semi Arab, dalam sebuah kasus yang mengejutkan arkeolog – telah menjelaskan kembali pelanggaran di pasar seni, pelelang dan dealer Barang antik di Paris dan dunia.

Negara-negara Arab menderita penjarahan dan penyelundupan barang antik yang meluas, dan kejahatan ini meningkat dalam dekade terakhir. Barang antik bahkan dijarah langsung dari museum, situs arkeologi dan toko di Iraq, Suriah, Mesir, Yaman dan lain-lain. Ini tentu berbeda dengan penggalian rahasia.

Beberapa spesialis mengaitkan peningkatan kejahatan penjarahan barang antik dengan penegakan hukum yang lemah dan partisipasi tokoh berpengaruh dalam geng dan penyelundupan barang antik, serta lemahnya sistem penjagaan di banyak situs arkeologi.*/Hariono Madari (ajz/afp)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Barang Antikharta karun albaniawarisan nasional Albania
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya kekuatan taliban Meski Ada ISIS-K, Tingkat Kekerasan di Afghanistan Menurun Sejak Taliban Berkuasa
Tulisan selanjutnya Pengelola Hotel Makkah Ini Mengganti Uang Jamaah Haji Indonesia yang Hilang Senilai Rp. 12.000.000

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Berita
3 Juni 2026 16:00
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

buzzer muhammadiyah
Ragam

Industri Buzzer Sudah jadi Lahan Bisnis Politik di Indonesia

28 Agustus 2025 10:23
Ragam

Logika Muhammad Ali: “Mengapa Tarzan Berkulit Putih?”

23 Agustus 2025 17:22
Enam Hal yang Bisa Dilakukan untuk Baitul Maqdis Masjidil Aqsha
Ragam

Enam Hal yang Bisa Dilakukan untuk Baitul Maqdis

17 Agustus 2025 18:29
Ragam

“Cracka”: Remaja Peretas CIA dan Bela Palestina

11 Agustus 2025 16:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?