Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Ketua Umum PP Muhammadiyah: Remaja Indonesia Kini Menjadi Anak Android

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 31 Agustus 2016 08:59 8:59 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 31 Agustus 2016 09:00
Bagikan
'Anak
Bagikan

Hidayatullah.com—Ketua Umum PP Muhammadiyah Dr Haedar Nashir mengatakan remaja Indonesia saat ini selain memiliki orang tua biologis, juga memiliki orang tua android.

Cirinya,  waktu anak dan remaja saat ini dihabiskan untuk berinteraksi dengan media sosial dan gadget. Sehingga fungsi dan peran kemajuan teknologi tersebut menjadi paradoks di kehidupan masyarakat.

“Remaja saat ini hidup sehari-harinya di dunia digital, bahkan kedekatan remaja saat ini dengan android melebihi kedekatan mereka dengan orang tuanya sendiri,” ucap Haedar Nashir,  dalam acara Konvensi Nasional Indonesia Berkemajuan (KNIB) Regional Kalimantan yang diselenggarakan sejak tanggal 27 – 28 Agustus 2016 di Tarakan, Kalimantan Utara sebagaimana dikutip laman resmi Muhammadiyah.or.id.

Haedar mengatakan, jika hal ini terus-terusan terjadi maka nilai-nilai yang menjadi panutan remaja saat ini bukan lagi orang tua biologisnya, melainkan media sosial, gadget, dan teknologi-teknologi lainnya yang dekat dengan kehidupan remaja.

“Mengatasi hal itu, banyak keluarga yang memandang untuk menghindari kemajuan teknologi dengan lari kebelakang, dan anti dengan segala-galanya, dan ada juga keluarga yang menjadi liberal serta sekuler dan memandang segala-galanya benar,” ucapnya.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Kedua hal tersebut kata Haedar tidaklah menyelesaikan masalah, Islam adalah agama yang menawarkan kemajuan. Namun, kemajuan yang ditawarkan berdasarkan prinsip-prinsip atau value yang luhur. Sehingga orang tua tidak bisa seutuhnya menyalahkan perkembangan teknologi, melainkan harus mengambil peran dalam mengontrol anak-anak dalam menggunakan teknologi tersebut.

“Orang tua harus bisa membatasi anaknya dalam berhubungan dengan dunia digital saat ini, jangan sampai remaja Indonesia menjadi anak asuh android,” tutur Haedar.

Menyikapi perkembangan dunia digital tersebut Muhammadiyah harus mengambil peran dakwah pencerahan, yang dapat disalurkan melalui Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), salah satunya dalam bidang pendidikan.

“Saya pikir Indonesia berkemajuan dapat terwujud, jika Muhammadiyah dan masyarakat Indonesia secara keseluruhan dapat bersinergi membangun bangsa ini,” tutur Haedar.

Dalam acara tersebut turut hadir Asisten Gubernur Kalimantan Utara, Walikota Tarakan, Ketua DPR Tarakan, serta Pimpinan Wilayah Muhammadiyah dan Pimpinan Wilayah Aisyiyah se Kalimantan.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:anak asuh androidandroiddigitalhaedar NashirMuhammadiyahremaja
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya 118 Ribu Jamaah Indonesia Sudah di Makkah
Tulisan selanjutnya Polri Bongkar Praktik Prostitusi Homo Online Libatkan Anak

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI

Berita
14 Juli 2026 14:52
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?