Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Belgia Suntik Mati Pasien Anak yang Sakit Parah

Ama Farah
Terakhir diupdate: 18 September 2016 08:06 8:06 am
Ama Farah
Dipublikasikan 18 September 2016 08:06
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Seorang anak yang mengalami sakit fatal menjadi bocah pertama yang disuntik mati sejak pembatasan euthanasia dicabut di Belgia.

Kepala komisi euthanasia federal Belgia tidak memberikan keterangan rinci mengenai bocah tersebut selain mengatakan bahwa itu adalah kasus luar biasa dari seorang bocah yang mengalami sakit yang tidak dapat disembuhkan, lapor koran Het Nieuwsbald seperti dilansir Deutsche Welle, Sabtu (17/9/2016).

“Beruntungnya hanya segelintir anak yang sedang dipertimbangkan (untuk euthanasia), tetapi hal itu tidak berarti kami harus menolak hak mereka akan sebuah kematian bermartabat,” kata Wim Distelmans.

Belgia mengamandemen peraturan tentang euthanasia pada 2014. Perubahan itu dilakukan menyusul perdebatan panas mengenai kemungkinan euthanasia bagi pasien anak yang mengalami kondisi medis tertentu yang menimbulkan penderitaan tak tertahankan dan tidak dapat disembuhkan dan yang menimbulkan kematian dalam waktu dekat.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Tahun-tahun terakhir euthanasia semakin umum dilakukan di negara-negara Benelux.

Belanda membolehkan euthanasia untuk orang-orang berusia paling muda12 tahun. Euthanasia juga legal di negara Luxemburg.

Belgia pertama kali melegalisasi “pembunuhan dengan dasar kasih sayang” itu pada tahun 2002. Antara tahun 2003 dan 2013, jumlah pasien yang dieuthanasia di Belgia naik delapan kali lipat menjadi total 8.752 kasus, menurut data komite pengawas euthanasia nasional.

Permintaan euthanasia untuk pasien anak harus diajukan oleh bocah itu sendiri, kemudian harus mendapatkan persetujuan sebuah panel dokter, psikiater atau psikolog independen serta kedua orangtuanya. File kasus euthanasia, yang berisi dokumen tentang kondisi medis pasien, serta pertimbangan pihak-pihak berwenang sehingga mengambil keputusan itu, sifatnya adalah rahasia.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Inggris Berencana Menghalangi Terbentuknya “Tentara Uni Eropa” Sebelum Brexit
Tulisan selanjutnya Tanggapi Laporan Penyanderaan Ratusan Petugas Keamanan Paris Kecele

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Bendera Palestina dan Bendera Irlandia di Balai Kota Dublin
Berita

Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli

Berita
1 Juni 2026 11:20
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Terbaru

  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?