Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Peringati G30S/PKI, Buku Kisah Nyata Kekejaman Komunis Dibedah

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 4 Oktober 2016 15:46 3:46 pm
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 1 Oktober 2016 10:30
Bagikan
Penulis Anab Afifi dan Thowaf Zuharon, serta Habiburahman El-Shirazy dan budayawan Taufik Ismail saat membedah buku "Ayat-Ayat yang Disembelih" di JCC, Jakarta, Jumat (30/09/2016).
Bagikan

Hidayatullah.com– Memperingati tragedi pengkhianatan Partai Komunis Indonesia (PKI) pada 30 September 1965 (G30S/PKI), acara bedah buku mengenai kisah nyata kekejaman PKI digelar.

Buku Ayat-Ayat yang Disembelih, “Sejarah Banjir Darah Para Kyai, Santri, dan Penjaga NKRI oleh Aksi-Aksi PKI” dibedah di panggung utama Pesta Buku Internasional Indonesia (IIBF) 2016 di JCC, Senayan, Jakarta, Jumat malam (30/09/2016).

Selain penulis Anab Afifi dan Thowaf Zuharon, hadir pada acara ini budayawan anti komunis Taufik Ismail dan penulis buku Ayat-Ayat Cinta Habiburahman El-Shirazy.

Anab Afifi dalam penyampaiannya mengaku, ia berasal dari kampung santri di Madiun, Jawa Timur, dimana di sekitar kampungnya menjadi basis PKI saat itu.

“Peristiwa kekejaman PKI pada tahun 1948 buat kami itu bukan hal yang baru lagi,” ujarnya.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Dari orangtua dan kakek-kakeknya, kata dia, telah mengisahkan kekejaman PKI itu sebagai sejarah dari mulut ke mulut.

Sementara Thowaf Zuharon mengatakan, buku Ayat-Ayat yang Disembelih merupakan bantahan dari arus tuduhan terhadap TNI dan umat Islam terkait tragedi 1965.

Dimana, kata dia, TNI dan umat Islam dianggap oleh sebagian kelompok di Indonesia telah melakukan pembantaian pada tahun itu.

“Padahal yang memulai (pembantaian) lebih dahulu adalah PKI sejak sebelum tahun 1965,” ujarnya.

Anab mengatakan, penggunaan kata “ayat” pada judul buku itu bermakna “tanda” atau ayat qauniyah.

Yaitu menandakan keberadaan para kiai, santri, dan pejuang NKRI yang, kata dia, memang nyata telah diseret, dimasukkan lubang, dihabisi, dan ditumpahkan darahnya oleh PKI. [Baca juga: Menolak Lupa, #G30SPKI Jadi Trending Topic]

Sadar Sejarah

Habiburahman dalam sesinya mengajak rakyat Indonesia untuk sadar akan sejarah yang sebenarnya, khususnya terkait PKI.

“Kita diminta untuk sadar sejarah. Kesadaran sejarah itu penting,” ujar Kang Abik, sapaannya.

Terkait buku Ayat-Ayat yang Disembelih, Kang Abik meyakini, kedua penulis masih punya banyak data lain yang belum dituang dalam buku itu.

“Saya sangat mengapresiasi buku yang ditulis oleh Anab Afifi dan Thowaf Zuharon  ini. Saya mengajak anak-anak muda yang punya data-data sejarah, segera sampaikan,” ujarnya.

Sementara itu, Taufik Ismail dalam pemaparannya banyak menyampaikan fakta sejarah akan kekejaman PKI pada masanya.

“Saya sudah membaca (buku) ini. Saya merasa dibawa ke situasi 50-60 tahun yang lalu. Dan bukan main getaran emosi itu betul-betul menghunjam ke dalam lubuk hati,” ungkap Taufik seraya membacakan beberapa cuplikan isi buku tersebut.

Di antara kisah yang ia baca tentang seorang kiai yang dikubur hidup-hidup dan dihujani batu oleh PKI.

Tokoh nasional anti komunis Letjend TNI (Purn) Kivlan Zen yang juga diagendakan sebagai pembicara, tidak hadir pada bedah buku itu. Acara ini diikuti puluhan pengunjung IIBF dari berbaga kalangan seperti pengamat sejarah dan mahasiswa. [Baca juga: Wapres: Kebiadaban PKI Keterlaluan, Komunisme Sudah Tak Laku]*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Anab AfifiAyat-Ayat yang Disembelihbedah bukuG30SHabiburahman El-Shirazykebangkitan PKIPartai Komunis Indonesiapemberontakan G-30S/PKIpenulisPKIsejarahTaufik IsmailThowaf Zuharon
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Adil Menyampaikan Ilmu
Tulisan selanjutnya Sindiran Sandyawan: Ahok Sukses Sebagai Gubernur Penggusur

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Berita
15 Juli 2026 21:25
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

Terbaru

  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?