Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Menghitung Kekuatan Angkatan Laut Arab Saudi dan Iran

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 9 Oktober 2016 06:12 6:12 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 9 Oktober 2016 07:30
Bagikan
Anggota militer Arab Saudi
Bagikan

Hidayatullah.com–Arab Saudi baru-baru ini memulai latihan perangnya, termasuk di dalamnya lima simulasi perang, di Teluk Arab dan Selat Hormuz, rute minyak paling penting di dunia.

Kapal perang, speedboat, pesawat angkatan udara, angkatan laut dan pasukan khusus angkatan laut merupakan beberapa artileri yang difokuskan selama pelatihan tersebut.

Berdasarkan beberapa laporan, Arab Saudi mengatakan bahwa angkatan laut mereka merupakan yang ketiga terkuat di wilayah Timur Tengah setelah Turki dan Israel, demikian dikutip laman saudigazette.com.sa, Jumat (07/10/2016).

Didirikan pada tahun 1950an, angkatan laut Arab Saudi berperan besar dalam perang Teluk kedua ketika mereka dapat membantu negara tetangganya Kuwait dalam menghalau serangan pasukan darat Iraq.

Akhir-akhir ini, angkatan laut Saudi telah digunakan untuk melindungi perbatasan maritim dan pelabuhan penting Saudi dari serangan milisi pemberontak Syiah al Houthi (Hautsyi).

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dan berencana memperbesar kekuatannya dengan mengikutsertakan kapal selam buatan Jerman yang mereka beli dari Prancis sebagai ujung tombak militer laut mereka.

Jika dibandingkan dengan angkatan laut Iran, Arab Saudi masih jauh lebih kuat dikarenakan kapal pengawal mereka tidak dapat dideteksi dengan radar dan memiliki pertahanan yang tepat. Kapal perang Iran yang terakhir dibeli dan didisain pada 1970-an serta mencontoh kapal pengawal sekelas Moudge dan Alvand.

Arab Saudi memiliki tiga kapal perang tipe Al-Riyadh yang telah dimodifikasi dari kapal perang Prancis tipe La Fayette.

Secara keseluruhan kapal itu dapat mengangkut 4.725 ton, dipersenjatai dengan delapan MBDA Exocet MM40 Block II misil darat-ke-darat (SSM), dua sistem peluncuran misil vertical berisi delapan sel dari  Eurosam (MBDA and Thales) Aster 15 misil darat-ke-udara (SAM), meriam utamanya Oto Melara 76 mm/62 Super Rapid sementara terdapat empat tabung Torpedo 533 mm di buritan.

Selat Hormuz
Selat Hormuz

Arab Saudi memiliki sembilan kapal patroli tipe Al-Sadiq yang dibuat di Amerika Serikat (Peterson Builders, Sturgeon Bay, Wisconsin). Dapat memuat 495 ton dan dipersenjatai empat misil darat-ke-darat Harpoon, satu Meriam OTO 76 mm, satu rudal anti kapal Phalanx CIWS 20 mm, dua meriam 20 mm, satu mortar 81 mm, dua peluncur granat 40 mm, dua empat tabung torpedo triple 12,75 inci.

Sedangkan Iran memiliki dua angkatan laut independen dengan rantai komando paralel.

Angkatan laut yang biasa bernama Angkatan Laut Republik Islam Iran (IRIN) sementara sayap angkatan laut kedua milik Garda Revolusi.  Keduanya memiliki fungsi tumpang tindih dan wilayah tanggung jawab, tetapi berbeda terkait bagaimana mereka dilatih dan dipersenjatai, menurut RealClearWorld, berita dan komentar terdepan mengenai berita global.

Tiga kapal penghancur Iran berumur lebih dari 50 tahun dan disimpan di pangkalannya di Bushehr.

Kebanyakan dari persenjataannya yang disuplai dari Barat mereka beli pada masa Shah dan tidak pernah diperbarui.

Baru-baru ini, pemerintah Iran telah memperoleh persenjataan baru dari Rusia, China dan Korea Utara.

Meskipun menandatangani perjanjian nuklir dengan Amerika Serikat dan negara berkuasa lainnya agar dapat mencabut sanksi ekonomi, Iran telah menciptakan ancaman lebih baru-baru ketika mereka melakukan pawai persenjataan pada akhir bulan lalu.

Di pelabuhan Bandar Abbas di Teluk, angkatan lautnya mempertunjukkan 500 kapal, serta kapal selam dan helikopter pada pawai yang menandai Invasi Iraq pada tahun 1980.*/Nashirul Haq AR

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:arab saudiBiro Investigasi dan Penyidikan Umum Arab Saudiiranmiliter saudipertahanan keamanan saudi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Inilah 5 Keutamaan Manisnya Ukhuwah Islamiyah
Tulisan selanjutnya Pemimpin Syiah Iraq Keluarkan Fatwa Lawan Pasukan Turki

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

Berita
18 Juli 2026 09:30
Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

Terbaru

  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?